DPR Sebut Ulah Manusia Perparah Bencana Sumatera, Desak Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 28 November 2025 | 18:52 WIB
DPR Sebut Ulah Manusia Perparah Bencana Sumatera, Desak Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang. (Suara.com/Bagaskara)
  • Bencana di Sumatra diperparah oleh kerusakan lingkungan akibat ulah manusia.
  • Pemerintah didesak selidiki dan tindak tegas pihak yang bertanggung jawab.
  • DPR mendukung agar status bencana ini dinaikkan menjadi Bencana Nasional.

Suara.com - Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyoroti rentetan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Berbicara langsung dari lokasi bencana, Marwan menegaskan bahwa kerusakan masif ini tidak bisa semata-mata disebabkan oleh cuaca ekstrem, melainkan diperparah oleh kerusakan lingkungan akibat ulah manusia.

"Kalau sekadar curah hujan yang besar, tidak akan separah ini. Tidak akan ada gelondongan kayu yang menyapu rumah-rumah hingga habis," tegas Marwan kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Ia menyuarakan kegeramannya melihat banyaknya material kayu gelondongan yang menghancurkan infrastruktur dan pemukiman warga. Marwan mendesak pemerintah untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab.

“Langkah tegas setelah penyelidikan harus dilakukan. Siapa sebetulnya yang harus bertanggung jawab? Biaya pemulihan ini triliunan rupiah, gara-gara banyaknya gelondongan kayu. Ulah siapa ini?” ujarnya.

Akses Bantuan Terhambat, Dukung Status Bencana Nasional

Marwan menggambarkan situasi di lapangan sangat berat, dengan banyak akses jalan nasional yang putus total akibat longsor dan jembatan yang hancur. Kondisi ini melumpuhkan distribusi bantuan via darat menuju Sibolga dan sekitarnya.

"Bantuan berikutnya harus dari udara, tetapi itu pun tidak maksimal karena titiknya cukup luas dan kemampuan angkut helikopter tidak besar,” jelasnya.

Melihat skala kerusakan yang luas dan penanganan yang membutuhkan koordinasi lintas kementerian, Marwan mendukung agar status bencana ini dinaikkan menjadi Bencana Nasional.

“Saya kira kategorinya sudah bisa disebut berskala nasional. Kalau sudah begitu, lintas kementerian dan lembaga harus turun tangan bersama-sama, karena ini tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Gelondongan Kayu Hanyut Saat Banjir Sumut, Disinyalir Hasil Praktik Ilegal?

Ngeri! Gelondongan Kayu Hanyut Saat Banjir Sumut, Disinyalir Hasil Praktik Ilegal?

News | Jum'at, 28 November 2025 | 18:39 WIB

Presiden Prabowo Kerahkan 4 Pesawat Militer untuk Bantuan Bencana di Sumatra

Presiden Prabowo Kerahkan 4 Pesawat Militer untuk Bantuan Bencana di Sumatra

News | Jum'at, 28 November 2025 | 18:04 WIB

Banjir Kepung Sumatera: Puan Minta Pemerintah Gercep Evakuasi, Perintahkan Anggota DPR Turun

Banjir Kepung Sumatera: Puan Minta Pemerintah Gercep Evakuasi, Perintahkan Anggota DPR Turun

News | Jum'at, 28 November 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Jalan Amblas di Lenteng Agung, Transjakarta Terpaksa Pangkas Rute Menuju UI

Jalan Amblas di Lenteng Agung, Transjakarta Terpaksa Pangkas Rute Menuju UI

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:32 WIB

Haji 2026 Lebih Sat-set dan Tertib, Gus Jazil Tetap Beri Catatan Pedas Soal Fasilitas Tenda

Haji 2026 Lebih Sat-set dan Tertib, Gus Jazil Tetap Beri Catatan Pedas Soal Fasilitas Tenda

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:13 WIB

Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung

Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:12 WIB

Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Buka Jalur Alternatif Lewat Antasari dan Cinere

Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Buka Jalur Alternatif Lewat Antasari dan Cinere

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:06 WIB

Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso

Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:56 WIB

Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal

Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:52 WIB

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:29 WIB

Bantah Komnas HAM, Kemen HAM: Revisi UU Justru Perkuat Posisi Lembaga Pengawas

Bantah Komnas HAM, Kemen HAM: Revisi UU Justru Perkuat Posisi Lembaga Pengawas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:06 WIB

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:05 WIB

Di Balik Amblesnya Jalan Lenteng Agung, Ada Rongga Tersembunyi yang Sudah Mengintai

Di Balik Amblesnya Jalan Lenteng Agung, Ada Rongga Tersembunyi yang Sudah Mengintai

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:51 WIB