Bukan Langsung Pilih, Ini 4 Tahap Rapat yang Harus Dilewati Calon Ketum PPP di Muktamar X

Chandra Iswinarno | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Sabtu, 27 September 2025 | 17:00 WIB
Bukan Langsung Pilih, Ini 4 Tahap Rapat yang Harus Dilewati Calon Ketum PPP di Muktamar X
Sekjen PPP M Arwani Thomafi membeberkan mekanisme pemilihan ketua umum partai berlambang kakbah tersebut dalam Muktamar X yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025). [Suara.com/Dea]
  • Muktamar X PPP akan memilih ketua umum baru.

  • Pemilihan dilakukan setelah empat rapat paripurna, termasuk LPJ.

  • Nama kandidat final baru akan muncul di forum pemilihan.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mohamad Arwani Thomafi membeberkan game plan atau mekanisme pemilihan Ketua Umum PPP periode 2025-2030.

Ia mengemukakan bahwa prosesnya tidak instan, melainkan melalui serangkaian rapat paripurna yang ketat.

"Rapat dimulai dari paripurna pertama nanti jadwal Muktamar. Lalu paripurna kedua nanti membahas tentang tata tertib Muktamar,” kata Arwani di Ancol, Jakarta Pusat, Sabtu (27/9/2025).

Setelah tata tertib disepakati, agenda krusial berikutnya adalah laporan pertanggungjawaban dari pengurus saat ini.

"Dilanjutkan rapat paripurna berikutnya adalah laporan pertanggungjawaban pengurus DPP 2020-2025," tambah dia.

Baru setelah seluruh tahapan tersebut dilalui, muktamar akan memasuki agenda puncak.

"Lalu nanti ada rapat paripurna selanjutnya terkait dengan pemilihan,” jelas Arwani.

Mengenai nama-nama yang beredar di bursa calon, Arwani mengaku belum bisa memberi kepastian.

Menurutnya, kandidat yang sesungguhnya baru akan terlihat saat proses pencalonan di forum pemilihan.

“Memang mekanismenya di forum pemilihan nanti yang benar-benar menjadi kandidat ya nanti akan disebut-sebut oleh peserta Muktamar. Apapun hasilnya, kita kembalikan kepada Muktamirin,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, PPP akan menggelar Muktamar X pada 27-29 September 2025 di Jakarta.

Dalam acara penutupan forum tertinggi partai tersebut, PPP berencana mengundang Presiden Prabowo Subianto serta sejumlah ketua umum partai politik lain.

Undangan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan bagi ketua umum PPP yang baru terpilih.

Politisi PPP Usman M Tokan, mengungkapkan bahwa pembukaan Muktamar X akan berlangsung secara internal dan sederhana di Hotel Mercure Jakarta, tanpa publikasi besar-besaran.

Langkah ini diambil untuk menjaga suasana damai dan sejuk, mengingat kondisi kebangsaan saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPP Sulteng Kompak Dukung Agus Suparmanto Jadi Caketum di Muktamar 2025

PPP Sulteng Kompak Dukung Agus Suparmanto Jadi Caketum di Muktamar 2025

News | Jum'at, 26 September 2025 | 11:34 WIB

PPP Panas Jelang Muktamar, Tiga Kandidat Ketum Bersaing Ketat: Ini Nama-Namanya!

PPP Panas Jelang Muktamar, Tiga Kandidat Ketum Bersaing Ketat: Ini Nama-Namanya!

News | Kamis, 25 September 2025 | 19:13 WIB

PPP Siap Gelar Muktamar X: Presiden dan Ketum Partai Lain Diundang Sambut Ketua Umum Baru

PPP Siap Gelar Muktamar X: Presiden dan Ketum Partai Lain Diundang Sambut Ketua Umum Baru

News | Kamis, 25 September 2025 | 17:56 WIB

Terkini

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:57 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:47 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:37 WIB

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:27 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:22 WIB

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:17 WIB