Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak!

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 16 Juli 2025 | 15:32 WIB
Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak!
Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak! (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Perubahan logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dari Bunga Mawar menjadi Gajah kekinian menjadi sorotan, tak terkecuali politisi PDI Perjuangan (PDIP), Ferdinand Hutahaean.

Dalam siniar yang tayang di akun Youtube pribadinya pada Rabu (16/7/2025), Ferdinand mengaitkan motif di balik perubahan logo PSI itu berkaitan dengan logo 'Banteng' milik PDIP. Namun, berdasar analisisnya, mustahil PSI bisa menyaingi kekuatan PDIP setelah resmi mengubah logo partai.

"Mungkin orang-orang PSI melihat bahwa gajah lebih besar dari banteng. Jadi mereka ingin bersaing dengan banteng. Bagaimana mungkin bersaing dengan logo? Enggak bisa, Bung," ujar Ferdinand seraya tertawa terbahak-bahak.

Menurutnya, penokohan masih menjadi alat untuk membesarkan partai bukan dari pengganti logo partai. Terkait pergantian logo itu, Ferdinand justru menyindir PSI yang cuma berisi anak-anak muda pragmatis.

Ferdinand Hutahaean resmi gabung Gerindra. [Suara.com/Bagaskara]
Ferdinand Hutahaean. [Suara.com/Bagaskara]

"Politik itu adalah ketokohan. Politik itu menuntut kehadiran tokoh-tokoh, bukan menuntut anak-anak muda yang pragmatis seperti orang-orang PSI. Saya mengatakan anak muda di PSI itu adalah orang-orang pragmatis," ujarnya.

Lebih lanjut, Ferdinand juga menguliti rekam jejak termasuk seputar jejak digital para kader PSI sebelum dan setelah mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 lalu.

"Kita lihat rekam jejak mereka, jejak digital, jejak politiknya. Bagaimana mereka menghujat Prabowo dan sekarang bagaimana mereka menjilat Prabowo," beber Ferdinand.

"Itulah mereka anak-anak muda pragmatis yang tidak punya idealisme soal keteguhan prinsip dan soal kebenaran," sambungnya.

Adanya perubahan logo PSI membuat Ferdinand tertawa geli. Pasalnya, dia sesumbar PDIP tidak bisa disaingi apalagi dengan PSI jika cuma mengubah logonya menjadi Gajah.

"Yang begini mau diikuti. Terus yang begini mau merasa mau bersaing dengan banteng dengan logo gajah. Aduh. Aduh, saya benar-benar kocak," ledek Ferdinand sembari tertawa ngakak. 

Kaesang Pamer Logo Baru PSI

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep memamerkan logo baru partainya saat berkampanye di Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (16/7/2025).

Logo tersebut bergambar seekor gajah berkepala merah dan berbadan putih yang tercetak pada kaus berwarna hitam dan putih.

"Setidaknya ini logo baru. Baru pertama kali saya kasih dan ini saya kasih lihat," kata Kaesang sambil memperlihatkan kaus berlogo baru kepada para kader PSI yang hadir.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, memperkenalkan logo baru partainya saat berkampanye di Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (16/7/2025). (Foto dok. PSI)
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, memperkenalkan logo baru partainya saat berkampanye di Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (16/7/2025). (Foto dok. PSI)

Meski sudah diperlihatkan ke publik, Kaesang belum bersedia menjelaskan makna dari gambar gajah tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pembina PSI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Roy Suryo Sebut Kader PSI Bisa Dipidana Imbas Sebut Ijazah Jokowi Asli, Ade Armando: Saya Gak Bela

Roy Suryo Sebut Kader PSI Bisa Dipidana Imbas Sebut Ijazah Jokowi Asli, Ade Armando: Saya Gak Bela

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:21 WIB

Bisa Kena Pidana Sebut Ijazah Jokowi Palsu, Roy Suryo Ketawa Ngakak Digertak Silfester Matutina

Bisa Kena Pidana Sebut Ijazah Jokowi Palsu, Roy Suryo Ketawa Ngakak Digertak Silfester Matutina

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 12:17 WIB

Lisa Mariana Disindir 'Bangga' usai Akui Perankan Video Syur, Ridwan Kamil Ikutan Terseret

Lisa Mariana Disindir 'Bangga' usai Akui Perankan Video Syur, Ridwan Kamil Ikutan Terseret

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 11:06 WIB

Desak Kejagung Kirim Red Notice ke Interpol, MAKI Ungkap Lokasi Persembunyian Stafsus Nadiem Makarim

Desak Kejagung Kirim Red Notice ke Interpol, MAKI Ungkap Lokasi Persembunyian Stafsus Nadiem Makarim

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 10:27 WIB

Jadi Tersangka Kasus Korupsi Chromebook, Kejagung Belum Tahan Stafsus Nadiem Makarim, Kenapa?

Jadi Tersangka Kasus Korupsi Chromebook, Kejagung Belum Tahan Stafsus Nadiem Makarim, Kenapa?

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 10:08 WIB

Terkini

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB