KPK Pastikan Akan Panggil Satori dan Heri Gunawan Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi CSR BI

Erick Tanjung, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 11 Agustus 2025 | 17:28 WIB
KPK Pastikan Akan Panggil Satori dan Heri Gunawan Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi CSR BI
Kolase foto Satori dan Heri Gunawan yang kini menjadi tersangka dana CSR BI dan OJK di KPK. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Sebuah skandal korupsi berjamaah yang diduga terjadi di parlemen dibongkar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dua anggota Komisi XI DPR RI periode 2019-2024, Satori dari Fraksi NasDem dan Heri Gunawan dari Fraksi Gerindra, ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi dan pencucian uang atau TPPU.

Modusnya sangat licik. Mereka diduga 'memalak' dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) senilai puluhan miliar rupiah, lalu memasukkannya ke yayasan pribadi dengan kedok program bantuan sosial fiktif.

"Tentunya, nanti akan dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan (Satori dan Hergun)," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin (11/8/2025), mengonfirmasi bahwa keduanya akan segera dipanggil sebagai tersangka.

Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, membeberkan bagaimana kedua legislator ini diduga menyalahgunakan kewenangan mereka di Komisi XI, komisi yang menjadi mitra kerja BI dan OJK dan memiliki kuasa atas anggaran mereka.

Setiap tahunnya, dalam rapat-rapat tertutup, Komisi XI diduga membagi-bagi alokasi kuota dana program sosial dari BI dan OJK kepada masing-masing anggotanya.

"BI dan OJK memberikan dana program sosial kepada masing-masing anggota Komisi XI DPR RI, dengan alokasi kuota yaitu dari BI sekitar 10 kegiatan per tahun dan OJK sekitar 18 sampai dengan 24 kegiatan per tahun,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (7/8).

Untuk mencairkan jatah tersebut, Heri Gunawan dan Satori menggunakan tangan kanan mereka—tenaga ahli dan orang kepercayaan—untuk membuat proposal fiktif melalui belasan yayasan yang terafiliasi dengan Rumah Aspirasi mereka.

Namun, program sosial yang diajukan dalam proposal tersebut hanyalah kedok.

"Bahwa pada periode tahun 2021 sampai dengan 2023, yayasan-yayasan yang dikelola oleh HG dan ST telah menerima uang dari mitra kerja Komisi XI DPR RI, namun tidak melaksanakan kegiatan sosial sebagaimana dipersyaratkan," tegas Asep.

baca juga

Bangun Restoran Hingga Showroom

Dari praktik lancung ini, keduanya diduga meraup keuntungan pribadi yang fantastis, yang kemudian dicuci melalui berbagai aset.

  • Heri Gunawan (Gerindra): Menerima total Rp 15,86 miliar. Uang haram ini digunakannya untuk membangun rumah makan, mengelola outlet minuman, hingga membeli tanah, bangunan, dan mobil.
  • Satori (NasDem): Menerima total Rp 12,52 miliar. Uangnya dipakai untuk deposito, membeli tanah, membangun showroom, membeli motor, dan aset-aset lainnya.
    Bahkan, Satori diduga melakukan rekayasa perbankan yang lebih canggih untuk menyamarkan jejak uangnya agar tidak terdeteksi di rekening koran.

KPK kini bergerak cepat. Sebelum memanggil kedua tersangka, penyidik akan terus memeriksa saksi-saksi kunci dari BI dan para pengurus yayasan bodong tersebut untuk menelusuri aliran dana.

Kasus ini berpotensi menjadi bola salju yang lebih besar. Sebelumnya, Satori sendiri pernah mengakui bahwa praktik ini lumrah terjadi.

"Semuanya sih, semua anggota Komisi XI programnya itu dapat," kata Satori di Gedung KPK, Jumat (27/12/2024) lalu.

Pengakuan ini bisa menjadi pintu masuk bagi KPK untuk membongkar dugaan praktik korupsi berjamaah yang lebih luas di Komisi XI DPR RI. Apalagi, penyidik KPK sebelumnya juga telah menggeledah Kantor BI, termasuk ruang kerja Gubernur BI Perry Warjiyo, untuk mencari bukti dalam skandal ini.

Publik kini menanti, siapa lagi wakil rakyat yang akan terseret dalam pusaran korupsi dana sosial ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Dirugikan, Ari Lasso Desak KPK hingga Bareskrim Periksa WAMI

Merasa Dirugikan, Ari Lasso Desak KPK hingga Bareskrim Periksa WAMI

Entertainment | Senin, 11 Agustus 2025 | 16:40 WIB

OJK Bantah Hapuskan Utang Debitur di Perbankan

OJK Bantah Hapuskan Utang Debitur di Perbankan

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 15:43 WIB

OJK dan Danantara Gelar Roadshow di Luar Negeri, Cari Investor Khusus

OJK dan Danantara Gelar Roadshow di Luar Negeri, Cari Investor Khusus

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 14:17 WIB

Terkini

Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal

Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:42 WIB

Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan

Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda

Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan

Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!

Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung

Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten

Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:22 WIB

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

×