Apa Saja 3 Pesan Rahasia Prabowo yang Disampaikan Dasco ke Megawati?

Bernadette Sariyem

Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:54 WIB
Apa Saja 3 Pesan Rahasia Prabowo yang Disampaikan Dasco ke Megawati?
Ketua Harian Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat bertemu dan menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (foto dok. DASCO)

Suara.com - Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad akhirnya blak-blakan soal tiga pesan rahasia Presiden Prabowo Subianto, yang dibawa dan disampaikannya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dasco, dikutip hari Selasa (5/8/2025), secara terbuka mengakui bahwa pertemuannya dengan Megawati pekan lalu membawa sejumlah pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra.

Pertemuan yang digelar di kediaman Megawati ini menjadi sorotan tajam, terutama setelah Dasco mengunggah momen tersebut melalui akun Instagramnya @sufmi_dasco pada Kamis (31/7/2025) malam.

Dalam foto yang beredar, tampak hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharani dan Mensesneg sekaligus Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi.

Waktu pertemuan ini dianggap sangat strategis, terjadi sesaat sebelum pemerintah memberikan amnesti kepada kader PDI-P, Hasto Kristiyanto, yang akhirnya bebas pada Jumat (1/8/2025).

Apa sebetulnya isi pesan rahasia yang dibawa oleh Dasco dan Prasetyo?

Dasco akhirnya buka suara. Menurutnya, ada tiga agenda utama yang dibahas. Pertama, pesan dari Prabowo dalam kapasitasnya sebagai kepala negara.

"Saya dan Mensesneg datang menyampaikan pesan. Kalau Mensesneg itu pesan presiden kepada Ibu Mega, yaitu ada beberapa hal mengenai museum Bung Karno," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025).

Pesan kedua datang dari Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

baca juga
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengunggah foto dirinya tengah bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Kamis (31/7) malam, persis setelah DPR menyetujui usulan Presiden Prabowo untuk memberikan amnesti terhadap Hasto Kristiyanto. [Instagram/Dasco]
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengunggah foto dirinya tengah bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Kamis (31/7) malam, persis setelah DPR menyetujui usulan Presiden Prabowo untuk memberikan amnesti terhadap Hasto Kristiyanto. [Instagram/Dasco]

Pesan ini bersifat lebih politis dan terkait langsung dengan agenda internal PDIP.

Mengingat PDIP tidak mengundang pihak eksternal dalam kongresnya, Prabowo menitipkan ucapan selamat secara khusus.

"Pak Prabowo berpesan kepada saya untuk disampaikan kepada Ibu Mega. Pertama, ucapan selamat kongres. PDIP kan tidak mengundang pihak luar, termasuk para-para ketua umum," kata Dasco.

"Jadi, dalam pada kesempatan itu, Pak Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra menitipkan pesan selamat berkongres," kata dia.

Namun, pesan ketigalah yang paling sarat dengan muatan manuver politik: pembahasan mengenai Undang-Undang (UU) Pemilu.

Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi Presiden Prabowo memiliki pandangan spesifik terkait UU Pemilu yang perlu didiskusikan dengan pimpinan partai lain, termasuk PDIP.

"Kalau soal UU Pemilu, bapak presiden tentu punya pandangan terhadap keputusan MK," kata Prasetyo.

Tapi, ia memberi sinyal bahwa isi pandangan tersebut masih menjadi rahasia.

"Ya Belum untuk disampaikan."

Politik 'Kakak Adik' dan Hubungan 'Hopeng'

Terlepas dari lobi politik yang terjadi di balik layar, Prabowo secara konsisten menampilkan narasi mesra terhadap PDIP.

Ia menegaskan bahwa meskipun partai berlambang banteng itu memilih berada di luar pemerintahan, hubungan keduanya tetap erat layaknya saudara.

"Sebenarnya PDIP sama Gerindra ini kakak adik. Tapi benar kita ini, karena apa ya, demokrasi kita kan diajarkan oleh negara barat, jadi enggak boleh koalisi satu," kata Prabowo saat acara di Klaten, Jawa Tengah (21/7/2025).

Prabowo memandang peran PDIP sebagai kekuatan penyeimbang sangatlah penting.

"Itu memang benar, harus ada yang di luar (koalisi), koreksi kita gitu, ngoreksi. Tapi ya sedulur, ya kan?" ucapnya.

Ia bahkan menggunakan istilah populer untuk menggambarkan kedekatan mereka.

"Kalau bahasanya itu jaksa Agung, hopeng (hao pengyou). Bahasanya Pak Utut hopeng, karena suhunya sama dia ini," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tom Lembong dan Hasto Bebas, Cara Prabowo Rangkul Kubu Anies dan Ganjar?

Tom Lembong dan Hasto Bebas, Cara Prabowo Rangkul Kubu Anies dan Ganjar?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:04 WIB

PDIP Tak Lagi Kritis Setelah Kalah Pilpres Pada Era SBY, Ternyata Ini yang Membuat Berubah

PDIP Tak Lagi Kritis Setelah Kalah Pilpres Pada Era SBY, Ternyata Ini yang Membuat Berubah

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:44 WIB

Megawati Sedih Prabowo Turun Tangan, KPK Sebut Hasto Tetap Bersalah: Amnesti Tak Hapus Tindak Pidana

Megawati Sedih Prabowo Turun Tangan, KPK Sebut Hasto Tetap Bersalah: Amnesti Tak Hapus Tindak Pidana

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:50 WIB

Jadi Partai Penyeimbang, PDIP Disebut 'Teman Tapi Mesra' buat Gerindra, Kenapa?

Jadi Partai Penyeimbang, PDIP Disebut 'Teman Tapi Mesra' buat Gerindra, Kenapa?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:33 WIB

Ditinggal atau Bertahan? Megawati Hangestri Dilema antara Timnas dan Klub Turki

Ditinggal atau Bertahan? Megawati Hangestri Dilema antara Timnas dan Klub Turki

Sport | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:02 WIB

PDIP Tak Setuju Usulan Kartu Janda Jakarta : Lebih Baik Diberi Pelatihan Kerja

PDIP Tak Setuju Usulan Kartu Janda Jakarta : Lebih Baik Diberi Pelatihan Kerja

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:12 WIB

Kebijakan Prabowo-Gibran Viral Lalu Dibatalkan: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kebijakan Prabowo-Gibran Viral Lalu Dibatalkan: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Video | Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:00 WIB

Terkini

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB