Rp5.700 Bawa Pulang Kemeja Sutra, KPK Lelang 83 Paket Harta Koruptor, Ada Tanah Rp60 Miliar Juga

Bangun Santoso

Rabu, 17 September 2025 | 11:31 WIB
Rp5.700 Bawa Pulang Kemeja Sutra, KPK Lelang 83 Paket Harta Koruptor, Ada Tanah Rp60 Miliar Juga
Ilustrasi KPK
Baca 10 detik
  • KPK melelang 83 paket barang rampasan dari 27 kasus korupsi
  • Harga barang yang ditawarkan sangat bervariasi, mulai dari yang termurah
  • Lelang dilakukan secara online melalui situs lelang.go.id

Suara.com - Kesempatan langka bagi para pemburu barang murah kembali dibuka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengumumkan gelaran lelang besar-besaran untuk barang-barang hasil rampasan dari para koruptor.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 83 paket barang akan dilepas ke publik dengan harga yang sangat menggiurkan, bahkan ada yang dimulai dari harga setara semangkuk bakso.

Lelang ini dipastikan akan menarik perhatian luas, karena ragam barang yang ditawarkan sangat bervariasi, mulai dari barang fashion mewah hingga aset properti bernilai miliaran rupiah.

Ini adalah bukti nyata bahwa KPK tidak hanya memenjarakan pelaku, tetapi juga merampas kembali aset negara yang telah dicuri.

“Barang yang dilelang ini terbagi dalam dua kategori, yakni 42 lot (paket) barang tidak bergerak meliputi tanah, bangunan, dan apartemen, serta 41 lot barang bergerak,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya dikutip, Rabu (17/9/2025).

Dari Kemeja Sutra Rp5.700 hingga Tanah Rp60,7 Miliar

Di antara puluhan barang bergerak yang ditawarkan, terdapat kendaraan, tas bermerek, baju, perhiasan, robot, hingga berbagai alat elektronik. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah harga pembuka yang sangat rendah untuk salah satu item fashion.

“Termurah dimulai dari harga limit Rp5.700 untuk satu kemeja sutra lengan panjang,” ujar Budi.

Harga yang sangat terjangkau ini membuka peluang bagi siapa saja untuk memiliki barang sitaan koruptor tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

baca juga

Di sisi lain, bagi para investor atau pemburu aset kakap, KPK juga menyediakan "menu" utama yang tak kalah menarik. Aset paling mahal dalam lelang kali ini adalah sebidang tanah beserta bangunan di atasnya.

Aset properti yang berlokasi di Kabupaten Bogor itu memiliki luas total 13.065 meter persegi. Tak main-main, KPK membuka harga limit untuk aset ini di angka Rp60,7 miliar.

Budi Prasetyo menjelaskan bahwa seluruh barang yang dilelang ini berasal dari penanganan 27 kasus korupsi berbeda yang telah berhasil diungkap oleh KPK.

Proses lelang ini memiliki landasan hukum yang kuat, karena dilakukan atas perintah pengadilan yang putusannya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Bagi masyarakat yang tertarik untuk ikut serta, seluruh proses lelang akan digelar secara transparan dan daring melalui situs resmi pemerintah di lelang.go.id.

Seluruh uang yang terkumpul dari hasil penjualan barang-barang ini akan langsung disetorkan ke kas negara untuk memulihkan kerugian yang ditimbulkan oleh para koruptor.

“KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya soal memberi efek jera dengan hukuman badan semata, tetapi juga memastikan negara memperoleh kembali kerugian keuangan yang telah hilang,” tutur Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ustaz Khalid Basalamah Terseret Korupsi Kuota Haji: Uang yang Dikembalikan Sitaan atau Sukarela?

Ustaz Khalid Basalamah Terseret Korupsi Kuota Haji: Uang yang Dikembalikan Sitaan atau Sukarela?

Your Say | Rabu, 17 September 2025 | 07:43 WIB

KPK Beberkan Peran Rudy Tanoesoedibjo di Dugaan Korupsi Bansos, Kuasa Hukum Justru Bersikap Begini!

KPK Beberkan Peran Rudy Tanoesoedibjo di Dugaan Korupsi Bansos, Kuasa Hukum Justru Bersikap Begini!

News | Rabu, 17 September 2025 | 06:56 WIB

Korupsi Bansos Beras: Kubu Rudy Tanoesoedibjo Klaim Sebagai Transporter, KPK Beberkan Bukti Baru

Korupsi Bansos Beras: Kubu Rudy Tanoesoedibjo Klaim Sebagai Transporter, KPK Beberkan Bukti Baru

News | Selasa, 16 September 2025 | 22:34 WIB

KPK Dinilai 'Main Satu Arah', Tim Hukum Rudy Tanoe Tuntut Pembatalan Status Tersangka

KPK Dinilai 'Main Satu Arah', Tim Hukum Rudy Tanoe Tuntut Pembatalan Status Tersangka

News | Selasa, 16 September 2025 | 20:55 WIB

Uang Pengembalian Khalid Basalamah Berubah Jadi Sitaan Korupsi Kuota Haji? KPK: Nanti Kami Jelaskan

Uang Pengembalian Khalid Basalamah Berubah Jadi Sitaan Korupsi Kuota Haji? KPK: Nanti Kami Jelaskan

News | Selasa, 16 September 2025 | 19:40 WIB

Ironi Ceramah Ustaz Khalid Basalamah: Keras Larang Haji Ilegal, Kini Pakai Kuota Bermasalah

Ironi Ceramah Ustaz Khalid Basalamah: Keras Larang Haji Ilegal, Kini Pakai Kuota Bermasalah

News | Selasa, 16 September 2025 | 17:45 WIB

Kasus Haji Segera Ada Tersangka, Bagaimana Nasib Ustaz Khalid Basalamah usai Kembalikan Uang ke KPK?

Kasus Haji Segera Ada Tersangka, Bagaimana Nasib Ustaz Khalid Basalamah usai Kembalikan Uang ke KPK?

News | Selasa, 16 September 2025 | 17:29 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×