Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 08 Januari 2026 | 17:02 WIB
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana
Kasubid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak (Suara.com/Muhamad Yasir)
baca 10 detik
  • Penyelidikan kematian satu keluarga di Tanjung Priok masih berlangsung sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
  • Polda Metro Jaya menekankan ketelitian proses labfor yang dapat memakan waktu lebih dari dua minggu untuk validasi bukti.
  • Kesimpulan kasus tersebut akan didasarkan pada bukti ilmiah forensik dan keterangan saksi kunci yang masih dalam pemulihan.

Suara.com - Misteri kematian satu keluarga di Gang 10, Jalan Warakas VIII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, belum menemui titik terang. Polda Metro Jaya menegaskan penyelidikan masih sepenuhnya bergantung pada hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang membutuhkan waktu dan ketelitian tinggi.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak mengatakan, penyidik memilih bersikap hati-hati agar kesimpulan yang diambil benar-benar akurat.

Menurutnya, proses uji laboratorium bukan sekadar formalitas, melainkan kunci untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi pada para korban.

“Hasil labfor itu membutuhkan waktu karena tidak sebentar untuk membuktikan kandungan yang ada dalam cairan dari sampel yang diambil dari tubuh korban, nanti disesuaikan dengan barang bukti yang ada di TKP,” kata Reonald kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

Ia menegaskan, penyidik sengaja menghindari langkah tergesa-gesa dalam penanganan kasus yang menewaskan tiga orang tersebut. Kesalahan analisis, kata dia, justru berpotensi menyesatkan arah penyelidikan.

“Kami dari penyelidik tidak mau terkesan terburu-buru. Daripada terburu-buru hasilnya nanti salah, lebih bagus kita pelan-pelan tapi teliti dan benar-benar akurat hasilnya,” ujarnya.

Labfor Bisa Lebih dari Dua Pekan

Reonald mengungkapkan, proses pemeriksaan di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) umumnya memakan waktu lebih dari dua pekan. Lamanya proses sangat bergantung pada tingkat kesulitan barang bukti yang dianalisis.

“Rata-rata lebih dari dua minggu, tergantung dari kesulitan barang bukti yang didapatkan,” jelasnya.

baca juga

Hasil inilah yang nantinya akan dicocokkan dengan temuan di tempat kejadian perkara, termasuk sisa makanan dan minuman yang diamankan penyidik, serta hasil autopsi terhadap para korban.

Terkait kemungkinan adanya tindak pidana, Reonald menegaskan polisi belum bisa berspekulasi. Seluruh kesimpulan, kata dia, harus berpijak pada fakta dan bukti ilmiah.

“Kita tidak bisa menduga-duga karena kita harus berdasarkan fakta,” tegasnya.

Sikap ini sejalan dengan kondisi penyelidikan yang masih menunggu dua pilar utama pembuktian, yakni hasil forensik dan keterangan saksi kunci, Abdullah Syauqi Jamaludin (22), satu-satunya anggota keluarga yang selamat dan hingga kini masih menjalani pemulihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Jadi Penyidik Utama di KUHAP Baru, Kombes Iman: Semua Setara!

Polisi Jadi Penyidik Utama di KUHAP Baru, Kombes Iman: Semua Setara!

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:36 WIB

Sudah 5 Saksi Diperiksa Polisi, Mungkinkah Pelaku Teror Molotov ke Rumah DJ Donny Terungkap?

Sudah 5 Saksi Diperiksa Polisi, Mungkinkah Pelaku Teror Molotov ke Rumah DJ Donny Terungkap?

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:35 WIB

Teriakan di Gang 10: Teka-teki Keracunan Satu Keluarga di Warakas, Bunuh Diri atau Pembunuhan?

Teriakan di Gang 10: Teka-teki Keracunan Satu Keluarga di Warakas, Bunuh Diri atau Pembunuhan?

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:54 WIB

Perang Lawan Hoax SBY: Demokrat Polisikan 4 Akun YouTube dan TikTok, Ini Daftarnya

Perang Lawan Hoax SBY: Demokrat Polisikan 4 Akun YouTube dan TikTok, Ini Daftarnya

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 18:21 WIB

Anak Sulung Jadi Saksi Kunci, 10 Orang Diperiksa di Kasus Kematian Satu Keluarga Priok

Anak Sulung Jadi Saksi Kunci, 10 Orang Diperiksa di Kasus Kematian Satu Keluarga Priok

News | Senin, 05 Januari 2026 | 17:37 WIB

Polisi Tunggu Hasil Toksikologi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri

Polisi Tunggu Hasil Toksikologi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri

News | Senin, 05 Januari 2026 | 12:55 WIB

Berkat Laporan Warga, Polisi Ringkus Dua Pencopet di CFD Bundaran HI

Berkat Laporan Warga, Polisi Ringkus Dua Pencopet di CFD Bundaran HI

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 14:54 WIB

Terkini

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

×