Gus Yasin Buka Kartu: 'Dalang' Islah PPP Ternyata Caleg, Istana Tak Ikut Campur

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 08 Oktober 2025 | 19:29 WIB
Gus Yasin Buka Kartu: 'Dalang' Islah PPP Ternyata Caleg, Istana Tak Ikut Campur
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP, Taj Yasin Maimoen atau akrab disapa Gus Yasin. (Antara)
  • Sekjen PPP Gus Yasin mengungkapkan bahwa sosok kunci di balik islah partai bukanlah dari Istana
  • Islah ditempuh untuk mencegah terulangnya perpecahan seperti pada 2014 dan menyatukan tekad seluruh kader agar PPP bisa kembali lolos ke parlemen
  • Kemenkumham telah resmi mengesahkan SK kepengurusan di bawah pimpinan Ketua Umum Mardiono

Suara.com - Tabir di balik proses islah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sempat memanas akhirnya tersingkap. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP, Taj Yasin Maimoen atau akrab disapa Gus Yasin, membuat pengakuan mengejutkan mengenai sosok kunci yang berhasil mendamaikan dualisme di tubuh partai berlambang Ka'bah tersebut.

Secara tegas, Gus Yasin menepis spekulasi adanya campur tangan pihak eksternal, terutama dari Istana Kepresidenan. Ia mengungkapkan bahwa juru damai yang menyatukan kembali faksi-faksi yang bertikai justru datang dari internal partai, seorang figur yang pernah bertarung memperebutkan kursi legislatif.

"Bukan dari istana, tapi internal partai yang pasti pernah mencalonkan diri anggota legislatif," ungkap Gus Yasin dikutip Selasa (7/10/2025).

Pernyataan ini sekaligus mengakhiri desas-desus yang beredar di kalangan publik dan elite politik mengenai siapa aktor di balik rekonsiliasi PPP. Gus Yasin menjelaskan, langkah islah ini menjadi prioritas utama untuk mencegah terulangnya sejarah kelam konflik internal yang berpotensi membuat partai gagal total dalam kontestasi politik nasional.

Kekhawatiran ini sangat beralasan, mengingat pengalaman pahit pada Pemilu 2014 di mana dualisme kepemimpinan nyaris menenggelamkan partai. Gus Yasin, yang telah lama mendampingi ayahnya, almarhum KH Maimoen Zubair, merasakan betul dampak destruktif dari perpecahan tersebut.

"Lama saya mendampingi Mbah Maimoen di tahun 2014 dan sebelumnya, waktu itu juga sudah mulai ada dualisme. Sehingga kami tidak ingin itu terjadi kembali," katanya.

Dengan tercapainya islah dan disahkannya Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Mardiono, Gus Yasin mengaku lega.

Kini, fokus utama partai adalah menyatukan kembali seluruh visi dan misi untuk satu tujuan besar: mengembalikan PPP ke panggung parlemen di Senayan.

"Satu keinginan pengurus partainya baik di DPP, DPW dan DPC bertekad kembali membangun kekuatan bagi PPP agar lolos ke Senayan," ungkapnya penuh optimisme.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Gus Yasin menyerukan konsolidasi total di semua tingkatan. Ia meminta seluruh struktur partai, mulai dari pusat hingga daerah, untuk merapatkan barisan dan meninggalkan ego sektoral demi kepentingan yang lebih besar.

"Saya berharap kawan-kawan dari DPP, DPW maupun DPC dan kawan-kawan dari anggota DPRD. Baik itu tingkat satu, tingkat dua, kita harus solid bersama-sama dan membangun partai ini," ujarnya.

Meskipun sempat terdengar riak-riak ketidakpuasan dari sebagian kader pasca-islah, Gus Yasin memastikan bahwa kini kondisi internal partai sudah solid dan kondusif. Pendekatan komunikasi yang intensif kepada pengurus wilayah dan cabang menjadi kunci untuk meredam gejolak.

"Insya Allah solid. Setelah kami jelaskan ke DPW dan DPC, alhamdulillah mereka bisa menerima semuanya," katanya.

Di sisi lain, Ketua Umum PPP Mardiono membenarkan bahwa proses rekonsiliasi berjalan lancar setelah pertemuan yang difasilitasi oleh sejumlah tokoh senior partai. Pertemuan tersebut berhasil mempertemukan kubunya dengan kubu Agus Suparmanto yang sebelumnya berseberangan.

“Dua kubu itu antara Gus Taj Yasin, Pak Agus kemudian disepakati untuk dilakukan rekonsiliasi agar tidak terjadi perbedaan sudut pandang," kata Mardiono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri 'Orang Baik' Penengah Konflik PPP, Siapa Sosok di Balik Islah Mardiono-Agus Suparmanto?

Misteri 'Orang Baik' Penengah Konflik PPP, Siapa Sosok di Balik Islah Mardiono-Agus Suparmanto?

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:28 WIB

Terungkap! 'Orang Baik' yang Selamatkan PPP dari Perpecahan: Ini Peran Pentingnya

Terungkap! 'Orang Baik' yang Selamatkan PPP dari Perpecahan: Ini Peran Pentingnya

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 22:07 WIB

Bukan Pesanan Istana! Menteri Hukum Sebut Islah PPP Murni Inisiatif Internal

Bukan Pesanan Istana! Menteri Hukum Sebut Islah PPP Murni Inisiatif Internal

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 20:18 WIB

Islah di Menit Akhir? Mardiono dan Agus Suparmanto Bersatu Pimpin PPP

Islah di Menit Akhir? Mardiono dan Agus Suparmanto Bersatu Pimpin PPP

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 19:15 WIB

Siap Rekonsiliasi dengan Kubu Agus, Mardiono Sebut Akan Difasilitasi 'Orang-orang Baik', Siapa?

Siap Rekonsiliasi dengan Kubu Agus, Mardiono Sebut Akan Difasilitasi 'Orang-orang Baik', Siapa?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 18:05 WIB

SK Baru Menkum, Agus Suparmono jadi Waketum Dampingi Mardiono di Pucuk PPP

SK Baru Menkum, Agus Suparmono jadi Waketum Dampingi Mardiono di Pucuk PPP

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 16:50 WIB

Ketimbang Berpolemik, Kubu Agus Diminta Terima SK Mardiono Ketum PPP: Digugat pun Bakal Sia-sia?

Ketimbang Berpolemik, Kubu Agus Diminta Terima SK Mardiono Ketum PPP: Digugat pun Bakal Sia-sia?

News | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 23:34 WIB

Terkini

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB