Sosok J Bakal Jadi Ketua Dewan Pembina PSI, Dokter Tifa Ingatkan Kondisi Kesehatan Jokowi

Lintang Siltya Utami

Rabu, 30 Juli 2025 | 13:18 WIB
Sosok J Bakal Jadi Ketua Dewan Pembina PSI, Dokter Tifa Ingatkan Kondisi Kesehatan Jokowi
Potret Joko Widodo atau Jokowi. [Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - Spekulasi tentang sosok berinisial J yang akan menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi semakin liar.

Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep telah mengumumkan bahwa ada sosok berinisial J yang akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PSI. Pengumuman itu sendiri disampaikan dalam rapat perdana tim formatur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (28/7/2025).

Memiliki inisial J, tentu saja publik berspekulasi bahwa sosok itu merupakan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi. Terlebih, Kaesang Pangarep merupakan putra Presiden RI ke-7 tersebut.

Walau begitu, saat ditanya oleh awak media untuk mengonfirmasi siapa sosok J tersebut, Kaesang Pangarep enggan menjawabnya. Ia seolah membiarkan agar spekulasi publik terus bergulir.

"Nanti dilihat saja, kalau enggak, nanti kurang penasaran," kata Kaesang Pangarep.

Rupanya, kehadiran sosok berinisial J ini menyita perhatian dokter Tifa. Pemilik nama lengkap Tifauzia Tyassuma itu juga memikirkan satu nama yang sama, yaitu Jokowi.

Sebagai salah satu tokoh yang cukup vokal dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, dokter Tifa menyinggung Kaesang Pangarep untuk memperhatikan kondisi kesehatan Jokowi.

Pasalnya, kesehatan Jokowi pun selama ini menjadi perhatian masyarakat luas. Setelah pulang dari Vatikan, Jokowi mengaku mengalami alergi. Namun, dokter Tifa meyakini jika penyakit yang dialami oleh Jokowi bukanlah sekadar alergi biasa, melainkan autoimun jika dilihat dari perubahan fisiknya, seperti muka membengkak dan kulit menghitam.

Oleh karena itu, dokter Tifa menyampaikan sejumlah poin kepada Kaesang Pangarep melalui cuitan di akun X miliknya @DokterTifa.

baca juga

"Seandainya yang dimaksud J ini adalah tokoh besar bernama Jokowi, saya sarankan ke Kaesang untuk mempertimbangkan hal ini. Pertama, Pak Jokowi sedang sakit berat. Tidak usah menggunakan mata dokter, seluruh rakyat tahu Pak Jokowi sakit berat. Sakit sejak April 2025 sampai akhir bulan Juli 2025 belum tampak membaik, bahkan makin memburuk dengan salah satu bukti beliau sekarang ini kalau foto-foto harus duduk tidak kuat lagi berdiri. Badan makin ringkih jalan makin tertatih," tulis dokter Tifa.

Meskipun Jokowi melaporkan dokter Tifa dalam kasus dugaan ijazah palsu, namun dokter Tifa mengaku masih khawatir dengan kondisi Jokowi sebagai seorang dokter.

"Sebagai dokter, saya prihatin dan khawatir dengan kesehatan Pak Jokowi. Sungguhpun saat ini beliau mengkriminalisasi saya, perasaan khawatir saya sebagai dokter terhadap pasien yang menderita sakit berat tetap saya kedepankan," sambungnya.

Ia lalu mempertanyakan posisi Kaesang Pangarep sebagai seorang anak yang seharusnya lebih memprioritaskan kesehatan sang ayah, jika benar Jokowi akan duduk di kursi penting tersebut.

"Masa Kaesang sendiri sebagai anak tidak peduli dengan kesehatan bapaknya sendiri?" cecar dokter Tifa.

Dokter Tifa menyarankan agar keluarga inti Jokowi saat ini memikirkan kesehatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Ngamuk, Roy Suryo Sebut Isu 'Partai Biru' Bikin Banyak Musuh: Jokowi  Bisa Tambah Stres!

Demokrat Ngamuk, Roy Suryo Sebut Isu 'Partai Biru' Bikin Banyak Musuh: Jokowi Bisa Tambah Stres!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:40 WIB

Rentetan Peristiwa Ganjil di UGM, Roy Suryo Bongkar Dugaan Manuver di Balik Polemik Ijazah Jokowi

Rentetan Peristiwa Ganjil di UGM, Roy Suryo Bongkar Dugaan Manuver di Balik Polemik Ijazah Jokowi

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 11:06 WIB

Dituduh Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Beri Jawaban Menohok

Dituduh Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Beri Jawaban Menohok

Video | Rabu, 30 Juli 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×