KM Barcelona Terbakar: DPR Bongkar Bobrok Pengawasan Kemenhub, 90 Persen Kecelakaan Akibat Kelalaian

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 21 Juli 2025 | 16:53 WIB
KM Barcelona Terbakar: DPR Bongkar Bobrok Pengawasan Kemenhub, 90 Persen Kecelakaan Akibat Kelalaian
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. [Dok. Suara.com]

Suara.com - Terulangnya tragedi di perairan Indonesia kembali memicu reaksi keras dari parlemen. Kebakaran KM Barcelona V di Sulawesi Utara, yang menewaskan tiga orang dan dua lainnya hilang, menjadi puncak dari serangkaian insiden yang mendorong pimpinan DPR RI menuntut evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan pelayaran nasional.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam. Menurutnya, insiden ini menunjukkan adanya masalah serius yang tak kunjung terselesaikan.

“Kami sangat prihatin. Belum tuntas masalah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, kini KM Barcelona terbakar dan memakan korban jiwa. Ini harus menjadi perhatian serius Kementerian Perhubungan,” kata Syaiful Huda kepada wartawan, Senin (21/7/2025).

Huda secara gamblang menunjuk lemahnya fungsi pengawasan Kemenhub sebagai salah satu akar masalah. Ia membeberkan data bahwa hampir 90 persen kecelakaan kapal di Indonesia dipicu oleh faktor kelalaian manusia, yang seharusnya bisa diminimalisir dengan pengawasan ketat.

“Bentuk kelalaian itu mulai dari kurangnya pemeliharaan mesin, kelebihan muatan, hingga tidak diperhitungkannya stabilitas kapal. Artinya, jika ada pengawasan ketat dari pihak berwenang, potensi kecelakaan fatal bisa ditekan,” tegasnya.

Untuk itu, Huda mendesak adanya evaluasi dan perbaikan total terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayaran, mencakup prosedur muatan, pengelolaan navigasi, hingga perawatan rutin armada.

Pimpinan DPR Turun Tangan

Secara kelembagaan, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan telah memerintahkan Komisi V untuk segera berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, penting untuk mengetahui duduk perkara sebelum membahas sanksi lebih lanjut.

"Sebagai pimpinan DPR, kami sudah minta Komisi V untuk mengecek dulu, kemudian mengadakan pembicaraan dengan Kementerian Perhubungan, sehingga kita bisa tahu duduk masalah kenapa hal ini sampai terjadi berulang kali," kata Dasco di Kompleks Parlemen.

Kecelakaan yang terus terjadi, menurut Huda, tidak bisa lagi ditoleransi karena taruhannya adalah nyawa manusia. Ia menuntut investigasi mendalam atas kebakaran KM Barcelona.

“Kita tidak bisa membiarkan insiden demi insiden ini terus terjadi. Usut tuntas kebakaran kapal ini, cari tahu sumber api dan apa penyebabnya secara detail. Ini menunjukkan masih lemahnya sistem keselamatan transportasi laut kita,” ujarnya.

Di sisi lain, legislator PKB ini juga mengapresiasi kesigapan tim SAR, warga sekitar, dan semua pihak yang bergerak cepat menolong para korban dalam insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KUHAP: Partisipasi Dipertanyakan, Komisi III Ngaku Sudah Maksimal

KUHAP: Partisipasi Dipertanyakan, Komisi III Ngaku Sudah Maksimal

News | Senin, 21 Juli 2025 | 16:10 WIB

Babak Baru Revisi KUHAP, Komisi III Gelar RDPU Maraton dengan Organisasi Advokat

Babak Baru Revisi KUHAP, Komisi III Gelar RDPU Maraton dengan Organisasi Advokat

News | Senin, 21 Juli 2025 | 15:20 WIB

Superhero di Kehidupan Nyata, Abdul Rahman Selamatkan Anak Kecil saat KM Barcelona Terbakar

Superhero di Kehidupan Nyata, Abdul Rahman Selamatkan Anak Kecil saat KM Barcelona Terbakar

News | Senin, 21 Juli 2025 | 15:14 WIB

Terkini

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:05 WIB

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB