Ada Korban Bencana Sumatera Masih Hilang, Pakar UGM Desak Integrasi Drone dan AI dalam Operasi SAR

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 11 Desember 2025 | 18:03 WIB
Ada Korban Bencana Sumatera Masih Hilang, Pakar UGM Desak Integrasi Drone dan AI dalam Operasi SAR
Masjid ambruk disapu banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). [Antara]
baca 10 detik
  • Sebanyak 986 korban meninggal dan 224 hilang akibat bencana di tiga provinsi memerlukan terobosan teknologi penyelamatan.
  • Pakar UGM menyarankan pemanfaatan drone dengan *computer vision* dan AI yang telah efektif di negara maju.
  • Tantangan utama adopsi teknologi di Indonesia adalah kondisi geografis kompleks dan perlunya integrasi sistem SAR.

Suara.com - Korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara belum ditemukan seluruhnya.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih ada 224 orang yang dilaporkan hilang dan korban meninggal mencapai 986 jiwa.

Lambatnya proses pencarian korban ini menjadi sorotan dari Pakar Teknologi Kecerdasan Buatan UGM Andi Dharmawan. Ia menegaskan perlunya terobosan dalam teknologi penyelamatan.

Menurut Andi pencarian dan penyelamatan korban bencana dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi berbasis drone, computer vision, dan perangkat pintar.

Berbagai teknologi ini dinilai telah terbukti efektif digunakan di berbagai negara maju dalam operasi kebencanaan. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Swiss, Jepang hingga Australia sudah memanfaatkannya.

Teknologi drone pun dikembangkan dengan kamera termal dan dilengkapi AI untuk mendeteksi keberadaan manusia di antara puing-puing.

"Di Indonesia drone sudah mulai dipakai, tapi belum terintegrasi dengan AI. Tantangannya tinggal integrasi, adopsi, dan hilirisasi," ujar Andi, Kamis (11/12/2025).

Meski teknologi tersebut menjanjikan, Andi menekankan bahwa kondisi geografis Indonesia yang kompleks menjadi tantangan terbesar.

Medan bencana yang beragam, mulai dari banjir luas, hutan lebat, hingga wilayah tanpa sinyal mempengaruhi stabilitas drone dan akurasi deteksi berbasis AI.

baca juga

Kendati AI bisa mendeteksi manusia di gambar namun harus diakui kondisi lapangan tidak selalu ideal. Faktor seperti air keruh, banyak puing, pencahayaan minim, atau korban tertutup sebagian menjadi faktor penentu.

"Modelnya harus kuat banget buat kondisi dunia nyata. Selain itu, integrasi informasi dari drone dan AI ke tim SAR di lapangan juga membutuhkan sistem yang cepat dan rapi agar hasil deteksi bisa langsung ditindaklanjuti," tegasnya.

Untuk bisa diterapkan secara efektif, Andi menyarankan agar pengembangan teknologi dimulai dari penerapan sederhana yang langsung terasa manfaatnya.

Drone stabil dengan video real-time berkualitas tinggi, kata Andi, sudah sangat membantu penyisiran. Tanpa kemudian harus menunggu teknologi canggih diterapkan sekaligus.

Setelah itu baru bisa ditambahkan dengan fitur AI ringan untuk menandai area yang dicurigai ada manusia.

"Bukan menggantikan manusia, tapi mempercepat proses ngecek video," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Top UGM hingga IPB Turun Tangan Usut Banjir Sumatra, Izin Perusahaan di Ujung Tanduk

Pakar Top UGM hingga IPB Turun Tangan Usut Banjir Sumatra, Izin Perusahaan di Ujung Tanduk

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:10 WIB

Waspada Bencana di Selatan Jawa Hingga NTT Akibat Cuaca Ekstrem 'Siklon Senyar'

Waspada Bencana di Selatan Jawa Hingga NTT Akibat Cuaca Ekstrem 'Siklon Senyar'

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:59 WIB

DPR Soroti Izin Penggalangan Dana Bencana: Jangan Hambat Solidaritas Warga

DPR Soroti Izin Penggalangan Dana Bencana: Jangan Hambat Solidaritas Warga

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:38 WIB

Rantai Pasok Indonesia dalam Bayang Bencana Alam: Pelajaran dari Aceh dan Sumatera

Rantai Pasok Indonesia dalam Bayang Bencana Alam: Pelajaran dari Aceh dan Sumatera

Opini | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:32 WIB

Mentan Amran Tegas: Berani Korupsi Bantuan Bencana Akan Langsung Dicopot

Mentan Amran Tegas: Berani Korupsi Bantuan Bencana Akan Langsung Dicopot

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:07 WIB

Anggota DPR Sindir Donasi Relawan: Baru 10 Miliar, Negara Sudah Triliunan

Anggota DPR Sindir Donasi Relawan: Baru 10 Miliar, Negara Sudah Triliunan

Video | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:00 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×