Geger Reshuffle Kabinet Prabowo, Deal Politik PDIP dan Anies Terjadi Sebelum Agustus?

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 09:35 WIB
Geger Reshuffle Kabinet Prabowo, Deal Politik PDIP dan Anies Terjadi Sebelum Agustus?
Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, dalam perbincangannya di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]

Suara.com - Panggung politik nasional kembali memanas seiring menguatnya sinyal perombakan atau reshuffle kabinet di bawah pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Bukan sekadar isu biasa, wacana ini melibatkan nama-nama besar yang selama ini berada di seberang barisan, yakni PDI Perjuangan (PDIP) dan Anies Baswedan.

Analisis tajam datang dari Syahganda Nainggolan, Ketua Dewan Direktur Great Institute. Menurutnya, reshuffle ini bukan lagi soal 'apakah' akan terjadi, melainkan 'kapan' dan 'siapa' yang akan mengisi gerbong kekuasaan Prabowo.

Dinamika ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan pemerintahan yang solid dan merangkul semua kekuatan politik.

Dalam sebuah diskusi di Podcast Forum Keadilan TV, Syahganda menyoroti potensi masuknya PDIP ke dalam kabinet.

Ia mengaitkannya dengan sinyal politik terkini, termasuk meredanya tekanan hukum terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristianto, yang sebelumnya santer disebut bermuatan politis.

"Dengan adanya dukungan dari PDI Perjuangan (PDIP) – terutama setelah sinyal positif dari pembebasan Hasto Kristianto dari jeratan hukum yang sebelumnya santer dikaitkan dengan motif politis – maka masuknya PDIP ke dalam kabinet adalah hal yang wajar," ujar Syahganda dikutip pada Sabtu (2/8/2025).

Pandangan ini mengindikasikan kemungkinan adanya 'barter politik' sebagai konsekuensi logis dari upaya rekonsiliasi yang tengah dibangun kubu Prabowo. Masuknya partai banteng ke pemerintahan akan menjadi game changer dalam peta politik Indonesia lima tahun ke depan.

Anies Baswedan Ditarik Masuk Demi Persatuan?

Anies Baswedan memberikan keterangan pers saat menemani Tom Lembong meninggalkan Lembaga Permasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta, Jumat (1/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Anies Baswedan memberikan keterangan pers saat menemani Tom Lembong meninggalkan Lembaga Permasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta, Jumat (1/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tak hanya PDIP, figur yang menjadi rival sengit Prabowo di Pilpres 2024, Anies Baswedan, juga disebut-sebut berpotensi diajak bergabung. Syahganda berpendapat, langkah ini perlu diambil demi kepentingan yang lebih besar.

"Anies sebaiknya menerima tawaran masuk kabinet jika memang ada. Alasannya, menurut Syahganda, adalah demi persatuan bangsa," paparnya.

Jika tawaran ini benar-benar ada dan diterima, ini akan menjadi manuver politik tingkat tinggi dari Prabowo. Menarik lawan politik utama ke dalam lingkaran kekuasaan adalah sebuah pesan kuat bahwa era polarisasi ingin segera diakhiri dan diganti dengan semangat gotong royong membangun bangsa.

Mengejar Momentum Sebelum Perubahan APBN

Terdakwa kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) untuk anggota DPR Harun Masiku dan perintangan penyidikan, Hasto Kristiyanto meninggalkan Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK, Jakarta, Jumat (1/8/2025). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar]
Terdakwa kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) untuk anggota DPR Harun Masiku dan perintangan penyidikan, Hasto Kristiyanto meninggalkan Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK, Jakarta, Jumat (1/8/2025). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar]

Salah satu poin paling krusial yang diungkap Syahganda adalah soal waktu. Ia menyarankan agar reshuffle kabinet tidak ditunda-tunda. Momentum yang paling tepat, menurutnya, adalah sebelum agenda penting kenegaraan.

"Perombakan kabinet sebaiknya dilakukan lebih cepat, misalnya sebelum perubahan APBN di bulan Agustus," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syahganda Sebut Pemerintahan Prabowo Terancam 'Kotoran Jokowi' dan Benalu: Butuh Evolusi Dipercepat!

Syahganda Sebut Pemerintahan Prabowo Terancam 'Kotoran Jokowi' dan Benalu: Butuh Evolusi Dipercepat!

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 09:18 WIB

Terbongkar! Sosok Dasco Disebut Otak di Balik Skenario Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong

Terbongkar! Sosok Dasco Disebut Otak di Balik Skenario Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 08:37 WIB

Tom Lembong dan Hasto Bakal Hirup Udara Bebas Lewat Hadiah Keppres dari Prabowo

Tom Lembong dan Hasto Bakal Hirup Udara Bebas Lewat Hadiah Keppres dari Prabowo

Video | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:03 WIB

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:29 WIB

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:24 WIB