Guru Besar Bongkar Akar Masalah Indonesia: Bukan DPR, Tapi Partai Politik

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 04 September 2025 | 21:11 WIB
Guru Besar Bongkar Akar Masalah Indonesia: Bukan DPR, Tapi Partai Politik
Anggota DPR, Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach, Uya Kuya. [Suara.com]

Suara.com - Keputusan sejumlah partai politik untuk menonaktifkan anggotanya dari kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI belakangan ini menuai sorotan tajam.

Setelah Partai Amanat Nasional (PAN) mencopot Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Surya Utama (Uya Kuya), Partai NasDem juga mengambil langkah serupa dengan menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari periode 2024–2029.

Efektif mulai 1 September 2025, langkah ini diklaim sebagai respons atas pernyataan mereka yang dianggap melukai perasaan rakyat, terutama terkait isu kenaikan tunjangan anggota DPR.

Namun, di tengah gema langkah "tegas" ini, muncul suara kritis yang mempertanyakan efektivitasnya sebagai solusi substantif.

Prof. Musni Umar, Guru Besar Asia University, Malaysia, dalam seri dialog Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), menegaskan bahwa pemecatan anggota DPR bukanlah solusi sejati.

Ia menyuarakan keprihatinan mendalam atas kondisi bangsa, namun melihat masalah ini sebagai manifestasi dari kegagalan sistemik yang telah berlangsung lama.

“Kita tentu sebagai bangsa sangat prihatin dengan kondisi kita. Tapi sebenarnya kita sudah lama tahu akan terjadi hal – hal diluar yang kita inginkan,” ujar Musni, dikutip dari youtube Hersubeno, Kamis (4/9/25).

Ia menambahkan, “Kenapa? Karena kita tahu, pemerintah kita itu 10 tahun yang lalu sampai sekarang tidak mengatasi, tidak memecahkan akar masalah.”

Menurut Musni, akar permasalahan yang tak kunjung teratasi di Indonesia adalah kemiskinan.

baca juga

Ia mengkritik data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut jumlah orang miskin tinggal 23 juta jiwa.

“Apa sebenarnya akar masalahnya? Ya kemiskinan. BPS kan mengatakan Kemiskinan tinggal 23 juta. Tapi dengan garis kemiskinan yang begitu rendah,” ucapnya.

Musni berargumen bahwa dengan perhitungan yang lebih realistis, “Jumlah orang miskin itu 194,7 juta orang. Jadi ini realitas Indonesia,” imbuhnya.

Melihat skala masalah kemiskinan yang masif, Musni menilai bahwa upaya memberhentikan anggota DPR seperti Uya Kuya, Eko Patrio, hingga Ahmad Sahroni sama sekali tidak relevan.

“Jadi nggak ada gunanya anda pecat yang Namanya Uya Kuya, Sahroni, dkk, itu tidak menyelesaikan masalah,” sebutnya.

Ia menegaskan bahwa inti masalah di Indonesia bukanlah DPR sebagai institusi, melainkan Partai Politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar Musni Sebut Tak Ada Gunanya Pecat Uya Kuya, Sahroni Hingga Nafa Urbach

Guru Besar Musni Sebut Tak Ada Gunanya Pecat Uya Kuya, Sahroni Hingga Nafa Urbach

News | Kamis, 04 September 2025 | 20:04 WIB

Dicecar Soal Gaji Magang di DPR, Mayang Teriak Disudutkan Host Pagi Pagi Ambyar

Dicecar Soal Gaji Magang di DPR, Mayang Teriak Disudutkan Host Pagi Pagi Ambyar

Entertainment | Kamis, 04 September 2025 | 19:50 WIB

Pimpinan DPR Setuju Setop Gaji dan Tunjangan Anggota Dewan Nonaktif

Pimpinan DPR Setuju Setop Gaji dan Tunjangan Anggota Dewan Nonaktif

News | Kamis, 04 September 2025 | 19:16 WIB

Terkini

Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda

Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:39 WIB

Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier Talenta Muda

Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier Talenta Muda

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Sempat Vakum Setahun, Ravi Andika Kembali dengan Bulan Biru yang Bikin Mewek

Sempat Vakum Setahun, Ravi Andika Kembali dengan Bulan Biru yang Bikin Mewek

Entertainment | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Klub Belgia: Reno Munz Berhak Bela Timnas Indonesia

Klub Belgia: Reno Munz Berhak Bela Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:32 WIB

Lewat Tembang Pangkur, Warga Pracimantoro Merawat Perjuangan Lawan Tambang

Lewat Tembang Pangkur, Warga Pracimantoro Merawat Perjuangan Lawan Tambang

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Selundupkan 54 Ton Batu Tembaga dan 320 Kg Sisik Trenggiling, 7 Orang Jadi Tersangka

Selundupkan 54 Ton Batu Tembaga dan 320 Kg Sisik Trenggiling, 7 Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Diskusi Film Karst: Petani Pracimantoro Soroti Ancaman Tambang Semen

Diskusi Film Karst: Petani Pracimantoro Soroti Ancaman Tambang Semen

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:27 WIB

AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor

AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Timnas Indonesia Kedatangan Pemain Baru Naturalisasi, Eks Anak Asuh Xabi Alonso?

Timnas Indonesia Kedatangan Pemain Baru Naturalisasi, Eks Anak Asuh Xabi Alonso?

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:21 WIB

BBM Subsidi Dijual Lagi, LPG 3 Kg Dipindah ke Tabung 12 Kg, Dua Orang Jadi Tersangka

BBM Subsidi Dijual Lagi, LPG 3 Kg Dipindah ke Tabung 12 Kg, Dua Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:16 WIB

×