Kontras Sebut Ada 4 Tuntutan Besar dalam Peringatan 1 Bulan Tewasnya Affan Kurniawan

Vania Rossa | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2025 | 12:35 WIB
Kontras Sebut Ada 4 Tuntutan Besar dalam Peringatan 1 Bulan Tewasnya Affan Kurniawan
Koordinator Kontras, Dimas Arya Bagus Saputra. (Suara.com/Bagaskara)
  • Kontras menyuarakan empat tuntutan dalam aksi peringatan satu bulan wafatnya Affan Kurniawan, termasuk mengusut pelaku pembunuhan 10 warga saat demo Agustus.

  • Mereka juga mendesak pembebasan tahanan politik serta meminta kepolisian memberikan informasi terkait peserta aksi yang masih hilang.

  • Selain itu, Kontras menyoroti perlunya pembenahan kebijakan publik yang dinilai belum berpihak pada masyarakat, khususnya soal ketimpangan ekonomi.

Suara.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (Kontras) mengatakan, ada 4 tuntutan yang disuarakan dalam aksi peringatan satu bulan Affan Kurniawan.

Koordinator Kontras, Dimas Arya Bagus Saputra mengatakan, salah satu tuntutan yang mereka suarakan yakni segera tangkap dan adili pelaku pembunuhan terhadap 10 orang masyarakat sipil yang tewas dalam aksi demonstrasi bulan Agustus lalu.

“Hukum pelaku pembunuhan Afan dan juga sejumlah polisi-polisi yang terlibat dalam pembunuhan terhadap 10 orang yang meninggal ketika demonstrasi besar di Agustus Kelabu kemarin, tanggal 25 sampai 31,” kata Dimas, di Benhil, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Tak hanya pelaku pelaku pembunuhan, lanjut Dimas, para aktor intelektual dalam aksi penjarahan dan kerusuhan juga harus segera ditangkap. Lantaran sejak awal aksi tersebut merupakan aksi damai.

“Massa aksi yang melakukan demonstrasi adalah massa aksi damai, massa aksi yang tidak punya intensi apapun untuk merusak fasilitas umum fasilitas pemerintahan jadi kepolisian wajib menyingkap fakta-fakta dibalik kemudian perusuhan atau penunggangan aksi-aksi damai,” jelas Dimas.

Kemudian, lanjut Dimas, tuntutan dalam aksi peringatan tewasnya Affan Kurniawan ini sekaligus momentum meminta agar pihak kepolisian membebaskan semua tahanan dalam aksi kemarin.

Ia menilai, mereka yang ditangkap petugas merupakan tahanan politik. Seharusnya aparat tidak bisa menjerat para peserta aksi sebagai tersangka lantaran mereka dilindungi secara konstitusi.

“Menyampaikan pendapat di muka umum itu bukan tindak pidana, jadi mereka adalah tahanan politik karena ada konstruksi politik untuk mempersangkakan mereka,” tegas Dimas.

Sejauh ini, lanjut Dimas, masih banyak juga para peserta aksi yang hilang. Mereka tidak jelas keberadaannya. Salah satu peserta aksi yang belum ditemukan keberadaannya yakni Reno Syahputradewo.

Pihak kepolisian diminta untuk memberikan informasi terkait sejumlah masyarakat yang hilang pasca aksi demonstrasi kemarin.

“Berikan informasi yang clear pada pihak keluarga korban dan terakhir, tuntutan kami semua adalah benahi tindakan dan juga benahi kebijakan-kebijakan publik dari negara yang tidak berpihak pada masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu kebijakan publik yang perlu dibenahi yakni soal ketimpangan ekonomi saat ini. Masih banyak masyarakat saat ini yang kesulitan mendapat pekerjaan secara layak.

“Masih banyak masyarakat yang kesusahan mengakses lapangan pekerjaan masih banyak pajak-pajak yang tinggi di sejumlah daerah,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Peringatan Satu Bulan Kematian Affan Kurniawan dan Korban Tragedi 29 Agustus

Aksi Peringatan Satu Bulan Kematian Affan Kurniawan dan Korban Tragedi 29 Agustus

Foto | Rabu, 01 Oktober 2025 | 07:00 WIB

Satu Bulan Tragedi Affan Kurniawan: Lilin Menyala, Tuntutan Menggema di Benhil!

Satu Bulan Tragedi Affan Kurniawan: Lilin Menyala, Tuntutan Menggema di Benhil!

News | Selasa, 30 September 2025 | 23:15 WIB

KPAI Minta Polri Terapkan Keadilan Restoratif untuk 13 Anak Tersangka Demonstrasi

KPAI Minta Polri Terapkan Keadilan Restoratif untuk 13 Anak Tersangka Demonstrasi

News | Selasa, 30 September 2025 | 22:57 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB