Dokter Tifa Sentil Prabowo Soal Ijazah Jokowi: Jangan Sampai Ada Kekacauan

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 07:08 WIB
Dokter Tifa Sentil Prabowo Soal Ijazah Jokowi: Jangan Sampai Ada Kekacauan
Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka, Jakarta. [Tangkapan layar]

Suara.com - Kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke – 7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menyeret nama pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa).

Dokter Tifa mengatakan bahwa pihaknya bersama kedua rekannya, Roy Suryo dan Rismon Sianipar tidak meminta abolisi maupun amnesti.

Pasalnya, mereka dengan yakin merasa bahwa tidak melakukan tindak pidana yang harus berurusan dengan hukum.

“Kita tidak akan minta amnesti abolisi, karena jelas bahwa kami tidak melakukan tindak pidana,” ujar Dokter Tifa, dikutip dari youtube Refly Harun, Kamis (21/8/25).

Dokter Tifa menyebut bahwa dirinya akan terus memperjuangkan kebenaran yang memang sudah dibuktikan benar dalam penelitiannya.

Ia bahkan tidak takut sama sekali, lantaran merasa banyak yang mendukungnya, tak terkecuali seluruh elemen masyarakat.

“Riset berbasis algoritma menyatakan bahwa 93% Masyarakat Indonesia itu percaya ijazah (Jokowi) ini tidak asli. Berarti 93% Masyarakat ada bersama kami, mendukung kami,” ungkapnya.

Dokter Tifa sontak menyebut nama Presiden Prabowo Subianto agar tidak membiarkan begitu saja tindak kriminalisasi tersebut.

“Ini juga sebuah catatan untuk Presiden Prabowo. Sebab kalau tindak kriminalisasi ini dipaksakan untuk ada, berproses, berkelanjutan, hati-hati. Kita kan enggak pengen ada kerusuhan ya, kita tidak ingin ada sebuah kekacauan, enggak pengen ada keos dan sebagainya,” urainya.

baca juga

Dokter Tifa berharap pemerintah maupun negara hadir untuk menyelesaikan kriminalisasi yang dilakukan pada dirinya.

“Ini yang kami jaga betul. Kita sama-sama menjaga, tensi dari masyarakat. Kita juga enggak suka, terlalu banyak masalah yang ada di negara kita, terlalu banyak ancaman perang dunia ketiga. Makanya ini negara harus hadir, pemerintah harus hadir di sini untuk menyelesaikan kriminalisasi yang dilakukan pada kami,” terangnya.

Dokter Tifa menegaskan bahwa ingin membuka mata negara untuk menyelesaikan tindak kriminalisasi bukan soal ijazah palsu.

Pasalnya, menurut Dokter Tifa urusan ijazah palsu sudah selesai dan tidak perlu dipermasalahkan lagi.

Namun, jika ada pihak yang ingin mempersoalkan hingga melaporkan Jokowi, maka pihaknya tidak melarang dengan kata lain mempersilahkan.

“Menyelesaikan kriminalisasi, bukan ijazah ini. Ijazah sudah selesai, tidak ada yang mempermasalahkan, ketika kami sudah menyelesaikan penelitian kami itu sudah selesai. Masalahnya adalah pihak pelakunya ini yang justru mempermasalahkan,” urainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudirman Said Blak-blakan soal OTT Wamenaker Noel: Lingkaran Jokowi Terlalu Banyak Orang Bermasalah!

Sudirman Said Blak-blakan soal OTT Wamenaker Noel: Lingkaran Jokowi Terlalu Banyak Orang Bermasalah!

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 18:31 WIB

Ada Orkestrasi Bikin Rakyat Benci Prabowo, Jejak Kekuatan Lama hingga Robot Ikut Musuhi Presiden

Ada Orkestrasi Bikin Rakyat Benci Prabowo, Jejak Kekuatan Lama hingga Robot Ikut Musuhi Presiden

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:48 WIB

Istana Mau Bikin Kementerian Haji, Mensesneg Blak-blakan: Ini Permintaan Arab Saudi

Istana Mau Bikin Kementerian Haji, Mensesneg Blak-blakan: Ini Permintaan Arab Saudi

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:47 WIB

Terkini

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:35 WIB

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×