Ada 4,8 Juta Kelahiran Setahun, Menkes Budi Dorong Perbanyak Fasilitas Kesehatan Berkualitas

Vania Rossa

Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:25 WIB
Ada 4,8 Juta Kelahiran Setahun, Menkes Budi Dorong Perbanyak Fasilitas Kesehatan Berkualitas
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam peresmian Brawijaya Hospital Taman Mini. (Suara.com/Vania)
baca 10 detik
  • Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut Indonesia mencatat sekitar 4,8 juta kelahiran setiap tahun, sehingga kebutuhan fasilitas kesehatan terus meningkat.
  • Ia menekankan pentingnya rumah sakit modern yang mampu memberikan layanan komprehensif bagi ibu, anak, dan masyarakat umum.
  • Menkes juga mengingatkan agar sistem kesehatan beradaptasi dengan perubahan demografi dan tetap fokus pada peningkatan akses layanan preventif dan kuratif.

Suara.com - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan pentingnya pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas seiring tingginya angka kelahiran di Indonesia.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri peresmian rumah sakit baru di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, yang menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan medis modern di wilayah padat penduduk.

“Setiap tahun, Indonesia mencatat sekitar 4,8 juta kelahiran — jumlah itu setara dengan satu populasi Singapura,” ungkap Menkes Budi, Selasa (28/10/2025).

“Artinya, setiap tahun kita menambah satu negara baru. Karena itu, kebutuhan akan fasilitas kesehatan, terutama untuk ibu dan anak, menjadi sangat besar,” katanya.

Menurut Budi, kehadiran fasilitas kesehatan baru dengan layanan komprehensif dan teknologi modern merupakan langkah penting untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.

Ia menilai, rumah sakit di kawasan perkotaan padat seperti Jakarta Timur perlu mampu menangani kebutuhan medis mulai dari kelahiran bayi, layanan anak, hingga penyakit degeneratif yang kini semakin meningkat.

“Kita harus pastikan rakyat Indonesia mudah mengakses layanan kesehatan yang baik, baik untuk bayi yang baru lahir maupun orang tua yang mulai menua,” ujarnya.

Brawijaya Hospital Taman Mini yang diresmikan hari ini hadir dengan empat layanan unggulan — Degenerative Center, Medical Check Up, Woman and Children Services, serta Trauma Center — yang mencerminkan kebutuhan dua sisi populasi: pertumbuhan kelahiran dan meningkatnya jumlah lansia.

Presiden Direktur Brawijaya Hospital Group, Devin Wirawan, mengatakan bahwa kehadiran fasilitas baru ini menjadi bukti komitmen pihaknya dalam mendukung visi Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan.

baca juga

“Kami tidak hanya membangun gedung, tetapi juga membangun harapan dan kepercayaan masyarakat akan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Melanie Vandauli F., MARS, Direktur Brawijaya Hospital Taman Mini, menjelaskan bahwa rumah sakit ini siap memberikan layanan kesehatan modern dengan dukungan teknologi terkini dan tim medis berpengalaman.

“Kami ingin memastikan masyarakat, terutama di Jakarta Timur dan sekitarnya, bisa mendapatkan layanan kesehatan terbaik tanpa harus jauh-jauh,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menkes Budi juga mengingatkan bahwa arah layanan kesehatan Indonesia kini harus menyeimbangkan antara kebutuhan populasi muda dan lanjut usia.

“Kalau dulu fokusnya pada populasi balita yang tinggi, sekarang kita juga harus siap menghadapi peningkatan jumlah lansia. Tapi ingat, kebutuhan ibu dan anak tetap jadi fondasi utama,” tegasnya.

Dengan kombinasi antara layanan ibu-anak dan fasilitas penyakit degeneratif, rumah sakit baru di kawasan Taman Mini Jakarta Timur ini diharapkan menjadi model layanan kesehatan terpadu yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat lintas generasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Budi: Populasi Lansia di Jakarta Meningkat, Layanan Kesehatan Harus Beradaptasi

Menkes Budi: Populasi Lansia di Jakarta Meningkat, Layanan Kesehatan Harus Beradaptasi

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:08 WIB

Misteri Kematian Perempuan Berinisial CY, Dari Makan Nasi Uduk Hingga Tewas di Rumah Sakit

Misteri Kematian Perempuan Berinisial CY, Dari Makan Nasi Uduk Hingga Tewas di Rumah Sakit

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:34 WIB

Pramono Anung Pastikan Kasus Sumber Waras Tuntas, Siap Bangun RS Tipe A di Atas Lahan 3,6 Hektar

Pramono Anung Pastikan Kasus Sumber Waras Tuntas, Siap Bangun RS Tipe A di Atas Lahan 3,6 Hektar

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:59 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×