Gibran Sebut Kemenyan RI Bahan Parfum Gucci & LV, Fakta atau Cuma Hoaks?

Tasmalinda

Rabu, 16 Juli 2025 | 11:48 WIB
Gibran Sebut Kemenyan RI Bahan Parfum Gucci & LV, Fakta atau Cuma Hoaks?
Wapres Gibran Rakabuming Raka

Suara.com - Pernyataan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bahwa kemenyan dari Indonesia menjadi bahan baku parfum mewah sekelas Louis Vuitton (LV) dan Gucci sontak viral juga menuai beragam reaksi.

Banyak netizen yang merespons dengan nada sarkas, mempertanyakan kebenaran klaim tersebut.

Namun, benarkah klaim itu hanya isapan jempol belaka? hoaks atau mari kita telusuri faktanya.

Kemenyan, atau yang dikenal dalam perdagangan internasional sebagai frankincense atau benzoin, telah lama menjadi komoditas berharga.

Resin wangi yang berasal dari getah pohon genus Styrax ini memang merupakan salah-satu bahan fundamental dalam industri parfum dunia.

Indonesia, khususnya Pulau Sumatera merupakan salah satu produsen kemenyan (benzoin) terbesar dan terbaik di dunia.

Lalu, bagaimana dengan klaim spesifik mengenai Gucci dan Louis Vuitton?

Melansir sejumlah sumber diketahui jika Louis Vuitton merupakan salah satu parfum terkenal dari Louis Vuitton, "Matière Noire", mencantumkan benzoin resin sebagai salah satu base notes dalam komposisinya.

Senyawa Benzoin memberikan aroma hangat, manis, dan sedikit pedas yang berfungsi sebagai fiksatif atau pengikat agar wangi parfum lebih tahan lama.

Sementara Gucci juga serupa dengan LV, beberapa lini parfum Gucci juga memanfaatkan benzoin.

Contohnya varian Gucci "Bloom Ambrosia di Fiori" dan "Gucci Guilty Absolute Pour Femme" yang juga menggunakan benzoin untuk menciptakan kedalaman aroma yang mewah dan sensual.

Pernyataan Gibran, meski terdengar mengejutkan bagi sebagian orang, ternyata memiliki dasar yang kuat.

Kemenyan Indonesia tetapi dalam bentuk benzoin memang menjadi komponen penting dalam racikan parfum-parfum kelas atas.

Mengapa Publik Bereaksi Sarkas?

Meski faktanya tidak keliru, reaksi publik atas pernyataan Gibran tentang kemenyan dalam parfum mewah justru didominasi nada sarkas dan skeptis.

Fenomena ini mencerminkan adanya kesenjangan informasi—bagi masyarakat awam, kemenyan lebih lekat dengan citra mistis dan ritual keagamaan daripada sebagai bahan baku industri wewangian kelas dunia.

Kurangnya edukasi dan sosialisasi tentang potensi komoditas lokal membuat banyak orang tak siap menerima narasi baru tentang kemenyan sebagai aset ekonomi.

Di sisi lain, gaya komunikasi pejabat publik seringkali menjadi sumber kerancuan. Pernyataan yang disampaikan tanpa konteks jelas atau data pendukung memadai cenderung lebih mudah dipelintir, ditertawakan, bahkan ditolak mentah-mentah.

Reaksi netizen juga tak bisa dilepaskan dari sentimen politik personal, di mana setiap ucapan, benar atau tidak, kerap dibaca dalam bingkai sinisme terhadap sosok yang bersangkutan.

Namun di luar hiruk-pikuk komentar miring, klaim ini sebetulnya menyimpan kebenaran yang sering luput: bahwa kemenyan Indonesia, diam-diam, telah menembus panggung dunia—bersembunyi di balik aroma parfum mewah yang kita kagumi, tapi jarang kita tahu berasal dari tanah sendiri.

Bagaimana menurut Anda? Apakah pemerintah perlu lebih gencar mempromosikan potensi komoditas seperti kemenyan ini agar lebih dihargai di dalam negeri? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Sebut Kemenyan Bahan Baku Parfum LV dan Gucci, Benarkah?

Gibran Sebut Kemenyan Bahan Baku Parfum LV dan Gucci, Benarkah?

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 09:56 WIB

Bongkar Ijazah Jokowi, Politisi Senior PDIP Serang MK dan Polisi, Bongkar Intervensi 'Orang Solo'

Bongkar Ijazah Jokowi, Politisi Senior PDIP Serang MK dan Polisi, Bongkar Intervensi 'Orang Solo'

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 09:42 WIB

Fakta Kemenyan yang Tak Banyak Orang Tahu, Disebut Gibran Jadi Bahan Baku Parfum LV dan Gucci

Fakta Kemenyan yang Tak Banyak Orang Tahu, Disebut Gibran Jadi Bahan Baku Parfum LV dan Gucci

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 11:26 WIB

Ancaman Purnawirawan TNI Duduki MPR Jika Gibran Tak Dimakzulkan, Apakah Termasuk Makar?

Ancaman Purnawirawan TNI Duduki MPR Jika Gibran Tak Dimakzulkan, Apakah Termasuk Makar?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:55 WIB

Terbongkar Peran Bekingan! Isu Penugasan Papua,  Gibran 'Diselamatkan' Dua Menteri Senior

Terbongkar Peran Bekingan! Isu Penugasan Papua, Gibran 'Diselamatkan' Dua Menteri Senior

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:19 WIB

Terungkap! Alasan Prabowo Ngotot Pertahankan Gibran, Jadi Bemper Politik?

Terungkap! Alasan Prabowo Ngotot Pertahankan Gibran, Jadi Bemper Politik?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:01 WIB

Terkini

Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin

Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:33 WIB

6 Tanaman yang Bisa Mengusir Ular, Wajib Punya Salah Satunya di Rumah

6 Tanaman yang Bisa Mengusir Ular, Wajib Punya Salah Satunya di Rumah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:05 WIB

Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru

Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:37 WIB

Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi

Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:05 WIB

Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi

Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:01 WIB

Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:46 WIB

Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional

Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:18 WIB

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:00 WIB

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:47 WIB

Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM

Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:41 WIB