DPR Usul Presiden Bentuk Kementerian Bencana: Jadi Ada Dirjen Longsor, Dirjen Banjir

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 08 Desember 2025 | 22:35 WIB
DPR Usul Presiden Bentuk Kementerian Bencana: Jadi Ada Dirjen Longsor, Dirjen Banjir
Ketua Komisi I DPR Utut Adianto. [Suara.com/Faqih]
  • Duka atas hampir seribu korban bencana alam di Sumatera mendorong usulan pembentukan Kementerian Penanggulangan Bencana.
  • Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, mengusulkan struktur kementerian baru dengan direktorat spesifik tangani ancaman bencana.
  • Usulan ini muncul karena APBN dinilai tidak kuat menahan guncangan biaya tak terduga akibat skala bencana yang masif.

Suara.com - Duka mendalam akibat bencana alam dahsyat di Sumatera yang diperkirakan telah merenggut hampir seribu korban jiwa, memicu sebuah gagasan dari Parlemen.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, secara terbuka mengusulkan agar pemerintah membentuk sebuah kementerian khusus yang fokus menangani penanggulangan bencana.

Usulan ini dilontarkan bukan tanpa alasan. Menurut Utut, skala bencana yang terjadi belakangan ini sudah terlalu masif untuk ditangani dengan struktur yang ada saat ini.

Ia bahkan meminta Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) untuk menyampaikan langsung ide tersebut kepada Presiden.

Gagasan ini mengemuka dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menkomdigi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (8/12/2025).

"Artinya memang ke depan ini, mungkin kalau Ibu bisa ngomong sama Pak Presiden, ada perlunya juga disampaikan mungkin sudah adanya Menteri Bencana, Penanggulangan Bencana," kata Utut dalam rapat tersebut.

Politisi senior PDI Perjuangan itu tak hanya melempar wacana. Ia bahkan sudah memiliki gambaran spesifik mengenai struktur kementerian baru tersebut, yang akan dibagi berdasarkan jenis ancaman bencana untuk memastikan penanganan yang lebih fokus dan ahli.

"Jadi ada Dirjen Longsor, Dirjen Banjir, Dirjen Angin Topan, dan Dirjen satu lagi apa gitu," katanya, memberikan contoh.

Namun, akar utama dari usulan ini adalah masalah finansial negara. Utut Adianto menyoroti postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini yang dinilainya tidak dirancang untuk menahan guncangan biaya bencana yang datang tiba-tiba dan dalam jumlah sangat besar.

"Karena kalau angkanya sekarang ini, APBN jelas gak kuat. Karena APBN itu konsepnya belanja, bukan menabung. Sementara ini kan (dana) hanya keluar, saat pada saat keluar," jelasnya secara gamblang.

Sebelum masuk ke usulan teknisnya, Utut terlebih dahulu menyampaikan belasungkawa mendalam atas situasi darurat nasional yang terjadi. Ia menyoroti angka korban jiwa yang terus bertambah dan potensi korban hilang yang masih sangat besar.

"Kita lupa tadi kita semua ikut berduka atas situasi nasional. Jadi sudah hampir 1.000 yang wafat, yang hilang mungkin potensi juga masih besar," ungkapnya.

Utut juga menegaskan bahwa bencana ini tidak hanya terjadi di Sumatera. Ia memberikan contoh kondisi parah yang juga terjadi di daerah pemilihannya (Dapil) di Jawa Tengah, yang mencakup Banjarnegara dan Cilacap.

"Di Jateng, di Dapil kami sesungguhnya sama, Bu. Di Banjarnegara, Dapil saya, yang wafat 17, yang belum ketemu 11. Tapi ini awalannya dari Majenang di Cilacap," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar di Tengah Keterbatasan, Siswa Batang Anai Hadapi Ujian di Tenda Darurat

Belajar di Tengah Keterbatasan, Siswa Batang Anai Hadapi Ujian di Tenda Darurat

Foto | Senin, 08 Desember 2025 | 19:25 WIB

Banjir Lahar Hujan Semeru Kepung Permukiman, Ratusan Warga Terisolasi

Banjir Lahar Hujan Semeru Kepung Permukiman, Ratusan Warga Terisolasi

Foto | Senin, 08 Desember 2025 | 19:17 WIB

Banjir Sumatra Bukan Takdir, Ini Akar Masalah dan Solusi Agar Tak Terulang Lagi

Banjir Sumatra Bukan Takdir, Ini Akar Masalah dan Solusi Agar Tak Terulang Lagi

News | Senin, 08 Desember 2025 | 19:08 WIB

Kepala BNPB Sebut Pemulihan Pasca Bencana Sumatra Butuh Rp51,82 T

Kepala BNPB Sebut Pemulihan Pasca Bencana Sumatra Butuh Rp51,82 T

Video | Senin, 08 Desember 2025 | 18:10 WIB

Gubsu Bobby Nasution Bilang Kerugian Akibat Banjir-Longsor di Sumut Rp 9,98 Triliun

Gubsu Bobby Nasution Bilang Kerugian Akibat Banjir-Longsor di Sumut Rp 9,98 Triliun

News | Senin, 08 Desember 2025 | 11:39 WIB

Momen Prabowo Cicipi Masakan Dapur Umum Saat Tinjau Pengungsian Aceh

Momen Prabowo Cicipi Masakan Dapur Umum Saat Tinjau Pengungsian Aceh

Foto | Senin, 08 Desember 2025 | 07:35 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB