Dishub Ungkap Kondisi Mobil SPPG Penabrak Puluhan Siswa di Cilincing

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:36 WIB
Dishub Ungkap Kondisi Mobil SPPG Penabrak Puluhan Siswa di Cilincing
Kasatpel UP PKB Cilincing Dishub DKI Jakarta, Dardi Wahyudi. (Suara.com/Adiyoga)
  • Dishub DKI Jakarta memeriksa teknis mobil operasional SPPG yang menabrak puluhan siswa di Cilincing pada 11 Desember 2025.
  • Pemeriksaan teknis memastikan sistem pengereman utama dan rem parkir mobil tersebut berfungsi baik tanpa kebocoran.
  • Kendaraan yang terlibat dalam insiden maut tersebut merupakan unit relatif baru, diproduksi sekitar tahun 2023.

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membeberkan hasil pemeriksaan teknis kendaraan yang terlibat insiden maut di Cilincing, Jakarta Utara.

Mobil operasional SPPG yang dikemudikan oleh lelaki berinisial AI tersebut sebelumnya menabrak puluhan siswa dan guru pada Kamis (11/12/2025).

Kasatpel UP PKB Cilincing Dishub DKI Jakarta, Dardi Wahyudi, menjelaskan temuan timnya usai melakukan pengecekan mendalam terhadap bangkai kendaraan.

Pihaknya telah merampungkan serangkaian pemeriksaan fisik hingga uji jalan atau road test terhadap kendaraan tersebut.

"Kemarin kami sudah laksanakan pemeriksaan secara fisik ataupun road test terhadap kendaraan tersebut," ujar Dardi di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (12/12/2025).

Dalam pemeriksaan awal, Dardi menyoroti kondisi volume minyak rem pada tangki reservoir kendaraan itu.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya kekurangan cairan pada sistem hidrolik pengereman.

"Dari sistem pengereman, saya lihat dari pedal rem terus ke reservoir tank untuk minyak rem, tidak ada kekurangan," jelasnya.

Pemeriksaan lantas berlanjut pada jalur distribusi minyak rem ke seluruh roda untuk memastikan ada atau tidaknya kebocoran.

Dardi merinci bahwa sistem pengereman mobil tersebut menggunakan paduan cakram di bagian depan dan tromol di bagian belakang.

"Untuk saluran-saluran yang ke remnya itu adalah depan cakram, belakang tromol. Tidak ada kebocoran di selang-selang, baik yang membagi depan kanan kiri, belakang kanan kiri," tutur Dardi.

Berdasarkan fakta-fakta teknis tersebut, Dishub menyimpulkan bahwa sistem pengereman utama mobil berfungsi dengan semestinya saat kejadian.

Dardi pun menegaskan bahwa komponen vital penunjang keselamatan tersebut dalam keadaan layak jalan.

"Jadi kondisi kendaraan untuk sistem pengeremannya bagus. Untuk rem utama," tegasnya.

Tidak hanya rem utama, fungsi rem parkir atau rem tangan kendaraan tersebut juga dinyatakan dalam kondisi prima setelah diuji coba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Insiden SDN 01 Kalibaru, Sudinhub Sebut SPPG Lakukan Pelanggaran Fatal

Soal Insiden SDN 01 Kalibaru, Sudinhub Sebut SPPG Lakukan Pelanggaran Fatal

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:28 WIB

Bukan Rem Blong Tapi Ngantuk, Sopir Tabrak Siswa di Cilincing Resmi Tersangka

Bukan Rem Blong Tapi Ngantuk, Sopir Tabrak Siswa di Cilincing Resmi Tersangka

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:36 WIB

Imbas Insiden Mobil Terabas Pagar, Siswa SDN Kalibaru 01 Belajar Daring

Imbas Insiden Mobil Terabas Pagar, Siswa SDN Kalibaru 01 Belajar Daring

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 08:48 WIB

Terkini

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB