Jadi Beban Keuangan Jakpro, PSI Setuju JIS Dikelola Swasta: Asal Biaya Pembangunannya Diganti

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:06 WIB
Jadi Beban Keuangan Jakpro, PSI Setuju JIS Dikelola Swasta: Asal Biaya Pembangunannya Diganti
Jakarta International Stadium (JIS). (Dok. PSSI)

Suara.com - Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, menilai Pemprov DKI harus berhati-hati dalam rencana pelibatan pihak swasta untuk mengelola Jakarta International Stadium (JIS).

Menurut dia, pembangunan stadion megah itu tidak bisa dilepaskan dari fakta bahwa proyek tersebut dibiayai lewat utang, yang kini menjadi beban APBD.

"Perlu diingat bahwa pembangunan JIS dibiayai oleh utang PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional)," kata Justin kepada Suara.com, Jumat (8/8/2025).

Ia menyebut total sisa utang PEN yang ditanggung Pemprov DKI hingga 2025 masih mencapai sekitar Rp3,5 triliun. Meski tidak dirinci secara spesifik untuk masing-masing proyek, Justin menegaskan JIS termasuk salah satu proyek yang dibiayai dari dana tersebut.

“Berdasarkan Lampiran Perda APBD TA 2025, tercatat sisa utang PEN mencapai Rp3,5 triliun, terdiri dari sisa pokok dan bunga pinjaman. Di dalamnya termasuk pembiayaan proyek JIS, namun tidak disebutkan secara eksplisit berapa porsi yang dialokasikan khusus untuk JIS,” jelasnya.

Ia mengatakan, Fraksi PSI terbuka terhadap opsi pelibatan pihak lain dalam pengelolaan JIS, selama tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Menurut dia, hal itu justru dapat menjadi solusi untuk meringankan beban Jakpro yang terus mencatatkan kerugian setiap tahun.

“Faktanya, beban operasional dan depresiasi JIS mencapai sekitar Rp200 miliar per tahun. Ini berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan Jakpro, yang sejak 2020 terus mencatatkan laba negatif. Terakhir di 2024, rugi Rp518 miliar,” beber Justin.

Atas dasar itu, Justin mengingatkan agar Pemprov tidak serta-merta menyerahkan pengelolaan JIS ke swasta tanpa perhitungan yang jelas. Menurutnya, uang rakyat yang digunakan membangun JIS harus dibayar dengan kontribusi nyata kepada keuangan daerah.

baca juga

“Jangan sampai JIS dibangun dengan uang masyarakat tapi diserahkan begitu saja ke swasta tanpa adanya timbal balik,” tegas Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta itu.

Ia menyebut, jika JIS akan dikelola secara komersial oleh pihak swasta, maka harus ada kontribusi balik yang bisa dirasakan oleh masyarakat Jakarta. Misalnya berupa pendapatan daerah atau pengembalian investasi publik.

“Kalau mau dikelola oleh swasta untuk keuntungan dan berbentuk komersil, maka harus urunan juga menggantikan pajaknya masyarakat,” kata Justin.

Namun, ia menegaskan bahwa keterlibatan swasta tidak boleh mengorbankan kepentingan publik, termasuk janji Gubernur Pramono Anung yang menyebut JIS akan tetap menjadi kandang utama Persija Jakarta.

“Yang bayar pembangunan JIS itu keringat masyarakat Jakarta. Maka harus tetap ada manfaat ekonominya buat mereka,” pungkas Justin.

Diminati Swasta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilas Balik Kejayaan PSSI Pasca Proklamasi:  Andi Ramang Bungkam China di Ikada

Kilas Balik Kejayaan PSSI Pasca Proklamasi: Andi Ramang Bungkam China di Ikada

Bola | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:52 WIB

JakMania Blak-blakan Tolak JIS jadi Kandang Timnas: Gak Ideal!

JakMania Blak-blakan Tolak JIS jadi Kandang Timnas: Gak Ideal!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:55 WIB

JIS Rebutan Banyak Pihak? JakMania Sentil Pedas Gubernur: Jangan Lupa Janji Awal

JIS Rebutan Banyak Pihak? JakMania Sentil Pedas Gubernur: Jangan Lupa Janji Awal

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:39 WIB

BREAKING NEWS! Harga Tiket Piala Kemerdekaan 2025 di Medan Murah Meriah

BREAKING NEWS! Harga Tiket Piala Kemerdekaan 2025 di Medan Murah Meriah

Bola | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:48 WIB

Dari Perserikatan ke BRI Super League: Era Baru dan Sejarah Para Juaranya

Dari Perserikatan ke BRI Super League: Era Baru dan Sejarah Para Juaranya

Bola | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:11 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×