Dicap Hina Kiai dan Santri, Seruan Gus Nadir: Pecat Produser hingga Boikot Iklan di Trans7

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:19 WIB
Dicap Hina Kiai dan Santri, Seruan Gus Nadir: Pecat Produser hingga Boikot Iklan di Trans7
Dicap Hina Kiai dan Santri, Seruan Tokoh NU Gus Nadir: Pecat Produser hingga Boikot Iklan di Trans7 (Foto: NU Online)
  • Permintaan maaf Trans7 atas program Xpose Uncensored tampaknya menjadi sia-sia
  • Pasalnya, tayangan yang dianggap menghina kiai sudah kadung membuat para tokoh termasuk Gus Nadir murka
  • Atas tayangan yang dianggap menyebar fitnah, Gus Nadir mendesak produser hingga seruan boikot pemasangan iklan di Trans7.

Suara.com - Permintaan maaf secara terbuka dari pihak Trans 7 atas penayangan program 'Xpose Uncensored' tampaknya menjadi sia-sia. Pasalnya, tayangan yang diduga menghina kiai itu kadung membuat kalangan tokoh termasuk Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir murka.

Selain dianggap melecehkan kiai, program 'Xpose Uncensored' Trans 7 pada 13 Oktober 2025 dianggap menjatuhkan marwah pesantren.

Lewat cuitannya, Gus Nadir mengeluarkan unek-uneknya karena geram dengan tayangan progam televisi tersebut. Pasalnya, Gus Nadir menganggap jika tudingan penghinaan lewat program Tv itu menjadi pil pahit menjelang HUT Santri 2025.

Awalnya, dosen Universitas Melbourne itu mengungkit sosok pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo sekaligus Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Anwar Manshur yang menjadi objek penayangan program 'Xpose Uncensored' Trans 7 itu.

Menurutnya, selain dianggap 'salah tayang,' program Trans 7 itu dinilai sudah mendiskreditkan sosok KH Anwar Manshur sebagai kiai sepuh.

Kolase Gus Nadir dan Chairul Tanjung. (tangkapan layar/ist)
Kolase Gus Nadir dan Chairul Tanjung. (tangkapan layar/ist)

"Namun apa yang dilakukan Trans7 bukan sekadar “salah tayang.” Ini penghinaan. Narasinya ngawur, dibacakan dengan gaya yang merendahkan, disertai visual dan caption yang secara sistematis membangun framing jahat terhadap para kiai," tulisnya dikutip pada Selasa (14/10/2025).

Dalam unggahannya, Gus Nadir pun melayangkan ultimatum kepada pemilik Trans Corp, Chairul Tanjung. Dia mendesak segera dilakukan pemecatan terhadap seluruh karyawan yang terlibat dalam penayangan program 'Xpose Uncensored' itu.

"Saya menuntut langkah tegas: Produser acara harus dipecat. Pembaca naskah dipecat," serunya.

"Trans7 wajib menayangkan program tandingan yang menampilkan konsep barokah, adab, disiplin, dan pendidikan karakter ala pesantren agar publik memperoleh gambaran yang berimbang," sambung Gus Nadir.

Lebih lanjut, Gus Nadir pun menepis narasi program Trans 7 soal sosok KH Anwar Manshur. Menurutnya, sosok kiai itu jauh dari kesan mewah tak seperti framing dalam tayangan tv swasta itu.

"Lihatlah, rumah KH Anwar Manshur begitu sederhana—jauh dari kemewahan. Tapi Trans7 justru membingkai seolah beliau hidup dari amplop dan kemewahan. Itu fitnah! Itu penghinaan terhadap orang yang seluruh hidupnya diabdikan untuk ilmu dan umat," ujarnya.

Dia pun menganggap jika tayangan Tv itu tak hanya menyerang martabat para kiai tapi para santri.

Acara Trans 7 yang diduga menyinggung Ponpes Lirboyo [YouTube]
Acara Trans 7 yang diduga menyinggung Ponpes Lirboyo [YouTube]

Gus Nadir juga menilai permintaan maaf yang disampaikan pihak Trans7 tidak cukup untuk memulihkan para kiai yang dianggap sudah difitnah secara 'telanjang.'

Tak hanya mendesak agar Dewan Pers dan KPI turun tangan, dia pun menyerukan aksi boikot terhadap pemasangan iklan di stasiun TV swasta itu.

"Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia jangan diam. Ini ujian bagi kredibilitas lembaga Anda. Pak Chairul Tanjung, benahi manajemen Trans7 Anda. Dan kepada para pengiklan, saya menyerukan: jangan pasang iklan di Trans7 sampai lembaga ini bertanggung jawab penuh," geramnya.

"Permintaan maaf atau sowan belaka tidak cukup. Luka yang mereka goreskan terlalu dalam. Ini bukan hanya soal satu Kiai — ini soal kehormatan seluruh dunia pesantren," imbuhnya.

Diketahui, muncul seruan dengan tagar #boikot Trans TV di media sosial. Seruan boikot itu diduga berkaitan dengan tayangan Xpose di Trans 7 yang menampilkan video santri berjalan ngesot dan disebut sembari menyerahkan amplop kepada kiai. Selain itu, tayangan itu juga 'menguliti' kehidupan kiai yang dianggap mewah.

Tayangan program itu pun langsung banjir kritikan di medsos. Buntut dari tayangan program itu, pihak Trans Tv juga telah menyampaikan permintaaan maaf kepada publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keok, Nadiem Makarim Pasrah Gugatan Praperadilan Ditolak Hakim: Saya Terima Hasilnya!

Keok, Nadiem Makarim Pasrah Gugatan Praperadilan Ditolak Hakim: Saya Terima Hasilnya!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:44 WIB

Ultimatum Chairul Tanjung, Tokoh NU Gus Nadir Ngamuk soal Program Xpose Trans7: Fitnah, Hina Kiai!

Ultimatum Chairul Tanjung, Tokoh NU Gus Nadir Ngamuk soal Program Xpose Trans7: Fitnah, Hina Kiai!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:13 WIB

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Identifikasi Korban Terus Berlanjut, 53 Jenazah Teridentifikasi!

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Identifikasi Korban Terus Berlanjut, 53 Jenazah Teridentifikasi!

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 23:46 WIB

Kritik Gus Nadir soal Ambruknya Ponpes Al Khoziny: Kita Kerap Berlindung dari Kalimat 'Sudah Takdir'

Kritik Gus Nadir soal Ambruknya Ponpes Al Khoziny: Kita Kerap Berlindung dari Kalimat 'Sudah Takdir'

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 12:29 WIB

Terkini

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB