PBNU Memanas! Waketum Amin Said: Islah Satu-satunya Jalan, Tak Ada Forum Bisa Copot Gus Yahya

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Rabu, 26 November 2025 | 17:08 WIB
PBNU Memanas! Waketum Amin Said: Islah Satu-satunya Jalan, Tak Ada Forum Bisa Copot Gus Yahya
Foto sebagai ILUSTRASI: Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, (5/8). (Antara/Syaiful Arif)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni, menyerukan pengurus fokus pada tugas organisasi dan mengutamakan islah meredam konflik internal.
  • Amin Said menegaskan mandat Ketua Umum dan Rais 'Aam PBNU hanya bisa dicabut melalui mekanisme Muktamar Luar Biasa (MLB).
  • Penyelenggaraan MLB memerlukan kesepakatan bersama Ketua Umum dan Rais 'Aam sesuai AD/ART organisasi, bukan sepihak.

Suara.com - Suhu politik di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kian memanas. Di tengah pusaran polemik dan tuduhan yang terus berkembang, Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni, angkat bicara dan meminta seluruh jajaran pengurus untuk mendinginkan suasana serta kembali fokus pada penyelesaian tugas-tugas organisasi.

Amin Said menyerukan agar para pengurus tidak ikut terseret dalam arus konflik yang dapat merugikan jam'iyah. Ia menegaskan bahwa jalan islah atau rekonsiliasi adalah satu-satunya solusi untuk mengakhiri perseteruan yang terjadi, sesuai dengan nasihat para ulama sepuh.

Menurutnya, memelihara konflik hanya akan mendatangkan kerugian besar bagi Nahdlatul Ulama.

Secara konstitusional, Amin Said menjelaskan kedudukan Ketua Umum dan Rais ‘Aam PBNU sangat kokoh karena keduanya merupakan pemegang mandat langsung dari Muktamar, forum tertinggi di organisasi.

Oleh karena itu, ia menegaskan tidak ada forum lain yang memiliki kewenangan untuk mencabut mandat tersebut di tengah jalan, kecuali melalui mekanisme Muktamar Luar Biasa (MLB).

“Rapat atau permusyawaratan apa pun selain Muktamar tidak bisa memberhentikan Rais ‘Aam maupun Ketua Umum,” kata Amin Said, di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Penegasan ini menjadi jawaban atas dinamika yang terjadi, di mana muncul desakan dan manuver untuk melengserkan pimpinan PBNU saat ini. Amin Said meluruskan bahwa mekanisme untuk menggelar MLB pun tidak bisa dilakukan secara serampangan atau sepihak.

Ia menyebut, seorang Rais ‘Aam tidak dapat menyelenggarakan MLB secara sendirian. Proses tersebut harus digelar bersama dengan Ketua Umum PBNU dan harus memenuhi syarat serta ketentuan yang diatur secara sangat ketat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama.

“Jadi tidak mudah. Ada mekanisme yang harus diikuti, dan semuanya jelas diatur dalam AD/ART,” jelas Amin.

baca juga

Mengingat masa khidmat kepengurusan PBNU periode ini akan segera berakhir pada Januari 2027, Amin menilai sisa waktu yang ada seharusnya dimanfaatkan secara produktif.

Dia bilang, energi besar organisasi lebih baik difokuskan untuk menuntaskan program-program kerja yang telah dirancang dan mempersiapkan penyelenggaraan Muktamar berikutnya dengan baik.

Menghabiskan energi untuk terus berkonflik, menurutnya, adalah tindakan yang sia-sia dan hanya akan membawa mudarat bagi NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia. Ia mengajak semua pihak untuk kembali ke khittah perjuangan para muassis NU.

“Untuk itu, jalan satu-satunya adalah islah sebagaimana nasihat ulama. Percuma memelihara perbedaan dan konflik. Malah hanya mendatangkan mudarat,” ungkapnya.

Dengan situasi yang kian memanas, Amin berharap semua pihak dapat menahan diri dan bersama-sama menciptakan kembali suasana yang teduh demi menjaga marwah dan kehormatan organisasi.

Hal ini penting agar seluruh program strategis NU yang sedang berjalan dapat terus berlanjut tanpa hambatan hingga akhir masa kepengurusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Yahya Lulusan Pondok Mana? Rekam Jejak Pendidikannya Ternyata Alumni Kampus Mentereng

Gus Yahya Lulusan Pondok Mana? Rekam Jejak Pendidikannya Ternyata Alumni Kampus Mentereng

Lifestyle | Rabu, 26 November 2025 | 17:04 WIB

Surat Edaran Terbit, Sebut Gus Yahya Bukan Lagi Ketua Umum PBNU Mulai 26 November 2025

Surat Edaran Terbit, Sebut Gus Yahya Bukan Lagi Ketua Umum PBNU Mulai 26 November 2025

News | Rabu, 26 November 2025 | 16:32 WIB

Gus Yahya Staquf Diberhentikan dari Ketua NU, Siapa Penggantinya?

Gus Yahya Staquf Diberhentikan dari Ketua NU, Siapa Penggantinya?

News | Rabu, 26 November 2025 | 16:07 WIB

Mahfud MD Soal Geger di Internal PBNU: Konflik Tambang di Balik Desakan Gus Yahya Mundur

Mahfud MD Soal Geger di Internal PBNU: Konflik Tambang di Balik Desakan Gus Yahya Mundur

News | Selasa, 25 November 2025 | 21:10 WIB

Penasihat Khusus Gus Yahya Dicopot PBNU, Sosok Charles Holland Taylor Jadi Sorotan

Penasihat Khusus Gus Yahya Dicopot PBNU, Sosok Charles Holland Taylor Jadi Sorotan

Video | Selasa, 25 November 2025 | 18:07 WIB

Prihatin PBNU Jadi Ajang Rebutan Kekuasaan, Idrus Marham: NU Milik Rakyat, Bukan Elite Kecil!

Prihatin PBNU Jadi Ajang Rebutan Kekuasaan, Idrus Marham: NU Milik Rakyat, Bukan Elite Kecil!

News | Selasa, 25 November 2025 | 15:05 WIB

Dipecat PBNU karena Isu Zionis, Siapa Sebenarnya Charles Holland Taylor?

Dipecat PBNU karena Isu Zionis, Siapa Sebenarnya Charles Holland Taylor?

News | Selasa, 25 November 2025 | 13:50 WIB

Terkini

Rutin Tiap Tahun, Thailand Kirim Film 9 Temples to Heaven ke Oscar 2027

Rutin Tiap Tahun, Thailand Kirim Film 9 Temples to Heaven ke Oscar 2027

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Sisa 2 Bulan Bahas RUU Ketenagakerjaan, Buruh Ancam Tolak Jika Hasilnya Mengecewakan!

Sisa 2 Bulan Bahas RUU Ketenagakerjaan, Buruh Ancam Tolak Jika Hasilnya Mengecewakan!

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas

Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Ada Duka di Bawah Telapak Kaki Ibu: Mengurai Bahasa Cinta yang Berbeda, Segera Difilmkan

Ada Duka di Bawah Telapak Kaki Ibu: Mengurai Bahasa Cinta yang Berbeda, Segera Difilmkan

Entertainment | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Bukan Cuma Tampang, Ini Fitur Rahasia Suzuki XL7 yang Bikin Pemesanan Tembus 1.300 Unit

Bukan Cuma Tampang, Ini Fitur Rahasia Suzuki XL7 yang Bikin Pemesanan Tembus 1.300 Unit

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Karhutla Gambut Ancam Permukiman Warga di Tembilahan

Karhutla Gambut Ancam Permukiman Warga di Tembilahan

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:45 WIB

RUU Perampasan Aset dan Ujian Keseriusan Negara Melawan Korupsi

RUU Perampasan Aset dan Ujian Keseriusan Negara Melawan Korupsi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Qatar Bidik NTB, Mandalika hingga Infrastruktur Dibuka untuk Investasi Asing

Qatar Bidik NTB, Mandalika hingga Infrastruktur Dibuka untuk Investasi Asing

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Fauzi Bowo Kembali ke Balai Kota, Kini Pimpin Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

Fauzi Bowo Kembali ke Balai Kota, Kini Pimpin Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Gaji Pas-pasan Tapi Mau Financial independence, Emangnya Bisa?

Gaji Pas-pasan Tapi Mau Financial independence, Emangnya Bisa?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:40 WIB

×