Bela Aksi Garang Aparat Seret Massa dari Resto Cepat Saji, Polda Metro Jaya: Mereka Perusuh...

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:57 WIB
Bela Aksi Garang Aparat Seret Massa dari Resto Cepat Saji, Polda Metro Jaya: Mereka Perusuh...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi. [Antara]

Suara.com - Aksi garang aparat kepolisian yang menyeret paksa massa aksi dari dalam sebuah restoran cepat saji saat demo 25 Agustus lalu menuai sorotan tajam. Namun, Polda Metro Jaya membela tindakan anggotanya. Polisi menuding, mereka yang diciduk bukanlah orang biasa, melainkan para perusuh yang lari setelah merusak fasilitas umum.

Pembelaan ini disampaikan di tengah data mengejutkan bahwa dari 351 orang yang ditangkap dalam aksi tersebut, lebih dari separuhnya adalah anak di bawah umur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, tidak menampik adanya penangkapan di dalam restoran cepat saji di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Namun, ia menegaskan ada alasan kuat di baliknya.

Menurut Ade Ary, orang-orang tersebut adalah bagian dari massa anarkis yang sebelumnya telah melakukan perusakan dan melawan petugas.

“Itu adalah orang yang diduga melakukan aksi pengerusakan secara masif, melawan petugas, melakukan pengrusakan fasum," kata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Selasa (26/8/2025).

"Sebelumnya sudah dilakukan pendorongan oleh petugas, akhirnya mereka lari ke sana, kemudian diamankan,” jelasnya.

Fakta Mengejutkan: 196 dari 351 yang Ditangkap Adalah Anak-anak

Di balik pembelaan tersebut, Polda Metro Jaya mengungkap data yang sangat mengkhawatirkan. Dari total 351 orang yang diamankan dalam Aksi 25 Agustus, mayoritas ternyata adalah anak di bawah umur.

  • Dewasa: 155 orang
  • Anak-anak: 196 orang

Ade Ary menyebut, para pelajar ini datang dari berbagai daerah penyangga seperti Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, bahkan ada yang dari Sukabumi.

baca juga

Dari hasil pemeriksaan, terungkap motif para pelajar ini ikut-ikutan aksi. Mayoritas dari mereka mengaku hanya tergiur ajakan yang tersebar di media sosial dan datang dengan niat untuk menonton.

"Jadi mohon, ini menjadi perhatian kita bersama, kami imbau, sama-sama kita awasi anak-anak kita untuk bijak bermedsos," ujar Ade Ary.

Ia pun meminta agar para penyebar ajakan di media sosial untuk berhenti, karena telah mengorbankan masa depan para pelajar.

“Kasihan mereka, harusnya belajar, ikut-ikutan mau nonton katanya ya,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi: Bukan Cuma Anarkis, 7 Pendemo DPR Positif Narkoba, 6 di Antaranya Nyabu

Polisi: Bukan Cuma Anarkis, 7 Pendemo DPR Positif Narkoba, 6 di Antaranya Nyabu

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:13 WIB

Tangis Haru Pecah Saat 196 Pelajar Demo DPR Dibebaskan, Genggaman Tangan Ortu Tak Lepas

Tangis Haru Pecah Saat 196 Pelajar Demo DPR Dibebaskan, Genggaman Tangan Ortu Tak Lepas

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:03 WIB

Demo Ricuh di DPR, Cak Imin: Ini Pelajaran Bagi Dewan

Demo Ricuh di DPR, Cak Imin: Ini Pelajaran Bagi Dewan

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:20 WIB

Terkini

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

News | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban

Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban

Bola | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral

Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral

Video | Senin, 14 September 2026 | 18:00 WIB

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

News | Senin, 14 September 2026 | 17:57 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan

Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 17:51 WIB

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

News | Senin, 14 September 2026 | 17:49 WIB

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 17:45 WIB

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

×