Banyak Perempuan Terjebak Hubungan Toxic, KPPPA: 1 dari 2 Orang Pernah Alami Kekerasan Psikologis

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 04 Desember 2025 | 16:15 WIB
Banyak Perempuan Terjebak Hubungan Toxic, KPPPA: 1 dari 2 Orang Pernah Alami Kekerasan Psikologis
Ilustrasi perempuan mengalami kekerasan. (Freepik/satura86)
baca 10 detik
  • Kementerian PPPA menemukan separuh perempuan Indonesia pernah alami kekerasan psikologis berdasarkan survei nasional 2024.
  • Kekerasan psikologis didominasi pembatasan perilaku, kekerasan emosional, serta bentuk tekanan ekonomi dari pasangan.
  • Sebanyak 15,8 persen kekerasan pasangan terjadi tanpa pemicu spesifik, mengindikasikan pola perilaku berkelanjutan.

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menemukan kalau sekitar satu dari dua perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan psikologis oleh pasangan selama hidupnya.

Data itu ditemukan dari hasil survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) KPPPA tahun 2024.

Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Desy Andriani, menjelaskan bahwa kekerasan psikologis yang paling banyak dialami perempuan, meliputi kekerasan emosional, kekerasan ekonomi, hingga pembatasan perilaku.

"Kekerasan psikologis merupakan bentuk kerasan yang paling banyak dialami perempuan, dengan pembatasan perilaku muncul sebagai bentuk yang paling dominan," kata Desy dalam acara paparan SPHPN 2024 di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Temuan itu, menurut Desy, menunjukan kalau banyak perempuan terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

"Banyak perempuan hidup dalam relasi yang penuh kontrol dan tekanan emosional, meskipun tidak selalu meninggalkan luka secara fisik," katanya.

Tidak hanya itu, Desy menyebut kekerasan fisik maupun seksual yang dilakukan pasangan tidak selalu dipicu keadaan tertentu.

Berdasarkan survei, 26,9 persen kekerasan dipicu masalah keuangan, sementara 15,8 persen terjadi tanpa alasan apa pun, dan 11,4 persen terjadi ketika pelaku dalam kondisi mabuk.

"Fakta bahwa cukup banyak kekerasan terjadi tanpa pemicu spesifik, memperlihatkan bahwa kerasan adalah pola perilaku, bukan reaksi sesama," tuturnya.

baca juga

Ia menekankan perlunya penguatan layanan pendampingan, peningkatan literasi publik tentang relasi sehat, serta peran lingkungan untuk segera merespons tanda-tanda pengendalian berlebihan dalam hubungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA: Perempuan Alami Trauma Lebih Berat Usai Banjir Sumatra

Menteri PPPA: Perempuan Alami Trauma Lebih Berat Usai Banjir Sumatra

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 13:01 WIB

Puan dan Bukunya: Ruang Aman Perempuan untuk Membaca dan Berbagi Cerita

Puan dan Bukunya: Ruang Aman Perempuan untuk Membaca dan Berbagi Cerita

Your Say | Kamis, 04 Desember 2025 | 15:25 WIB

Di Bawah Bayang Rob: Kisah Perjuangan Sunyi Perempuan Pesisir Melawan Krisis Iklim

Di Bawah Bayang Rob: Kisah Perjuangan Sunyi Perempuan Pesisir Melawan Krisis Iklim

Your Say | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:45 WIB

Terkini

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

×