Ketua MPR: Bencana Sumatera Harus Jadi Pelajaran bagi Pemangku Kebijakan Soal Lingkungan

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 01 Desember 2025 | 14:56 WIB
Ketua MPR: Bencana Sumatera Harus Jadi Pelajaran bagi Pemangku Kebijakan Soal Lingkungan
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. (Suara.com/Bagaskara)
  • Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyoroti tata kelola lingkungan keliru sebagai penyebab bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
  • Bencana di tiga provinsi tersebut telah menyebabkan 422 korban jiwa serta kerusakan infrastruktur dan ekonomi masyarakat luas.
  • Muzani mendesak evaluasi kebijakan lingkungan segera dan mengapresiasi tanggap darurat cepat pemerintah pusat dan aparat keamanan.

Suara.com - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyoroti soal faktor kerusakan lingkungan yang memperparah bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Di tengah tingginya angka korban jiwa yang kini mencapai 422 orang, Muzani menilai ada indikasi kuat bahwa kebijakan tata kelola lingkungan yang keliru turut berkontribusi terhadap bencana ini.

Muzani mengakui, meski kekinian bukan waktu yang tepat untuk saling menyalahkan, bukti visual di lapangan menunjukkan adanya anomali lingkungan yang serius.

"Kalau dilihat dari gambar-gambar, memang besar kemungkinan ada dampak dari kebijakan-kebijakan yang melakukan kerusakan terhadap lingkungan, sehingga akibatnya sampai sekarang kita rasakan," kata Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa peristiwa memilukan ini harus menjadi peringatan keras bagi para pengambil keputusan. 

Ia mendesak agar tata kelola lingkungan segera dievaluasi agar bencana serupa tidak terus berulang di masa depan.

"Saya harap bencana ini bisa menjadi pelajaran sangat penting bagi para pemangku dan pengambil kebijakan di bidang lingkungan agar ini segera ditangani, sehingga untuk jangka waktu ke depan ini bisa menjadi bahan evaluasi," tegasnya.

Selain menyoroti isu lingkungan, Muzani menyampaikan keprihatinan mendalam atas skala kerusakan yang terjadi. 

Bencana kali ini dinilai sangat parah karena tidak hanya merenggut ratusan nyawa, tetapi juga melumpuhkan sendi-sendi ekonomi masyarakat.

"Kerusakan yang ditimbulkan cukup memprihatinkan. Menghancurkan infrastruktur umum, jalan, jembatan, sekolah, tempat ibadah, sampai rumah-rumah. Banyak hewan ternak jadi korban, termasuk sawah-sawah yang siap panen juga terdampak," paparnya.

Hingga kini, selain 422 korban meninggal dunia, ratusan orang dilaporkan masih hilang dan ratusan lainnya dalam kondisi luka-luka.

Kendati memberikan catatan kritis soal lingkungan, Ketua MPR tetap mengapresiasi langkah tanggap darurat yang dilakukan pemerintah pusat. 

Ia memuji sinergitas antara BNPB, TNI, dan Polri yang bergerak cepat memulihkan akses vital seperti listrik dan komunikasi, serta mendistribusikan bantuan logistik menggunakan helikopter di daerah terisolir.

"Meskipun kondisinya sangat sulit dan diterbangkan dengan udara, helikopter, tapi pemerintah pusat dalam hal ini BNPB, dibantu dengan aparat kepolisian dan TNI, bertindak cepat, sigap," katanya. 

"Sehingga optimisme dan harapan masyarakat di daerah tersebut pelan-pelan bisa dipulihkan, dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi sambungan infrastruktur bisa segera dilakukan di daerah-daerah tersebut," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak Status Bencana Nasional: Pemerintah Daerah Lumpuh, Sumatera Butuh Penanganan Total

DPR Desak Status Bencana Nasional: Pemerintah Daerah Lumpuh, Sumatera Butuh Penanganan Total

News | Senin, 01 Desember 2025 | 14:30 WIB

442 Nyawa Melayang: Masalahnya di Cuaca atau Sistem yang Gagal?

442 Nyawa Melayang: Masalahnya di Cuaca atau Sistem yang Gagal?

Your Say | Senin, 01 Desember 2025 | 14:21 WIB

Warriors Cleanup Indonesia: Gerakan Anak Muda Ubah Kegelisahan Akan Lingkungan Jadi Aksi Nyata

Warriors Cleanup Indonesia: Gerakan Anak Muda Ubah Kegelisahan Akan Lingkungan Jadi Aksi Nyata

Your Say | Senin, 01 Desember 2025 | 13:36 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB