Inovasi Material Baru, Harapan Energi Surya yang Lebih Murah dan Berkelanjutan?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 29 Juli 2025 | 11:00 WIB
Inovasi Material Baru, Harapan Energi Surya yang Lebih Murah dan Berkelanjutan?
Ilustrasi energi surya sebagai energi bersih. (pixabay/fietzfotos)

Suara.com - Harga tinggi, efisiensi rendah, dan daya tahan yang belum stabil masih menjadi tantangan utama pengembangan teknologi sel surya di Indonesia.

Padahal, kebutuhan akan energi bersih dan terjangkau terus meningkat seiring krisis iklim dan tekanan transisi energi global.

Menjawab tantangan itu, para peneliti dari BRIN dan sejumlah institusi internasional memaparkan solusi berbasis riset material terbaru dalam Webinar SISTEM 2025.

Di forum ilmiah yang digelar oleh Kelompok Riset Advanced Photovoltaic and Functional Electronic Devices (APFED), mereka berbagi inovasi material yang dapat meningkatkan performa sekaligus menekan biaya produksi sel surya.

Ilustrasi jalan dan solar panel. [Shutterstock]
Ilustrasi jalan dan solar panel. [Shutterstock]

Dalam seri keempat webinar bertema “Advanced Materials for Solar Cell Devices”, para peneliti membahas pendekatan baru dalam pemanfaatan bahan-bahan canggih untuk memperkuat kinerja perangkat energi surya.

Kepala Pusat Riset Elektronika BRIN, Yusuf Nur Wijayanto, menyebut acara ini sebagai ruang kolaboratif bagi para ilmuwan untuk berbagi pengetahuan dan memperluas kerja sama riset yang lebih luas, baik di internal BRIN maupun dengan pihak eksternal.

Peneliti Ahli Muda dari Pusat Riset Kimia BRIN, Mario Leonardus, memaparkan tantangan komersialisasi panel surya perovskite yang terkait dengan ketersediaan hole-transporting materials (HTM).

Menurutnya, porfirin bifungsional seperti SM-OMe yang mengandung gugus metoksi, berpotensi meningkatkan efisiensi sekaligus menurunkan biaya produksi, terutama untuk jenis sel surya perovskite anorganik.

Sementara itu, Drajad Satrio Utomo dari King Abdullah University of Science and Technology menjelaskan riset yang fokus pada peningkatan efisiensi dan stabilitas sel surya melalui rekayasa ligan.

Dengan mengatasi kerugian antarmuka tersembunyi (buried interface losses), strategi ini diyakini mampu meningkatkan performa sel surya dalam jangka panjang.

Peneliti dari PRE BRIN, Nunik Nurhayati, mengangkat isu mahalnya penggunaan platinum (Pt) dalam teknologi dye-sensitized solar cells (DSSCs).

Ia dan timnya mengembangkan material alternatif yang lebih murah dan stabil, seperti polyoxometalate, sebagai dopan untuk elektroda Pt. Hasil awal menunjukkan waktu transport elektron yang lebih cepat, yang menandakan efisiensi transfer muatan yang lebih tinggi.

Melalui berbagai pendekatan ini, BRIN menegaskan peran strategisnya dalam mendorong teknologi energi surya yang tidak hanya canggih, tapi juga terjangkau dan relevan dengan kebutuhan Indonesia. Inovasi-inovasi ini membuka peluang baru menuju kemandirian energi dan transisi menuju masa depan yang lebih hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Aksi Sapu Bersih di Puncak Bogor, Ancaman Penjara hingga Ultimatum untuk Perusak Lingkungan

7 Fakta Aksi Sapu Bersih di Puncak Bogor, Ancaman Penjara hingga Ultimatum untuk Perusak Lingkungan

News | Senin, 28 Juli 2025 | 19:19 WIB

Pengangguran Sarjana Terbanyak dari Jurusan Kesehatan dan Farmasi, Wamenaker Ungkap Biang Keroknya

Pengangguran Sarjana Terbanyak dari Jurusan Kesehatan dan Farmasi, Wamenaker Ungkap Biang Keroknya

News | Senin, 28 Juli 2025 | 13:44 WIB

Syifa Hadju Ungkap Cara Simpel Jaga Lingkungan: Mulai dari Kebiasaan Kecil!

Syifa Hadju Ungkap Cara Simpel Jaga Lingkungan: Mulai dari Kebiasaan Kecil!

Lifestyle | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:36 WIB

Terkini

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:12 WIB

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB