Tujuh Dokter Penugasan Khusus di Kabupaten Biak Numfor

Muhammad Yunus

Minggu, 17 Agustus 2025 | 18:59 WIB
Tujuh Dokter Penugasan Khusus di Kabupaten Biak Numfor
Tujuh dokter penugasan khusus di Kabupaten Biak Numfor, Papua melaporkan kepada Wakil Bupati Biak Numfor, Papua Jimmy CR Kapissa, Minggu (17/8) [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kememkes) Republik Indonesia menugaskan tujuh dokter tenaga kesehatan khusus di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas setempat.

Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy CR Rumbarar seusai penyerahan, mengatakan tenaga dokter penugasan khusus dapat menjalankan tugas pelayanan kesehatan untuk masyarakat di Puskesmas.

"Kehadiran tenaga khusus dokter sangat dibutuhkan Pemda," katanya, Minggu 17 Agustus 2025.

Plt Kadis Kesehatan Jubelina Marandof mengatakan penugasan khusus dokter merupakan pendayagunaan tenaga kesehatan.

Melalui penempatan sembilan jenis tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.

Ia menyebutkan tujuh dokter terdiri dokter umum, gigi, tenaga ahli teknologi laboratorium medik.

Jubelina menambahkan penugasan khusus dilakukan melalui Nusantara Sehat dengan penempatan secara tim dan individual selama dua tahun.

Ia mengatakan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan dalam Mendukung Program Nusantara Sehat.

baca juga

"Pemenuhan tenaga kesehatan melalui penugasan khusus diutamakan untuk mengisi Puskesmas yang memiliki kekosongan tenaga kesehatan di wilayah terpencil dan sangat terpencil," katanya.

Penyerahan tujuh dokter penugasan khusus dilakukan Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy CR Kapissa kepada Distrik Aimando dan Distrik Padaido.

Mengenal Geografi dan Transportasi Kabupaten Biak Numfor, Papua

Kabupaten Biak Numfor adalah salah satu wilayah kepulauan di Provinsi Papua, yang dikenal dengan keindahan lautnya serta posisi strategis di Samudra Pasifik.

Terletak di sebelah utara Teluk Cenderawasih, Biak Numfor memiliki luas wilayah daratan sekitar 2.602 km² dan wilayah laut yang jauh lebih luas, mencapai 15.000 km² lebih.

Secara geografis, Biak Numfor terdiri dari pulau-pulau utama seperti Pulau Biak, Pulau Numfor, dan ratusan pulau kecil lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Tifa: Transkrip Nilai Jokowi Tanpa Tanda Tangan, Cap, dan Mata Kuliah Pilihan

Dokter Tifa: Transkrip Nilai Jokowi Tanpa Tanda Tangan, Cap, dan Mata Kuliah Pilihan

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:30 WIB

Sebut Bukti Transkip Nilai Jokowi di Bareskrim Abal-Abal, Dokter Tifa: Dokumen Sampah

Sebut Bukti Transkip Nilai Jokowi di Bareskrim Abal-Abal, Dokter Tifa: Dokumen Sampah

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:47 WIB

Kronologi Dokter Diintimidasi dan Dipaksa Buka Masker Saat Tangani Pasien TBC

Kronologi Dokter Diintimidasi dan Dipaksa Buka Masker Saat Tangani Pasien TBC

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 13:49 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×