Berapa Gaji Kompol Cosmas? Resmi Dipecat Polri usai Lindas Affan Kurniawan

Ruth Meliana | Suara.com

Rabu, 03 September 2025 | 21:08 WIB
Berapa Gaji Kompol Cosmas? Resmi Dipecat Polri usai Lindas Affan Kurniawan
Kompol Cosmas Kaju Gae menangis di ruang sidang di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/9/2025). [ANTARA/HO-TV Radio Polri/pri]
Baca 10 detik
  • Polri resmi memecat Kompol Cosmas dengan tidak hormat pada Rabu, 3 September 2025.
  • Kompol Cosmas terbukti melakukan pelanggaran berat usai melindas Affan Kurniawan dengan rantis Brimob.
  • Jabatan terakhir Kompol Cosmas adalah Danyon Resimen 4 Korps Brimob Polri.

Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi memecat Kompol Cosmas Kaju Gae pada Rabu, 3 September 2025.

Putusan pemecatan dengan tidak hormat ini diambil Polri setelah Kompol Cosmas melindas driver ojol, Affan Kurniawan, dengan rantis Brimob hingga tewas pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.

Jabatan terakhir Kompol Cosmas adalah Danyon Resimen 4 Korps Brimob Polri. Lantas, berapa gaji Kompol Cosmas sebagai anggota Brimob sebelum dipecat Polri?

Gaji Kompol Cosmas dan Tunjangannya

Gaji pokok seorang Danyon Brimob dengan pangkat Komisaris Polisi (Kompol) seperti Kompol Cosmas berkisar antara Rp3.240.200 hingga Rp5.324.600 per bulan.

Jumlah gaji tersebut tergantung masa kerja golongan (MKG). Angka ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2024 tentang gaji pokok anggota Polri.

Selain gaji pokok, Kompol Cosmas juga berhak tunjangan kinerja (tukin) yang signifikan untuk posisi struktural seperti Danyon.

Nominal tukin Kompol Cosmas sekitar Rp4.551.000 per bulan. Nominal tersebut memang untuk kelas jabatan 10, yang umum untuk pangkat Kompol.

Selain tukin, Kompol Cosmas juga mendapatkan beragam tunjangan. Berikut tunjangan lain yang mungkin diterimanya:

  1. Tunjangan suami/istri: 10 persen dari gaji pokok.
  2. Tunjangan anak: 2 persen dari gaji pokok per anak (maksimal 2 anak).
  3. Tunjangan beras: sekitar Rp72.000 per jiwa (untuk pegawai dan keluarga).
  4. Uang lauk pauk (ULP): sekitar Rp150.000–Rp200.000 per bulan.

Tunjangan khusus: bisa ada tambahan untuk unit Brimob karena risiko tugas seperti operasi atau daerah rawan, tapi nilainya variatif dan tidak tetap.

Dengan demikian, total penghasilan bulanan seorang Danyon Brimob seperti Kompol Cosmas bisa mencapai Rp8–11 juta per bulan atau lebih.

Semuanya tergantung masa kerja, tunjangan tambahan, dan lokasi penugasan. Jumlah gaji dan tunjangan di atas juga belum termasuk bonus, THR, atau gaji ke-13.

Kini, Kompol Cosmas harus merelakan gaji dan tunjangan bulanannya setelah dipecat Polri dengan tidak hormat. Ia terbukti melakukan pelanggaran berat di kasus kematian Affan Kurniawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kompol Kosmas, Perwira dalam Rantis yang Lindas Ojol, Menangis saat Dipecat dari Kepolisian

Kompol Kosmas, Perwira dalam Rantis yang Lindas Ojol, Menangis saat Dipecat dari Kepolisian

News | Rabu, 03 September 2025 | 20:37 WIB

Akhirnya DPR Bertemu Mahasiswa, Bahas Kenaikan Tunjangan dan Investigasi Kerusuhan

Akhirnya DPR Bertemu Mahasiswa, Bahas Kenaikan Tunjangan dan Investigasi Kerusuhan

Foto | Rabu, 03 September 2025 | 19:51 WIB

Sidang Etik Brimob: Akankah Kematian Affan Kurniawan Dilindas Rantis Berujung Pidana?

Sidang Etik Brimob: Akankah Kematian Affan Kurniawan Dilindas Rantis Berujung Pidana?

Your Say | Rabu, 03 September 2025 | 16:36 WIB

Terkini

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB