Jokowi Kerja Keras untuk PSI: Blueprint Rahasia Menuju 2029 Dibocorkan

Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Senin, 21 Juli 2025 | 17:26 WIB
Jokowi Kerja Keras untuk PSI: Blueprint Rahasia Menuju 2029 Dibocorkan
Presiden ke-7 Jokowi ditemui wartawan di kediaman pribadinya. [Suara.com/Ari Welianto]
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [Dok. Antara]
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [Dok. Antara]

Langkah Jokowi ini mengingatkan publik pada strategi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadi figur sentral dan berhasil membesarkan Partai Demokrat.

Analis melihat adanya paralel, di mana PSI sangat membutuhkan figur kuat seperti Jokowi untuk memberikan dampak elektoral yang masif.

Jokowi tampaknya tidak main-main. Ia tidak hanya memberi dukungan moral, tetapi juga cetak biru (blueprint) yang jelas untuk PSI:

Strukturisasi Mesin Partai: Jokowi berpesan agar struktur partai diselesaikan hingga ke tingkat desa paling lambat akhir 2027.

Target Agresif 2029: Ia memprediksi PSI bisa melipatgandakan perolehan kursi legislatif hingga tiga kali lipat pada Pemilu 2029, dengan syarat perencanaan yang matang dimulai dari sekarang.

Visi Jangka Panjang: Jokowi bahkan punya feeling bahwa PSI akan menjadi partai yang benar-benar besar dan kuat pada tahun 2034.

Ini bukan sekadar wacana. Ini adalah arahan strategis dari seorang politisi berpengalaman yang tahu persis bagaimana cara kerja mesin politik di lapangan.

Peta Jalan Politik Jokowi Menuju 2029

Dukungan penuh Jokowi pada PSI yang kini dipimpin Kaesang adalah sebuah manuver politik jangka panjang yang sangat diperhitungkan.

Ini bukan lagi tentang Jokowi sebagai individu, tetapi tentang membangun sebuah warisan (legacy) politik baru melalui kendaraan yang lebih segar dan bisa ia bentuk.

Beberapa skenario yang mungkin terjadi:

Menjadi King Maker: Tanpa harus memegang jabatan resmi di PSI, pengaruh dan arahan Jokowi akan menjadi penentu arah kebijakan partai.

Membangun Dinasti Politik: Langkah ini memperkuat posisi politik keluarga Jokowi, dengan Gibran di kursi wakil presiden dan Kaesang menakhodai partai yang didukung penuh olehnya.

Mengamankan Pengaruh: Dengan 'kendaraan' politik sendiri, Jokowi dapat memastikan pengaruhnya tetap relevan dan kebijakannya di masa lalu terus terjaga pasca-lengser.

Analis bahkan memprediksi bahwa Pemilu 2029 bisa menjadi ajang pertarungan antar 'anak mantan presiden', menjadikan aliansi Jokowi-PSI ini sebagai salah satu poros kekuatan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Tom Lembong Dibandingkan dengan 'Private Jet' Kaesang, Pakar: Kasus Dahsyat Tak Diurus Negara

Kasus Tom Lembong Dibandingkan dengan 'Private Jet' Kaesang, Pakar: Kasus Dahsyat Tak Diurus Negara

News | Senin, 21 Juli 2025 | 17:22 WIB

Prof. Koentjoro Bela Ijazah Jokowi Asli: Kebenaran Harus Tegak, Meski Saya Tak Suka Kebijakan Dia

Prof. Koentjoro Bela Ijazah Jokowi Asli: Kebenaran Harus Tegak, Meski Saya Tak Suka Kebijakan Dia

News | Senin, 21 Juli 2025 | 16:40 WIB

TPDI: Pemakzulan Gibran Masih Mungkin, Asal Ada Keberanian Politik

TPDI: Pemakzulan Gibran Masih Mungkin, Asal Ada Keberanian Politik

News | Senin, 21 Juli 2025 | 16:24 WIB

Terkini

Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi

Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:22 WIB

Eskalasi Konflik Global Meningkat, Puan Minta Pemerintah Evaluasi Misi TNI di UNIFIL

Eskalasi Konflik Global Meningkat, Puan Minta Pemerintah Evaluasi Misi TNI di UNIFIL

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:16 WIB

Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo

Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:12 WIB

Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak

Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:07 WIB

Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat

Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:06 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar

Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:05 WIB

KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar

KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:03 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Periksa Staf PBNU Syaiful Bahri

Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Periksa Staf PBNU Syaiful Bahri

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:58 WIB

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:50 WIB

Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?

Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:46 WIB