Ribuan Buruh Panas-panasan Demo, Anggota DPR Malah WFH

Yazir F, Tiara Rosana

Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:55 WIB
Ribuan Buruh Panas-panasan Demo, Anggota DPR Malah WFH
Buruh melakukan unjuk rasa di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym]
Kesimpulan
  • Ribuan buruh gelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR hari ini
  • Anggota DPR diperintahkan kerja dari rumah atau WFH
  • Aturan WFH dibuat untuk menghindari kemacetan lalu lintas akibat demo

Suara.com - Ribuan buruh menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta pada hari ini, Kamis, 28 Agustus 2025.

Mereka datang dengan teriakan lantang, menuntut kenaikan upah hingga pencabutan sejumlah aturan yang dianggap merugikan pekerja.

Namun, di tengah panas terik dan keringat massa aksi, gedung parlemen justru terlihat lengang.

Bukan tanpa alasan, DPR lewat Sekretariat Jenderalnya resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 14/SE-SEKJEN/2025 yang memerintahkan pegawainya bekerja dari rumah alias work from home (WFH).

"Sehubungan dengan adanya informasi mengenai aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI pada Kamis, 28 Agustus 2025, yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, keterbatasan akses menuju kawasan perkantoran, serta potensi gangguan terhadap kelancaran aktivitas kedinasan," tulis surat edaran yang ditandatangani Sekjen DPR, Indra Iskandar.

Ribuan buruh yang tergabung dalam aliansi Hostum (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah) kembali turun ke jalan, menggeruduk Gedung DPR/MPR RI. (Suara.com/ Nur Saylil Inayah)
Ribuan buruh yang tergabung dalam aliansi Hostum (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah) kembali turun ke jalan, menggeruduk Gedung DPR/MPR RI. (Suara.com/ Nur Saylil Inayah)

Langkah ini diambil, menurut DPR, demi menjaga produktivitas dan kelancaran kerja pegawai.

Bahkan, bagi mereka yang kedapatan melanggar aturan WFH-WFO ini, ancaman sanksi menanti berupa pemotongan tunjangan kinerja hingga hukuman disiplin sesuai regulasi yang berlaku.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga membenarkan kebijakan tersebut

Kebijakan ini sontak jadi sorotan. Kontras sekali dengan realita, yakni ribuan buruh harus turun ke jalan, menghadapi terik, kemacetan, dan risiko keamanan, sementara para pegawai dewan yang didemo justru bekerja dari rumah dengan dalih antisipasi keramaian.

baca juga

Aksi hari ini sendiri diikuti berbagai serikat buruh dari sejumlah daerah. Mereka menolak kebijakan yang dianggap makin memberatkan pekerja, termasuk isu upah minimum dan regulasi ketenagakerjaan.

Warganet ngamuk disebut tolol oleh Ahmad Sahroni. [instagram]
 Ahmad Sahroni. [instagram]

Jalanan sekitar Senayan pun sempat lumpuh karena dipadati lautan massa dan kendaraan tak bisa bergerak.

Situasi ini menimbulkan reaksi publik di media sosial. Tak sedikit yang menyindir kebijakan WFH DPR sebagai bentuk "menghindar" dari aspirasi rakyat.

Kritik makin tajam karena di saat rakyat kecil menuntut keadilan di depan pagar Senayan, orang-orang yang duduk di dalamnya justru memilih bekerja di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tawarkan Beasiswa S2 untuk Warga Rempang, Menteri Transmigrasi: Jangan Cuma Mau Jadi Buruh!

Tawarkan Beasiswa S2 untuk Warga Rempang, Menteri Transmigrasi: Jangan Cuma Mau Jadi Buruh!

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:05 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Siapa yang Diuntungkan?

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Beredar Surat Usul Pemakzulan Wapres Gibran, NasDem Membantah

Beredar Surat Usul Pemakzulan Wapres Gibran, NasDem Membantah

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:08 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Cadangan Pesangon di UU Ketenagakerjaan Bikin Buruh Cemas, Penasihat Prabowo: Belum Jelas!

Cadangan Pesangon di UU Ketenagakerjaan Bikin Buruh Cemas, Penasihat Prabowo: Belum Jelas!

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:31 WIB

KSPI Terima UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Wanti-wanti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

KSPI Terima UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Wanti-wanti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:21 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Manfaatnya Harus Dirasakan Pekerja

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Manfaatnya Harus Dirasakan Pekerja

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Pengurus BEM UI Dianiaya di Tebet, Ahmad Sahroni Minta Polisi Buka Aktor Intelektual ke Publik

Pengurus BEM UI Dianiaya di Tebet, Ahmad Sahroni Minta Polisi Buka Aktor Intelektual ke Publik

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Ketentuaan Magang 6 Bulan Bisa Jadi Celah Perusahaan Hindari Pekerja Outsourcing

Ketentuaan Magang 6 Bulan Bisa Jadi Celah Perusahaan Hindari Pekerja Outsourcing

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Karhutla Makin Parah, Indonesia Digunjing Media Asing

Karhutla Makin Parah, Indonesia Digunjing Media Asing

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:16 WIB

7 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Lebar, Empuk dan Melar Anti Kesempitan

7 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Lebar, Empuk dan Melar Anti Kesempitan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.880, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Pendorong

Rupiah Menguat ke Rp17.880, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Pramono Murka Petugas Satpol PP Diserang di Kebayoran Baru: Jangan Kalah sama Preman!

Pramono Murka Petugas Satpol PP Diserang di Kebayoran Baru: Jangan Kalah sama Preman!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Komjen Herry Akhiri Green Policing, Irjen Arman Sebut Program Pendahulu Jadi Fondasi

Komjen Herry Akhiri Green Policing, Irjen Arman Sebut Program Pendahulu Jadi Fondasi

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Konten Kreator Malaysia Mendesak Prabowo Lebih Niat Atasi Kebakaran Hutan: di Sini Saya Sakit

Konten Kreator Malaysia Mendesak Prabowo Lebih Niat Atasi Kebakaran Hutan: di Sini Saya Sakit

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk

Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Jebakan Phubbing: Ketika Layar HP Mengikis Kehangatan Hubungan Nyata

Jebakan Phubbing: Ketika Layar HP Mengikis Kehangatan Hubungan Nyata

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 2 Mahasiswa Kasus Perundungan, Salah Satunya Terancam DO

Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 2 Mahasiswa Kasus Perundungan, Salah Satunya Terancam DO

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:57 WIB

×