Identitas Penjarah Rumah Sahroni hingga Sri Mulyani Sudah di Tangan Polisi, Tinggal Cari dan Ciduk

Bangun Santoso

Senin, 01 September 2025 | 15:26 WIB
Identitas Penjarah Rumah Sahroni hingga Sri Mulyani Sudah di Tangan Polisi, Tinggal Cari dan Ciduk
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. (Antara)
Baca 10 detik
  • Pelaku Utama Teridentifikasi
  • Operasi Penangkapan Massal
  • Perintah Tegas dari Presiden

Suara.com - Pengusutan serangkaian aksi anarkis di Ibu Kota terus didalami. Polda Metro Jaya mengumumkan telah berhasil mengantongi identitas para pelaku utama di balik perusakan dan penjarahan brutal yang menyasar kediaman sejumlah tokoh publik, mulai dari anggota DPR Ahmad Sahroni hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Gelombang amuk massa yang terjadi beberapa waktu lalu memang menyisakan luka mendalam. Rumah sejumlah anggota DPR RI yang juga dikenal sebagai selebriti, seperti Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, dan Nafa Urbach, menjadi sasaran perusakan dan penjarahan.

Aksi ini dipicu oleh perkataan mereka di media yang dinilai telah menyakiti hati masyarakat.

Tidak hanya berhenti di kalangan legislator, kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro Sektor III, Tangerang Selatan, juga tak luput dari serangan. Rumahnya dirusak dan harta bendanya dijarah oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

Menanggapi hal ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberikan sinyal tegas bahwa hari-hari para pelaku untuk bebas berkeliaran akan segera berakhir. Ia memastikan timnya sudah siap melakukan penangkapan.

"Tinggal tunggu saja kita akan melakukan upaya tindakan tegas, penangkapan, mohon doanya semuanya bisa berjalan baik," kata Irjen Asep di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip, Senin, (1/9/2025).

Hingga kini, sebagai bukti keseriusan aparat, Polda Metro Jaya telah mengamankan total 1.240 orang yang diduga kuat terlibat dalam berbagai aksi perusakan selama unjuk rasa dalam beberapa hari terakhir di wilayah Jakarta.

Irjen Asep Edi Suheri mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan bahwa mayoritas dari mereka yang ditangkap bukanlah warga Jakarta. Mereka datang dari berbagai daerah penyangga seperti Banten dan Jawa Barat, bahkan dari wilayah lain di Pulau Jawa.

"Polda Metro Jaya dari mulai awal kejadian sampai saat ini sudah menangkap sekitar 1.240 ya yang mana mereka berasal dari wilayah luar Jakarta, ada yang dari Jawa Barat ada yang dari Jawa, dari Banten," ungkap Asep.

baca juga

Menurut Asep, massa aksi yang turun ke jalan dalam sepekan terakhir terdiri dari berbagai elemen, mulai dari kelompok pelajar, mahasiswa, guru, hingga masyarakat umum yang hanya terbawa suasana dan ikut-ikutan.

Meski demikian, Asep memastikan bahwa saat ini kondisi Jakarta secara umum sudah kembali kondusif. Patroli skala besar yang melibatkan TNI-Polri terus digalakkan untuk menjamin keamanan dan mencegah insiden serupa terulang.

Ia menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan implementasi dari perintah langsung Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

"Namun bagi yang menyampaikan pendapat secara damai itu adalah tidak bermasalah tidak masalah mudah-mudahan ke depan kota Jakarta akan semakin aman, damai," pungkasnya.

Dukungan penuh juga datang dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi. Ia menyatakan bahwa TNI dan Polri solid dan tidak akan pernah ragu untuk menindak siapa pun yang melakukan tindakan anarkis berkedok penyampaian aspirasi.

"Kalau menyampaikan pendapat, saran dan itu tentu akan sesuai dengan konstitusi, namun ketika melakukan tindakan anarkis itu akan kita tindak tegas bersama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jam Tangan Rp11,7 M Ahmad Sahroni Dikembalikan, Ibu Penjarah: Saya Juga Bingung Cara Pakainya

Jam Tangan Rp11,7 M Ahmad Sahroni Dikembalikan, Ibu Penjarah: Saya Juga Bingung Cara Pakainya

News | Senin, 01 September 2025 | 15:17 WIB

Ramai 'Day 1 Iron Man Hidup Miskin', Faktanya Bukan Hasil Jarahan Rumah Ahmad Sahroni

Ramai 'Day 1 Iron Man Hidup Miskin', Faktanya Bukan Hasil Jarahan Rumah Ahmad Sahroni

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 15:17 WIB

Remaja Kembalikan Jam Tangan Richard Mille Rp 11 Miliar Milik Ahmad Sahroni, Ortu: Bukan Hak Kita

Remaja Kembalikan Jam Tangan Richard Mille Rp 11 Miliar Milik Ahmad Sahroni, Ortu: Bukan Hak Kita

News | Senin, 01 September 2025 | 14:35 WIB

Pria Kembalikan Barang ke Rumah Sri Mulyani, Malah Diperiksa Aparat, Terekam CCTV Angkut Panci

Pria Kembalikan Barang ke Rumah Sri Mulyani, Malah Diperiksa Aparat, Terekam CCTV Angkut Panci

News | Senin, 01 September 2025 | 14:31 WIB

Gak Nyangka! Ini 3 Mobil Murah Ahmad Sahroni di Bawah Rp50 Juta, Ada Mercy Cuma 35 Jutaan

Gak Nyangka! Ini 3 Mobil Murah Ahmad Sahroni di Bawah Rp50 Juta, Ada Mercy Cuma 35 Jutaan

Otomotif | Senin, 01 September 2025 | 14:37 WIB

GEGER! Eks Gelandang Timnas Indonesia Dihujat Buntut Kasus Ahmad Sahroni, Dia Salah Apa?

GEGER! Eks Gelandang Timnas Indonesia Dihujat Buntut Kasus Ahmad Sahroni, Dia Salah Apa?

Bola | Senin, 01 September 2025 | 14:21 WIB

Pengamat: Demo dan Penjarahan Rumah DPR Bukan Ditunggangi, Tapi Puncak Kemarahan Rakyat

Pengamat: Demo dan Penjarahan Rumah DPR Bukan Ditunggangi, Tapi Puncak Kemarahan Rakyat

News | Senin, 01 September 2025 | 14:20 WIB

Terkini

Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda

Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda

Bogor | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:33 WIB

Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad

Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:31 WIB

Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar

Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:30 WIB

Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga

Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga

Sport | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:29 WIB

Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie

Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:23 WIB

Eksklusif: Mutasi Pejabat di Kementerian PU Dipastikan Bukan Rumor

Eksklusif: Mutasi Pejabat di Kementerian PU Dipastikan Bukan Rumor

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:19 WIB

Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar

Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop

Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:17 WIB

Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik

Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:17 WIB

4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli

4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:16 WIB

×