Kontak Senjata Pecah di Kiwirok, OPM Bakar Sekolah hingga Dipukul Mundur Aparat!

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Senin, 13 Oktober 2025 | 18:22 WIB
Kontak Senjata Pecah di Kiwirok, OPM Bakar Sekolah hingga Dipukul Mundur Aparat!
Foto udara sekolah di Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua dibakar TPNPB OPM. [Dok Satgas Damai Cartenz]
baca 10 detik
  • Kelompok OPM membakar sebuah gedung SMP di Kiwirok, Papua.

  • Aksi brutal mereka terekam jelas oleh drone pengintai aparat.

  • Kontak tembak pecah, aparat kini memburu para pelaku.

Suara.com - Kontak senjata terjadi antara kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dengan Anggota TNI di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Sebelum kontak senjata tersebut, drone pengintai Satgas Operasi Damai Cartenz merekam aksi pembakaran gedung sekolah yang dilakukan TPNPB-OPM hingga memicu kontak tembak sengit pada Senin (13/10/2025) pagi.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa sekitar pukul 06.00 WIT, drone satgas mendeteksi pergerakan mencurigakan.

Saat itu, terlihat 7 orang bersenjata api dengan sengaja menyulut api di bangunan lama SMP Negeri Kiwirok di Desa Sopamikma.

Berdasarkan pantauan drone, pasukan gabungan TNI-Polri langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Namun, sekira jam 07.20 WIT, kehadiran aparat disambut dengan tembakan dari arah bangunan sekolah yang terbakar.

Menurut Faizal, kontak tembak tak terhindarkan antara kedua pasukan tersebut.

Setelah pertempuran singkat, kelompok OPM dari Kodap XV Ngalum Kupel tersebut berhasil dipukul mundur dan melarikan diri ke arah Kampung Kotobib.

Faizal mengecam keras penyerangan yang menargetkan fasilitas pendidikan ini. Ia menyebutnya sebagai tindakan kejahatan yang tidak berperikemanusiaan.

baca juga

"Penyerangan terhadap sekolah merupakan bentuk kejahatan yang tidak berperikemanusiaan. Kami akan terus memantau agar kejadian seperti ini tidak terulang," kata Faizal kepada wartawan, Senin (13/10/2025).

Usai baku tembak, aparat gabungan langsung mendatangi lokasi pengungsian warga untuk memberikan rasa aman dan menenangkan masyarakat yang trauma.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga, memastikan bahwa situasi di Kiwirok kini telah kembali kondusif. Namun, ia menegaskan bahwa perburuan terhadap kelompok bersenjata tersebut masih terus dilakukan.

Jalur keluar-masuk distrik kini diperketat untuk mencegah serangan susulan dan mempersempit ruang gerak para pelaku.

"TNI-Polri akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan penegakan hukum terhadap kelompok yang mengancam keamanan masyarakat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OPM Serang TNI di Papua Barat: Praka Amin Gugur, Senjata Dirampas, Kodam Sumpah Kejar Pelaku

OPM Serang TNI di Papua Barat: Praka Amin Gugur, Senjata Dirampas, Kodam Sumpah Kejar Pelaku

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Jaringan Pemasok Amunisi ke OPM Terbongkar! Muncul Dugaan Libatkan Oknum TNI

Jaringan Pemasok Amunisi ke OPM Terbongkar! Muncul Dugaan Libatkan Oknum TNI

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:29 WIB

OPM Dituding Tembak Warga Sipil dan Bakar Rumah di Asmat, Akses Sulit Hambat Penyelidikan

OPM Dituding Tembak Warga Sipil dan Bakar Rumah di Asmat, Akses Sulit Hambat Penyelidikan

News | Selasa, 23 September 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

×