Hari Kiamat Versi Ebo Noah Tak Terjadi, Publik Ghana Heran Sang "Nabi" Malah Pamer Mercedes-Benz

Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 26 Desember 2025 | 14:47 WIB
Hari Kiamat Versi Ebo Noah Tak Terjadi, Publik Ghana Heran Sang "Nabi" Malah Pamer Mercedes-Benz
Orang Sudah Antre Naik Bahtera, Sang “Nabi” Ebo Noah dari Ghana Justru Pamer Mobil Mewah (Dok. Istimewa)
  • Seorang nabi bernama Ebo Noah di Ghana meramalkan kiamat berupa hujan tanpa henti mulai 25 Desember 2025.
  • Ratusan pengikutnya berkumpul menunggu "bahtera modern" yang diklaim Ebo Noah untuk menyelamatkan mereka dari bencana.
  • Menjelang tanggal ramalan, Ebo Noah malah tertangkap kamera membeli dan mengendarai mobil Mercedes-Benz baru, memicu kritik.

Suara.com - Hari Natal yang seharusnya dipenuhi doa dan harapan berubah menjadi hari penantian penuh tanda tanya bagi ratusan orang yang berkumpul di Ghana. 

Mereka datang dari berbagai penjuru Afrika, meninggalkan rumah dan keluarga, demi satu keyakinan: ramalan kiamat ala Alkitab yang disampaikan seorang pria bernama Ebo Noah.

Ia menyebut dirinya nabi. Ia mengklaim menerima wahyu ilahi. Dunia, katanya, akan ditenggelamkan hujan tanpa henti selama tiga hingga empat tahun mulai 25 Desember 2025. 

Seperti kisah Nabi Nuh, hanya mereka yang bertobat dan naik ke “bahtera modern” miliknya yang akan selamat.

Namun, saat hari yang dijanjikan tiba, air bah tak kunjung datang. Yang justru muncul ke permukaan adalah sebuah Mercedes-Benz baru.

Bahtera, Nubuat, dan Harapan yang Dikemas Iman

Selama berminggu-minggu, video Ebo Noah beredar luas di media sosial. Ia tampil mengenakan pakaian karung goni, berpuasa, berdoa, dan mengawasi pembangunan perahu kayu yang ia sebut sebagai “bahtera Nuh modern”. 

Dalam klaimnya, hingga 10 bahtera disiapkan untuk menyelamatkan umat beriman, bahkan ia pernah menyebut satu kapal mampu menampung 600 juta orang.

Narasi ini menyedot perhatian. Orang-orang berdatangan. Ada yang percaya sepenuhnya, ada pula yang diliputi ketakutan. Beberapa video menunjukkan massa yang bersiap menaiki bahtera, menunggu hujan pertama yang tak pernah turun.

Sehari sebelum “kiamat”, Ebo Noah bahkan mengaku menerima penglihatan baru, Tuhan menunda banjir karena terlalu banyak manusia ingin diselamatkan. Dunia diberi waktu. Bahtera perlu ditambah.

Mercedes di Tengah Nubuat

Namun, pada 24 Desember 2025, sebuah video mengubah segalanya. Alih-alih mempercepat pembangunan bahtera atau bersiap menghadapi bencana, Ebo Noah justru terlihat tiba di sebuah toko dengan Mercedes-Benz B-Class W247 berwarna perak, masih baru dan tanpa pelat nomor. 

Ironisnya, ia tetap mengenakan pakaian karung goni lusuh, kontras tajam dengan mobil mewah yang dikendarainya.

Unggahannya disertai pesan religius, “Aku telah berpuasa selama tiga minggu. Aku telah berdoa. Apa pun yang terjadi besok adalah keputusan Tuhan.”

Alih-alih menenangkan, video itu memicu badai baru, bukan hujan, melainkan kritik publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim: Mayoritas Kayu Gelondongan Banjir Sumatra Diduga dari PT TBS

Bareskrim: Mayoritas Kayu Gelondongan Banjir Sumatra Diduga dari PT TBS

News | Senin, 15 Desember 2025 | 18:56 WIB

Anggap Banjir Sumatera Tanda Kiamat Sudah Terjadi, Menko Cak Imin Ajak Raja Juli hingga Bahlil Tobat

Anggap Banjir Sumatera Tanda Kiamat Sudah Terjadi, Menko Cak Imin Ajak Raja Juli hingga Bahlil Tobat

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:46 WIB

Soal Isu Kemerdekaan Palestina dan Tanda Kiamat, Begini Penjelasannya dalam Islam

Soal Isu Kemerdekaan Palestina dan Tanda Kiamat, Begini Penjelasannya dalam Islam

Lifestyle | Minggu, 12 Oktober 2025 | 17:35 WIB

Terkini

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB