Harta Wahyudin Moridu Minus Rp 2 Juta, KPK Ingatkan Pejabat Jujur LHKPN

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 23 September 2025 | 08:25 WIB
Harta Wahyudin Moridu Minus Rp 2 Juta, KPK Ingatkan Pejabat Jujur LHKPN
Wahyudin Moridu (Instagram/@wahyumoridu)
baca 10 detik
  • KPK mengingatkan pejabat untuk melaporkan LHKPN secara jujur, lengkap, dan tepat waktu.
  • Harta Wali Kota Prabumulih Arlan tercatat Rp17 miliar, sementara harta Wahyudin Moridu minus Rp2 juta.
  • Masyarakat bisa ikut mengawasi melalui akses informasi LHKPN yang terbuka di KPK.

Suara.com - Kasus harta kekayaan pejabat kembali jadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan para penyelenggara negara untuk melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) secara jujur, lengkap, dan tepat waktu. Peringatan ini muncul setelah laporan harta kekayaan dua pejabat daerah viral di media sosial, termasuk Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu yang tercatat memiliki harta minus Rp2 juta dan Wali Kota Prabumulih Arlan dengan harta mencapai Rp17 miliar.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pelaporan LHKPN bukan sekadar formalitas, melainkan salah satu instrumen penting dalam pencegahan korupsi.

“Kami mengimbau para penyelenggara negara atau pejabat publik lainnya untuk melaporkan LHKPN dengan jujur, lengkap, dan benar,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Budi juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat mengakses informasi LHKPN secara terbuka. Transparansi ini diharapkan mendorong para pejabat agar tidak menutupi aset yang mereka miliki.

“Dengan transparansi ini tentu KPK mendorong agar setiap penyelenggara negara melaporkan LHKPN secara benar dan jangan ada yang ditutupi,” tambahnya.

KPK juga meminta setiap satuan pengawas internal di kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah untuk terus memantau kepatuhan pelaporan LHKPN di institusi masing-masing.

Langkah ini diharapkan menjaga integritas pejabat publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Berdasarkan data LHKPN, Arlan melaporkan kepemilikan 18 bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp5,87 miliar, 8 mobil, 3 motor, dan 1 buldoser senilai Rp4,92 miliar, serta kas Rp8 miliar. Setelah dikurangi utang Rp2 miliar, total kekayaan Arlan tercatat Rp17 miliar.

Sebaliknya, laporan LHKPN Wahyudin Moridu untuk periode 2024 menunjukkan total harta senilai Rp198 juta, namun ia memiliki utang Rp200 juta. Hal ini membuat total kekayaan Wahyudin berada di posisi minus Rp2 juta, yang kemudian ramai dibahas publik.

baca juga

KPK berharap dengan keterbukaan LHKPN, pejabat publik bisa lebih termotivasi untuk menjaga integritas dan memberikan contoh baik kepada masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Bupati Jember Adukan Bupati ke KPK Terkait Masalah Tata Kelola Pemerintahan

Wakil Bupati Jember Adukan Bupati ke KPK Terkait Masalah Tata Kelola Pemerintahan

News | Senin, 22 September 2025 | 21:47 WIB

Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bupati Pati Atur Lelang dan Dapat Fee Proyek?

Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bupati Pati Atur Lelang dan Dapat Fee Proyek?

News | Senin, 22 September 2025 | 19:11 WIB

Viral Canda 'Rampok Uang Negara', Anggota DPRD Gorontalo Dipanggil KPK soal Harta Minus Rp 2 Juta

Viral Canda 'Rampok Uang Negara', Anggota DPRD Gorontalo Dipanggil KPK soal Harta Minus Rp 2 Juta

News | Senin, 22 September 2025 | 19:10 WIB

Terkini

Bayi Demam 38 Derajat, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Bayi Demam 38 Derajat, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Langganan Instagram Eksklusif Syifa Hadju Bayar Berapa? Isi Kontennya Jadi Sorotan

Langganan Instagram Eksklusif Syifa Hadju Bayar Berapa? Isi Kontennya Jadi Sorotan

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Call of Duty: Modern Warfare 4 Siapkan DMZ yang Jauh Lebih Ambisius

Call of Duty: Modern Warfare 4 Siapkan DMZ yang Jauh Lebih Ambisius

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Berapa Harga Sepeda Genio? Ini 3 Pilihan Terbaik Paling Murah

Berapa Harga Sepeda Genio? Ini 3 Pilihan Terbaik Paling Murah

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Cara Membersihkan Kasur dari Noda-Bakteri dengan Bahan Rumahan

Cara Membersihkan Kasur dari Noda-Bakteri dengan Bahan Rumahan

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Sebut Gibran Bakal Perlihatkan Ijazah Setara SMA, Projo: Pasti, Semuanya Harus Terbuka

Sebut Gibran Bakal Perlihatkan Ijazah Setara SMA, Projo: Pasti, Semuanya Harus Terbuka

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Ekspor Tenun Ikat RI Melonjak 150%, Regenerasi Perajin Jadi Tantangan

Ekspor Tenun Ikat RI Melonjak 150%, Regenerasi Perajin Jadi Tantangan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama

Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Uang Melayang Setengah Miliar Lebih, Janji Lulus Kedokteran Unhas Ternyata Cuma Tipu-tipu

Uang Melayang Setengah Miliar Lebih, Janji Lulus Kedokteran Unhas Ternyata Cuma Tipu-tipu

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Jepang Stop Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan: Katanya Indonesia Bisa Tangani Sendiri

Jepang Stop Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan: Katanya Indonesia Bisa Tangani Sendiri

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×