Beda Jalan dengan 18 Gubernur, Pramono Anung Beberkan Alasan Tak Protes Anggaran Dipangkas Rp15 T

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 08 Oktober 2025 | 21:28 WIB
Beda Jalan dengan 18 Gubernur, Pramono Anung Beberkan Alasan Tak Protes Anggaran Dipangkas Rp15 T
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Temui Gubernur Pramono Anung di Balai Kota, beberapa waktu lalu. Gubernur Pramono buka alasannya tidak ikut bersama 18 gubernur lainnnya yang memrotes pemotongan anggaran keuangan daerah. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung tidak ikut protes pemotongan anggaran ke Kemenkeu.

  • Ia memilih fokus pada skema pendanaan alternatif dari pihak swasta.

  • Pramono memaklumi sikap para gubernur yang merasa keberatan dengan pemotongan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap keputusannya tidak ikut dalam rombongan 18 gubernur yang mendatangi kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu memrotes pemotongan anggaran.

Alih-alih bergabung, Pramono memilih fokus pada strategi pendanaan alternatif setelah menerima pemangkasan dana transfer ke Jakarta sebesar Rp15 triliun.

Sebelumnya pada Selasa (7/10/2025), belasan gubernur tersebut memang mendatangi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk memprotes pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) dalam APBD 2026.

Uniknya, aksi ini terjadi tepat setelah Purbaya bertemu Pramono di Balai Kota Jakarta dan telah menerima keputusan pemangkasan tersebut.

“Jadi kan kejadiannya setelah Pak Menteri Keuangan. Kalau saya, memang seperti yang saya sampaikan (sebelumnya),” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Fokus Alternative Financing

Pramono memilih memanfaatkan momentum ini untuk menggenjot skema pendanaan alternatif atau alternative financing.

Menurutnya, Pemprov DKI kini akan lebih agresif mengincar peningkatan pendapatan dari pihak swasta untuk menopang pembangunan.

“Saya akan menggunakan kesempatan ini, momentum ini, untuk alternative financing. Itu akan menjadi salah satu kata kunci untuk membangun Jakarta,” lanjutnya.

baca juga

Beberapa instrumen yang akan dioptimalkan antara lain kerja sama program pembangunan, penarikan dana dari Koefisiensi Lantai Bangunan (KLB), hingga skema pendanaan inovatif lainnya yang selama ini belum tergarap maksimal.

"Bagaimana caranya? dengan KLB, SP3L, SLF dan macam-macam. Yang selama ini belum terkelola secara baik akan kami gunakan, termasuk kemudian kalau bisa dengan Jakarta collaboration fund, ini akan menjadi lebih baik," ungkap Pramono.

Meskipun demikian, Pramono menegaskan bahwa ia sepenuhnya memahami sikap para gubernur yang merasa keberatan.

Ia mengakui bahwa pemangkasan anggaran merupakan beban fiskal yang berat bagi setiap daerah, termasuk Jakarta.

“Saya tidak menyalahkan siapa pun, termasuk para gubernur. Menurut saya, memang berat dan juga untuk Jakarta sendiri juga pasti berat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Pramono Tolak Atlet Israel, Menlu 'Lempar Bola' ke Persani dan Imigrasi

Gubernur Pramono Tolak Atlet Israel, Menlu 'Lempar Bola' ke Persani dan Imigrasi

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 19:51 WIB

Pramono Lakukan Relaksasi Pajak untuk Warga Jakarta, Pengamat Beri Apresiasi

Pramono Lakukan Relaksasi Pajak untuk Warga Jakarta, Pengamat Beri Apresiasi

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 18:09 WIB

Anggaran Dipangkas Rp 15 Triliun, Gubernur DKI Siapkan Obligasi Daerah, Menkeu Beri Lampu Hijau

Anggaran Dipangkas Rp 15 Triliun, Gubernur DKI Siapkan Obligasi Daerah, Menkeu Beri Lampu Hijau

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 21:16 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×