Bagaimana Peneliti BRIN Gunakan Data Warna Laut untuk Perkuat Ekonomi Biru, Intip Caranya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:25 WIB
Bagaimana Peneliti BRIN Gunakan Data Warna Laut untuk Perkuat Ekonomi Biru, Intip Caranya
Ilustrasi warna laut. (Pixabay/dimitrisvetsikas1969)
    • BRIN mendorong pemanfaatan teknologi geoinformatika untuk penelitian dan pengelolaan laut.
    • Ocean color science digunakan untuk memantau kualitas air, tingkat klorofil, dan produktivitas laut.
    • Kolaborasi riset dan teknologi seperti UAV dan satelit memperkuat observasi laut Indonesia.

Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kini semakin akitf mendorong pemanfaatan teknologi geoinformatika dalam proses penelitian dan pengelolaan sumber daya kelautan Indonesia.

Melalui pendekatan ocean color science, dimana pendekatan tersebut mampu memberikan informasi geospasial penting mengenai tingkat klorofil, kualitas air, serta produktivitas ekosistem laut.

Sehingga data yang dihasilkan nantinya tidak hanya digunakan untuk keperluan riset akademis, tetapi juga menjadi dasar pengambilan kebijakan kelautan yang berkelanjutan.

Kepala Pusat Riset Geoinformatika (PRGI) BRIN, Muhammad Rokhis Khomarudin, menjelaskan “Bagi Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar, kemampuan untuk memproses dan menginterpretasikan data ocean color melalui geoinformatika sangatlah penting dan mendukung ketahanan pesisir, keberlanjutan kelautan, dan ekonomi biru,” ujar Rokhis dalam Webinar BRIGHTS bertema “Ocean Color Science for Utilization and Decision-Making”, Kamis (9/10/2025) lalu.

Gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, Rabu (28/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, Rabu (28/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Lebih lanjut, Rokhis menyebutkan bahwa ocean color science merupakan wujud nyata dari penerapan geoinformatika di bidang kelautan.

Melalui kombinasi penginderaan jauh (remote sensing), sistem informasi geografis (GIS), pemodelan digital, dan analisis data, para ilmuwan dapat memahami dinamika laut secara lebih menyeluruh. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga riset dan pemangku kebijakan untuk memperluas penerapan teknologi ini.

Sementara itu, periset BRIN Gathot Winarso menjelaskan bahwa perbedaan warna laut ditentukan oleh cara air menyerap dan memantulkan cahaya.

“Air laut menyerap warna merah dari spektrum cahaya dan memantulkan warna biru, sehingga tampak biru bagi mata manusia. Namun, keberadaan sedimen atau partikel tertentu bisa membuat laut terlihat hijau atau bahkan kemerahan,” terangnya.

Gathot juga menyoroti perkembangan teknologi pemantauan warna laut, dari alat klasik seperti Coastal Zone Color Scanner (CZCS) di satelit Nimbus, hingga sistem mutakhir yang menyesuaikan dengan karakteristik perairan tropis Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kie Trung Hieu dari University of Singapore memperkenalkan terobosan baru berupa penggunaan unmanned aerial vehicle (UAV) untuk mendukung observasi laut beresolusi tinggi dengan detail sehingga  minim gangguan atmosfer.

Dengan menggabungkan seperti teknik mosaik berbasis GPS dan deep learning dalam pemrosesan citra, UAV menjadi pelengkap efektif bagi sistem pemantauan satelit tradisional. “Integrasi antara UAV dan satelit akan menciptakan kerangka pemantauan laut yang lebih akurat dan komprehensif, khususnya di kawasan Asia Tenggara,” ujar Hieu.

Melalui inovasi dan kolaborasi lintas negara, BRIN berharap bahwa pengembangan geoinformatika kelautan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat riset maritim di kawasan, sekaligus memastikan pengelolaan laut yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Penulis: Muhammad Ryan Sabiti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti BRIN Ungkap Demokrasi Sejati Adalah Saat Suara Rakyat Didengar, Bukan Hanya Dipilih

Peneliti BRIN Ungkap Demokrasi Sejati Adalah Saat Suara Rakyat Didengar, Bukan Hanya Dipilih

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:01 WIB

Irine Gayatri BRIN Bedah 'Pasang Surut' Gerakan Rakyat

Irine Gayatri BRIN Bedah 'Pasang Surut' Gerakan Rakyat

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 06:41 WIB

Meteor Sebesar Apartemen Guncang Cirebon, BRIN: Jika Jatuh di Darat Kawahnya 5 Meter

Meteor Sebesar Apartemen Guncang Cirebon, BRIN: Jika Jatuh di Darat Kawahnya 5 Meter

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:18 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB