Tiap Meter Persegi di Jabodetabek Tercemar 4 Puntung Rokok, Perusahaan Ini Juaranya

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 17 November 2025 | 18:27 WIB
Tiap Meter Persegi di Jabodetabek Tercemar 4 Puntung Rokok, Perusahaan Ini Juaranya
Ilustrasi puntung rokok (unsplash)
  • Ruang publik di Jabodetabek menghadapi masalah serius dengan rata-rata 4 puntung rokok mencemari setiap meter persegi
  • PT HM Sampoerna (Philip Morris) merupakan penyumbang sampah puntung dan kemasan rokok terbesar di Jabodetabek, diikuti oleh Gudang Garam dan Djarum
  • Pencemaran ini bukan lagi insiden acak, melainkan telah menjadi fenomena keseharian yang meluas dan sistematis di berbagai fasilitas umum perkotaan

Suara.com - Sebuah fakta mencengangkan terungkap dari kondisi ruang publik di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Lembaga Lentera Anak menemukan tingkat pencemaran puntung rokok telah mencapai level yang sangat mengkhawatirkan, dengan kepadatan rata-rata 4 puntung rokok di setiap meter persegi.

Temuan ini merupakan hasil audit sampah tembakau yang dilakukan secara komprehensif pada periode April–Mei 2025.

Champaign Strategic Lentera Anak, Effie Herdi, menegaskan bahwa polusi sampah visual ini sudah terjadi secara masif dan menjadi pemandangan sehari-hari di kawasan perkotaan.

"Temuannya di wilayah Jabodetabek, kami menemukan kepadatan rata-rata 4 puntung rokok per 1 meter persegi dan 1 kemasan rokok di setiap 10 meter persegi. Artinya, di 100 meter persegi bisa menemukan 400 puntung dan 10 bungkus kemasan," ungkap Effie dalam sebuah diskusi virtual, Senin (17/11/2025).

Effie menekankan bahwa temuan ini bukanlah sebuah kejadian sporadis atau kebetulan semata.

Sebaliknya, data ini menjadi bukti kuat bahwa polusi puntung rokok telah menjadi fenomena yang sistematis dan meluas, mencemari hampir setiap sudut ruang publik yang kita gunakan bersama.

Sampoerna Jadi 'Juara' Penyumbang Sampah

Untuk mendapatkan data yang akurat, audit ini dilakukan di area seluas 67.204 meter persegi yang mencakup berbagai fasilitas umum seperti trotoar, jalan utama, kafe, taman, pasar, terminal, hingga stasiun.

Sebanyak 275 relawan berhasil mengumpulkan total 18.062 unit sampah hanya dalam waktu 19,3 jam.

Dari jumlah tersebut, 16.847 di antaranya adalah puntung rokok dan 1.215 lainnya merupakan kemasan rokok.

Data ini tidak hanya menunjukkan volume, tetapi juga mengungkap produsen mana yang paling banyak berkontribusi terhadap pencemaran ini.

Hasil audit merek (brand audit) menunjukkan pola yang konsisten. PT HM Sampoerna (Philip Morris International) tercatat sebagai pencemar terbesar.

Sebanyak 35,9 persen sampah kemasan dan 39,5 persen sampah puntung yang ditemukan berasal dari berbagai merek di bawah naungan perusahaan tersebut.

"Di data ini, bisa dibaca HMSP itu Sampoerna, yang kedua ada GGRM itu Gudang Garam, ketiga ada Djarum, keempat ada Nojorono, kelima ada Wismilak, keenam ada British American Tobacco atau Bentoel," ungkap Effie saat memaparkan peringkat perusahaan penyumbang sampah rokok.

Ia menambahkan bahwa perbedaan hasil di setiap lokasi dapat dipengaruhi oleh faktor seperti jumlah relawan, kondisi lingkungan saat audit, dan waktu pengambilan sampel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator Hingga Pengusaha Khawatir Agenda Asing Hantui Industri Hasil Tembakau

Legislator Hingga Pengusaha Khawatir Agenda Asing Hantui Industri Hasil Tembakau

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 17:59 WIB

Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok

Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok

Your Say | Minggu, 16 November 2025 | 11:34 WIB

Bukan Cuma Kulit Kusam! Ini 5 Rahasia Kecantikan Wanita Modern yang Bebas Asap Rokok

Bukan Cuma Kulit Kusam! Ini 5 Rahasia Kecantikan Wanita Modern yang Bebas Asap Rokok

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 16:24 WIB

Kemenperin: Penyeragaman Kemasan Jadi Celah Peredaran Rokok Ilegal

Kemenperin: Penyeragaman Kemasan Jadi Celah Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 14:31 WIB

BRIN Uji Rokok Elektrik: Kadar Zat Berbahaya Lebih Rendah, Tapi Perlu Pengawasan

BRIN Uji Rokok Elektrik: Kadar Zat Berbahaya Lebih Rendah, Tapi Perlu Pengawasan

Health | Rabu, 12 November 2025 | 14:10 WIB

Ferry Irwandi Sebut Kebijakan Tak Naikkan Cukai Hasil Tembakau Sudah Tepat

Ferry Irwandi Sebut Kebijakan Tak Naikkan Cukai Hasil Tembakau Sudah Tepat

Your Say | Senin, 10 November 2025 | 16:05 WIB

Viral Gus Muda Jombang Bilang Rokok Tauhid Allah, Setiap Asapnya Disebut Dzikir

Viral Gus Muda Jombang Bilang Rokok Tauhid Allah, Setiap Asapnya Disebut Dzikir

Entertainment | Sabtu, 08 November 2025 | 14:50 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB