Energi Bersih Bukan Mimpi, Inovasi 95 Tahun Ini Buktinya

Vania Rossa

Senin, 17 November 2025 | 18:18 WIB
Energi Bersih Bukan Mimpi, Inovasi 95 Tahun Ini Buktinya
Ilustrasi energi bersih (Freepik)
baca 10 detik
  • Transformasi menuju energi yang lebih bersih semakin nyata berkat inovasi dan komitmen keberlanjutan yang dibangun selama hampir satu abad.
  • Berbagai program teknologi, pendidikan, dan sosial menunjukkan bahwa perubahan energi tidak hanya soal industri, tetapi juga tanggung jawab lingkungan.
  • Upaya berkelanjutan ini menegaskan bahwa masa depan energi bersih sedang dibentuk hari ini.

Suara.com - Transisi menuju energi yang lebih bersih kini menjadi fokus utama banyak negara, termasuk Indonesia.

Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tuntutan global akan keberlanjutan, berbagai inovasi dibutuhkan agar sektor energi mampu tetap tumbuh tanpa mengorbankan lingkungan.

Perjalanan panjang Indonesia menuju energi bersih tentu tidak bisa dipisahkan dari kontribusi berbagai pihak, termasuk perusahaan yang selama puluhan tahun memainkan peran penting dalam teknologi energi dan pengembangan sumber daya manusia.

Tahun 2025 menjadi momen bersejarah bagi SLB Indonesia yang merayakan 95 tahun kiprahnya di Indonesia.

Meski dikenal sebagai perusahaan teknologi energi, keberadaannya selama hampir satu abad menunjukkan bahwa inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan.

“Bersama pemerintah, mitra, dan masyarakat, kami akan terus berinovasi dan beradaptasi untuk menciptakan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Nurzhan Ongaltayev, Managing Director SLB Indonesia.

Inovasi sebagai Fondasi Energi Bersih

Sejak beroperasi di Indonesia pada tahun 1930, SLB Indonesia membawa teknologi yang membantu proses eksplorasi dan produksi minyak dan gas menjadi lebih efisien dan aman.

Namun dalam perjalanannya, fokus perusahaan tidak hanya berhenti pada migas. Transformasi energi global mendorong SLB Indonesia untuk menekankan pentingnya efisiensi, pengurangan emisi, serta adaptasi menuju solusi energi rendah karbon.

baca juga

Dengan semangat Protect Our Planet, SLB Indonesia menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari operasi dan inovasinya. Langkah ini mencerminkan kebutuhan industri energi untuk terus beradaptasi dan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab lingkungan.

Kontribusi dalam Pembangunan SDM dan Kesadaran Lingkungan

Transisi energi bersih tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia. Itulah mengapa selama puluhan tahun SLB Indonesia aktif memberikan pelatihan, beasiswa, dan kerja sama riset dengan universitas di berbagai daerah.

Dengan menyiapkan generasi muda yang melek teknologi energi dan paham prinsip keberlanjutan, perusahaan turut membantu Indonesia menghadapi tantangan energi masa depan.

Selain pendidikan, berbagai program sosial, penghijauan, pemberdayaan masyarakat, serta kampanye lingkungan menjadi bagian dari upaya dalam menyebarkan kesadaran akan pentingnya menjaga bumi. Program-program ini menunjukkan bahwa masa depan energi bersih adalah gerakan kolaboratif, bukan hanya teknologi.

Arah Baru Menuju Masa Depan Energi

Inovasi sebagai Fondasi Energi Bersih. (Dok. SLB Indonesia)
Inovasi sebagai Fondasi Energi Bersih. (Dok. SLB Indonesia)

SLB Indonesia percaya bahwa peran industri energi ke depan bukan sekadar menyediakan pasokan energi, tetapi juga memastikan bahwa energi tersebut ramah lingkungan, efisien, dan bertanggung jawab.

“Kami percaya, masa depan energi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang tanggung jawab. Kami ingin terus menjadi bagian dari perubahan positif, mendorong inovasi, dan memberikan manfaat nyata bagi Indonesia,” ujar Sherif Shohdy, SLB Asia President.

Mulai dari teknologi rendah karbon, efisiensi operasional, hingga inisiatif keberlanjutan, semuanya diarahkan untuk mendukung masa depan energi yang lebih bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Rayu AS dengan Tawaran Jual Beli Energi Senilai USD19,5 Miliar

Menko Airlangga Rayu AS dengan Tawaran Jual Beli Energi Senilai USD19,5 Miliar

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 16:56 WIB

Penggunaan Minyak Mentah dari Fossil Berakhir Terus Berlanjut Hingga 2050

Penggunaan Minyak Mentah dari Fossil Berakhir Terus Berlanjut Hingga 2050

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 15:35 WIB

DPD RI Dorong Sinergi Lokal-Global, Perkuat NTB Sebagai Etalase Pariwisata dan Energi Bersih

DPD RI Dorong Sinergi Lokal-Global, Perkuat NTB Sebagai Etalase Pariwisata dan Energi Bersih

News | Jum'at, 14 November 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

×