Gelombang Tsunami Landa Jepang Imbas Gempa Dahsyat Rusia, Warga Berlindung di Atap Gedung

Yohanes Endra

Rabu, 30 Juli 2025 | 12:59 WIB
Gelombang Tsunami Landa Jepang Imbas Gempa Dahsyat Rusia, Warga Berlindung di Atap Gedung
Gelombang Tsunami landa Jepang, orang-orang berlindur di atap gedung (YouTube/NDTV)

Suara.com - Salah satu gempa bumi terkuat di dunia melanda lepas pantai Semenanjung Kamchatka bagian Timur Rusia pada Rabu, 30 Juli 2025.

Gempa di Rusia tersebut telah merusak bangunan dan menimbulkan tsunami hingga 4 meter (13 kaki) yang mendorong peringatan dan evakuasi yang membentang di Samudra Pasifik termasuk Alaska, Hawaii, hingga Jepang.

Beberapa orang dilaporkan terluka di beberapa daerah terpencil di Rusia, sementara itu daerah pesisir timur Jepang diperintahkan untuk dilakukan evakuasi.

"Gempa bumi hari ini serius dan terkuat dalam beberapa dekade getaran," kata Gubernur Kamchatka Vladimir Solodov dilansir dari Reuters.

Gelombang tsunami pertama dilaporkan di pelabuhan Hanasaki di Prefektur Hokkaido Jepang Utara.

A clear and informative tsunami warning sign at Pantai Bercak beach in Pacitan, East Java, Indonesia. The sign, set against the backdrop of the ocean, provides critical safety information for beachgoers. [Unsplash/Jeffrey thuman]
Gelombang Tsunami Landa Jepang Imbas Gempa Dahsyat Rusia, Warga Berlindung di Atap Gedung. [Unsplash/Jeffrey thuman]

Gelombang diukur setinggi 30 cm (hampir 1 kaki), menurut NHK World Jepang. Media Jepang itu juga mengatakan bahwa gelombang kemungkinan telah mencapai lokasi lain juga.

Meskipun ukuran gelombang pertama yang relatif lebih kecil, namun gelombang tsunami diklaim jauh lebih kuat daripada yang biasa.

Gelombang 50 cm membawa kekuatan hingga 200 kg (441 pound), atau cukup untuk menjatuhkan orang dewasa.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah memperingatkan bahwa siapa pun yang berada di suatu daerah di bawah peringatan tsunami dari Hokkaido ke Wakayama harus segera dievakuasi dan pindah ke tempat yang lebih tinggi.

baca juga

JMA mengatakan dalam konferensi pers bahwa gelombang tsunami dapat datang berulang kali, dan cukup sering.

Gelombang tsunami kedua dikabarkan lebih tinggi dari yang pertama, sehingga proses evakuasi harus berlanjut sampai peringatan tsunami diturunkan.

Rekaman yang dibagikan NHK menunjukkan sejumlah orang di pulau utara Hokkaido terlihat berada di atap sebuah bangunan.

Mereka berlindung setelah mendengar alarm peringatan tsunami di kawasan itu. Puluhan orang di atap gedung itu tampak berkumpul mencari tempat yang dirasa aman dari terjangan tsunami.

Sementara itu, beberapa pekerja juga mengevakuasi pembangkit nuklir Fukushima yang pernah menyebabkan bencana radioaktif setelah tsunami 2011.

Namun untungnya tidak ada kerusakan yang dilaporkan hingga saat ini.

“Tidak ada cedera atau kerusakan yang dilaporkan sejauh ini, dan tidak ada pergeseran di pabrik nuklir,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi.

Tsunami Mencapai Indonesia

Gempa dahsyat yang melanda Rusia juga ternyata berdampak higga ke Indonesia.

Badan Geofisika Indonesia mengeluarkan peringatan bahwa gelombang tsunami kurang dari 0,5 meter dapat mencapai beberapa bagian Indonesia pada 30 Juli sore setelah gempa bumi yang melanda Rusia.

Tsunami dapat mencapai beberapa kota pesisir dan kota -kota di wilayah Papua, provinsi Maluku Utara dan provinsi Gorontalo, kata agensi itu dalam sebuah pernyataan.

Pantauan gempa dan dampak tsunami Rusia pada Rabu (30/7/2025) [NOAA / National Weather Service]
Pantauan gempa dan dampak tsunami Rusia pada Rabu (30/7/2025) [NOAA / National Weather Service]

Fakta-fakta Semenanjung Kammchatka

Sebagai informasi, Semenanjung Kamchatka dan wilayah Timur Jauh Rusia memang terletak di zona Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire)

Wilayah tersebut aktif secara geologis yang rentan terhadap gempa bumi besar dan letusan gunung berapi.

Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia mengatakan bahwa bencana gempa yang baru terjadi adalah salah satu gempa terkuat yang melanda wilayah tersebut sejak 1952.

Meski kondisi kini sudah jauh lebih aman, namun pejabat setempat mengatakan bahwa kemungkinan adanya gempa susulan dengan intensitas yang cukup sering.

"Gempa susulan saat ini sedang berlangsung, intensitas mereka akan tetap cukup tinggi. Namun, getaran yang lebih kuat tidak diharapkan dalam waktu dekat. Situasinya terkendali." kata Danila Chebrov, direktur cabang Kamchatka dari Layanan Geofisika, di Telegram.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tsunami Rusia Ancam Indonesia: Kecepatannya di Laut Dalam Tembus 800 Km per Jam, Setara Pesawat Jet!

Tsunami Rusia Ancam Indonesia: Kecepatannya di Laut Dalam Tembus 800 Km per Jam, Setara Pesawat Jet!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:47 WIB

BMKG Ingatkan Masyarakat Tak Remehkan Imbas Gempa Rusia: Tsunami 50 Cm Bisa Membunuh!

BMKG Ingatkan Masyarakat Tak Remehkan Imbas Gempa Rusia: Tsunami 50 Cm Bisa Membunuh!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:35 WIB

Sejumlah Orang Dipastikan Terluka, Berapa Jumlah Korban Gempa Rusia?

Sejumlah Orang Dipastikan Terluka, Berapa Jumlah Korban Gempa Rusia?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:21 WIB

Peringatan Keras Donald Trump Usai Gempa Rusia 8,7 M Ancam Pesisir Amerika

Peringatan Keras Donald Trump Usai Gempa Rusia 8,7 M Ancam Pesisir Amerika

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:13 WIB

Gempa 8,7 M Guncang Rusia, Gelombang Tsunami 3 Meter Ancam Pesisir Jepang

Gempa 8,7 M Guncang Rusia, Gelombang Tsunami 3 Meter Ancam Pesisir Jepang

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:24 WIB

Terkini

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

×