Indonesia Resmi Akhiri KLB Polio Tipe 2, Menkes Ingatkan Anak-anak Tetap Harus Vaksin Sesuai Usia

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 21 November 2025 | 10:42 WIB
Indonesia Resmi Akhiri KLB Polio Tipe 2, Menkes Ingatkan Anak-anak Tetap Harus Vaksin Sesuai Usia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com)
baca 10 detik
  • WHO mengesahkan penutupan Kejadian Luar Biasa polio tipe 2 Indonesia pada 19 November 2025, pasca setahun tanpa temuan virus.
  • Respons darurat mobilisasi kesehatan telah menggelontorkan hampir 60 juta dosis imunisasi polio tambahan kepada anak-anak Indonesia.
  • Kemenkes kini memperkenalkan vaksin heksavalen untuk menutup celah imunisasi rutin dan mencegah potensi kembalinya infeksi polio.

Suara.com - Indonesia akhirnya menutup bab panjang Kejadian Luar Biasa (KLB) polio tipe 2 yang menghantui sejak 2022.

Langkah ini disahkan WHO pada 19 November 2025, setelah lebih dari setahun tidak ditemukan lagi virus polio, baik pada anak-anak maupun sampel lingkungan.

Penutupan status KLB ini menandai berakhirnya respons besar-besaran yang memobilisasi hampir seluruh jejaring kesehatan di Indonesia, dari nakes puskesmas di desa-desa terpencil hingga laboratorium surveilans di kota besar.

Selama penanganan darurat, hampir 60 juta dosis imunisasi polio tambahan digelontorkan ke anak-anak di seluruh Indonesia.

“Kita berhasil menghentikan penyebaran polio di Indonesia berkat dedikasi tenaga kesehatan, komitmen orang tua dan seluruh anggota masyarakat agar anak-anak diimunisasi, serta dukungan mitra," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam siaran pers WHO Indonesia, Jumat (19/11/2025).

"Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan," katanya menambahkan.

Namun demikian Budi menyampaikan kalau virus polio masih beredar. Sehingga anak-anak tetap harus menerima imunisasi polio lengkap sesuai usia agar infeksinya tidak kembali.

"Kita tidak boleh berpuas diri. Risiko polio masih ada, terutama dengan adanya kesenjangan cakupan imunisasi di beberapa provinsi di Indonesia," kata Budi.

KLB polio tipe 2 pertama meletup di Aceh pada Oktober 2022. Virus kemudian ditemukan bergantian di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku Utara, hingga wilayah Papua.

baca juga

Kasus terakhir terkonfirmasi pada 27 Juni 2024 di Papua Selatan.

Sebagai respons, pemerintah menjalankan dua putaran imunisasi tambahan menggunakan vaksin novel OPV-2 (nOPV2), sembari mengejar cakupan imunisasi rutin yang sempat anjlok.

Hasilnya terlihat: cakupan dosis kedua vaksin polio inaktif (IPV) naik dari 63% pada 2023 menjadi 73% pada 2024—lonjakan yang cukup besar untuk ukuran program nasional.

Ilustrasi pemberian vaksin polio. [Dok.Pixabay]
Ilustrasi pemberian vaksin polio. [Dok.Pixabay]

Direktur Regional WHO untuk Pasifik Barat, Dr. Saia Ma'u Piukala, menyebut keberhasilan Indonesia sebagai faktor krusial dalam mempertahankan status bebas polio di seluruh kawasan.

"Keberhasilan ini juga memperkuat kemampuan seluruh Wilayah Pasifik Barat WHO untuk mempertahankan status bebas polio yang telah dicapai 25 tahun lalu. Saya mendorong seluruh 38 negara dan wilayah di Pasifik Barat untuk tetap waspada. Suatu hari nanti, polio hanya tinggal sejarah. Sampai saat itu tiba, kita harus melanjutkan imunisasi," ujar Saia.

Untuk menutup celah imunisasi, Kementerian Kesehatan mulai memperkenalkan vaksin heksavalen yang menggabungkan enam perlindungan dalam satu suntikan: polio, difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan penyakit akibat Hib.

Program ini dimulai Oktober 2025 di DIY, NTB, Bali, dan enam provinsi di Tanah Papua, sebelum diperluas secara nasional tahun depan.

Targetnya sederhana: jumlah suntikan lebih sedikit, waktu lebih efisien, dan perlindungan anak jauh lebih cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Wacanakan Hapus Rujukan Berjenjang BPJS, Begini Repons Pimpinan DPR

Menkes Wacanakan Hapus Rujukan Berjenjang BPJS, Begini Repons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 14 November 2025 | 15:04 WIB

Bakal Rombak Sistem Rujukan BPJS, Menkes Budi Tak Mau Bertele-tele: Nanti Pasien Keburu Wafat

Bakal Rombak Sistem Rujukan BPJS, Menkes Budi Tak Mau Bertele-tele: Nanti Pasien Keburu Wafat

News | Kamis, 13 November 2025 | 18:41 WIB

Produsen Vaksin Global Bakal Gunakan AI Demi Hadapi Pandemi Berikutnya

Produsen Vaksin Global Bakal Gunakan AI Demi Hadapi Pandemi Berikutnya

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 19:42 WIB

Pengusaha Vaksin Dunia Kumpul di Bali, Bahas Strategi Jangka Panjang Industri Global

Pengusaha Vaksin Dunia Kumpul di Bali, Bahas Strategi Jangka Panjang Industri Global

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:19 WIB

Pemerintah Dorong Investasi Lab & Rapid Test Merata untuk Ketahanan Kesehatan Nasional

Pemerintah Dorong Investasi Lab & Rapid Test Merata untuk Ketahanan Kesehatan Nasional

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:51 WIB

Terkini

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:55 WIB

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

News | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

Bagaimana Cara agar Baju Hitam Tidak Cepat Pudar? Ini Tips Ampuh dari Ahli

Bagaimana Cara agar Baju Hitam Tidak Cepat Pudar? Ini Tips Ampuh dari Ahli

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

News | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU

Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

5 Varian Serum Garnier dan Perbedaannya, Ada untuk Peeling hingga Skin Barrier

5 Varian Serum Garnier dan Perbedaannya, Ada untuk Peeling hingga Skin Barrier

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:41 WIB

×