Plot Twist Kasus Rizki Nurfadilah: Ngaku Korban TPPO, Ternyata Sadar Jadi Scammer di Kamboja

Bangun Santoso

Kamis, 20 November 2025 | 16:24 WIB
Plot Twist Kasus Rizki Nurfadilah: Ngaku Korban TPPO, Ternyata Sadar Jadi Scammer di Kamboja
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan. [Antara]
baca 10 detik
  • Polda Jabar membantah Rizki Nurfadilah korban TPPO; ia terbukti sadar bekerja sebagai operator penipuan online di Kamboja.
  • Rizki berbohong kepada keluarga bahwa ia akan seleksi sepak bola PSMS Medan sebagai kedok keberangkatannya.
  • Karena bukan korban TPPO, proses pemulangan Rizki melibatkan mekanisme berbeda dan ia akan dimintai keterangan polisi setiba di Indonesia.

Suara.com - Kisah Rizki Nurfadilah, pemuda asal Kabupaten Bandung yang sebelumnya viral disebut sebagai korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja, ternyata berakhir dengan sebuah plot twist yang mengejutkan. Kepolisian Daerah Jawa Barat membantah klaim tersebut dan mengungkap fakta sebaliknya.

Berdasarkan laporan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Rizki ternyata bukanlah korban, melainkan secara sadar berangkat ke Kamboja untuk bekerja sebagai operator penipuan online atau scammer.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, dalam keterangannya di Bandung, Kamis (20/11/2025), membeberkan bahwa narasi yang dibangun Rizki selama ini adalah kebohongan yang sengaja dibuat untuk meraih simpati keluarga dan publik.

“Yang bersangkutan sudah diamankan di KBRI Kamboja dan untuk kondisinya saat ini baik-baik saja. Bahwa dari keterangan yang kita dapatkan dari KBRI memang Rizki ini bukan sebagai korban TPPO, dan juga bukan kasus dari TPPO,” ungkap Hendra sebagaimana dilansir Antara.

Fakta yang terungkap jauh dari cerita pilu yang beredar. Rizki diketahui mendaftarkan diri secara mandiri melalui media sosial untuk pekerjaan tersebut. Ia sepenuhnya sadar akan jenis pekerjaan yang akan dilakoninya di Kamboja.

“Dia sadar sendiri bahwa di akan menjadi scammer di sana dengan gaji sekian. Dia hanya menduga enak atau tidak, tetapi berbicara kepada orang tuanya adalah sebagai pemain sepakbola di PSMS Medan,” ungkap Hendra.

Cerita mengenai iming-iming seleksi di klub sepak bola PSMS Medan yang disampaikan kepada keluarga hanyalah karangan untuk menutupi pekerjaan sebenarnya.

Kebohongan ini terbongkar setelah pihak KBRI melakukan pendalaman kasus setibanya Rizki di sana.

Akibat statusnya yang bukan merupakan korban TPPO, proses pemulangan Rizki ke Tanah Air pun menjadi lebih rumit.

baca juga

Kombes Hendra menjelaskan bahwa ada mekanisme berbeda yang harus ditempuh, termasuk kemungkinan adanya biaya yang harus ditanggung.

“Karena ini bukan korban TPPO, ada klausul tersendiri yang kita kembalikan dibantu oleh KBRI, tetapi nanti ada biaya. Nanti kita akan koordinasikan dengan Pak Kapolda. Pak Kapolda support betul untuk pemulangan yg bersangkutan,” katanya.

Setibanya di Indonesia nanti, Rizki tidak akan langsung bebas. Pihak kepolisian sudah menunggunya untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna mengusut tuntas seluruh kronologi, mulai dari proses pendaftaran hingga keberangkatannya ke Kamboja.

“Ketika kembali nanti, akan kita mintai keterangan mulai dari proses dia berangkat hingga kejadian di sana,” ujar Hendra.

Sebelumnya, pihak keluarga melaporkan bahwa Rizki menjadi korban penipuan setelah dijanjikan mengikuti seleksi tim sepak bola PSMS Medan oleh kenalannya di Facebook, namun malah dibawa ke Kamboja dan dipaksa bekerja sebagai penipu online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China

Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China

Bola | Rabu, 19 November 2025 | 11:06 WIB

Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB

Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB

Bola | Rabu, 19 November 2025 | 10:52 WIB

Mengapa Myanmar dan Kamboja Bukan Negara Tujuan Kerja yang Aman? Ini Penjelasan Pemerintah

Mengapa Myanmar dan Kamboja Bukan Negara Tujuan Kerja yang Aman? Ini Penjelasan Pemerintah

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 01:00 WIB

Menteri P2MI: WNI yang Bekerja di Kamboja Akan Dipulangkan Bertahap

Menteri P2MI: WNI yang Bekerja di Kamboja Akan Dipulangkan Bertahap

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:39 WIB

Semua WNI di Kamboja Disebut Ilegal, Menteri P2MI: Tapi Negara Tetap Wajib Lindungi!

Semua WNI di Kamboja Disebut Ilegal, Menteri P2MI: Tapi Negara Tetap Wajib Lindungi!

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:23 WIB

100 Ribu WNI Terjebak di Kamboja, Cak Imin: Jangan ke Sana Lagi!

100 Ribu WNI Terjebak di Kamboja, Cak Imin: Jangan ke Sana Lagi!

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 17:38 WIB

Cak Imin Peringatkan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia

Cak Imin Peringatkan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 16:31 WIB

Terkini

Berawal dari Insiden Nyata di Konser Seringai Solo, Film 'Operasi Pesta Copet' Siap Guncang Bioskop

Berawal dari Insiden Nyata di Konser Seringai Solo, Film 'Operasi Pesta Copet' Siap Guncang Bioskop

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?

Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Siapa Pelakunya? Rumah Sopir Pengangkut Massa Aksi Pati Diteror Penembakan Tengah Malam

Siapa Pelakunya? Rumah Sopir Pengangkut Massa Aksi Pati Diteror Penembakan Tengah Malam

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Bank Bisa Tunda Transaksi Atas Permintaan Polisi, Tapi Ada Syaratnya

Bank Bisa Tunda Transaksi Atas Permintaan Polisi, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Endus Kekuatan Senyap di Demo 27 Agustus, Aktivis 98 Tuding Ada Operasi Daur Ulang Kerusuhan

Endus Kekuatan Senyap di Demo 27 Agustus, Aktivis 98 Tuding Ada Operasi Daur Ulang Kerusuhan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Terungkap! Ini Perbedaan Jersi Persib Musim 2026/2027 yang Wajib Diketahui Bobotoh

Terungkap! Ini Perbedaan Jersi Persib Musim 2026/2027 yang Wajib Diketahui Bobotoh

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Iran dan Oman Bikin Jalur Pelayaran Transit Sementara saat Blokade Selat Hormuz

Iran dan Oman Bikin Jalur Pelayaran Transit Sementara saat Blokade Selat Hormuz

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:02 WIB

IHSG Kebakaran! Ambruk 1,48 Persen, Saham Konglomerasi Jadi Beban

IHSG Kebakaran! Ambruk 1,48 Persen, Saham Konglomerasi Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Syarat Utama Menjadi Orang Tua Adalah Menyembuhkan Diri Sendiri

Syarat Utama Menjadi Orang Tua Adalah Menyembuhkan Diri Sendiri

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×