PAN Mau Jadikan Purbaya Cawapres? Popularitasnya Kalahkan Dedi Mulyadi dan Gibran

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:42 WIB
PAN Mau Jadikan Purbaya Cawapres? Popularitasnya Kalahkan Dedi Mulyadi dan Gibran
Menkeu Purbaya (ANTARA)
  • Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno mengakui popularitas Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tinggi dan telah melampaui Dedi Mulyadi.

  • Purbaya menduduki peringkat pertama survei cawapres IndexPolitica dengan 28,65%, namun Eddy meragukan Purbaya mau terjun ke ranah politik.

  • PAN mengingatkan Purbaya agar fokus pada kinerja untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga target 8% pada 2028.

Suara.com - Fenomena Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mendadak menjadi sorotan publik dan menempati posisi teratas dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) menarik perhatian para politisi.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno secara terbuka mengakui bahwa elektabilitas Purbaya saat ini cukup tinggi.

Namun, Eddy Soeparno memberikan catatan penting. Meskipun popularitas Purbaya meroket, sosok profesional di bidang keuangan tersebut belum tentu memiliki minat untuk terjun sepenuhnya ke dunia politik.

"Apakah kemudian Pak Purbaya itu menjadi salah satu calon besutan dari PAN untuk kita tarik ke PAN? Ya, belum tentu Pak Purbaya-nya juga mau," kata Eddy di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Eddy menilai Purbaya adalah seorang profesional tulen di bidang keuangan yang kini berada di ranah birokrasi, mengurus masalah perbendaharaan negara.

Sejauh ini, Eddy mengaku belum melihat adanya sinyal dari Purbaya untuk beralih jalur ke arena politik praktis.

Purbaya Puncaki Survei Cawapres IndexPolitica

Pengakuan Eddy Soeparno mengenai popularitas Purbaya didukung oleh data terbaru dari lembaga survei.

Menurut Eddy, popularitas Purbaya kini sudah melampaui Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang sebelumnya dikenal kokoh sebagai media darling publik.

Hal ini terkonfirmasi dari rilis lembaga survei IndexPolitica yang menempatkan Purbaya di peringkat pertama dalam daftar 10 tokoh potensial untuk posisi Wakil Presiden. Purbaya Yudhi Sadewa memuncaki daftar tersebut dengan perolehan 28,65 persen.

Angka tersebut jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya. Di posisi kedua ada Dedi Mulyadi dengan 20,15 persen, disusul Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen), dan Gibran Rakabuming Raka (12,35 persen).

Data ini menunjukkan eksposur positif dan tingkat penerimaan publik yang sangat kuat terhadap Menteri Keuangan.

Meskipun popularitasnya tengah berada di puncak, Eddy Soeparno mengingatkan Purbaya bahwa masyarakat kini tengah menanti hasil nyata dari kinerjanya.

Hasil kerja Purbaya di Kementerian Keuangan harus mampu mendorong laju perekonomian nasional, khususnya dalam mencapai target yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen pada tahun 2028.

Dikutip dari Antara, Wakil Ketua MPR RI itu meminta Purbaya memanfaatkan momentum support masyarakat yang begitu besar untuk menuai hasil yang optimal di bidangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Masuk Bursa Cawapres Terkuat Kalahkan Dedi Mulyadi, PAN Malah Ragu Ajak Gabung?

Menkeu Purbaya Masuk Bursa Cawapres Terkuat Kalahkan Dedi Mulyadi, PAN Malah Ragu Ajak Gabung?

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:13 WIB

Purbaya Wanti-wanti Himbara Soal Penyaluran Dana Rp200 T: Jangan ke Konglomerat!

Purbaya Wanti-wanti Himbara Soal Penyaluran Dana Rp200 T: Jangan ke Konglomerat!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:16 WIB

Yudo Sadewa Anak Menkeu Purbaya Kembali, Bawa Ramalan 'Ngeri': Dunia Dihantam Krisis Besar 2027-2032

Yudo Sadewa Anak Menkeu Purbaya Kembali, Bawa Ramalan 'Ngeri': Dunia Dihantam Krisis Besar 2027-2032

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB