- Polda Metro Jaya menyelidiki teror bangkai ayam dan bom molotov ke rumah DJ Donny, fokus kumpulkan fakta hukum.
- Penyelidikan melibatkan analisis bukti CCTV dan pemeriksaan lima orang saksi terkait peristiwa teror tersebut.
- Kepolisian akan menindaklanjuti laporan teror masyarakat, menerapkan penegakan hukum, preventif, dan preemtif.
Suara.com - Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus teror bangkai ayam hingga pelemparan bom molotov ke rumah Ramond Dony Adam alias DJ Donny. Polisi saat ini juga mengklaim tengah fokus mengumpulkan dan menganalisis fakta hukum untuk menentukan pasal yang dikenakan serta mengungkap pelaku.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, penyelidikan dilakukan berdasarkan temuan penyelidik di lapangan.
“Kami masih melakukan proses penyelidikan untuk fakta-fakta hukum yang ditemukan oleh penyelidik kami. Mudah-mudahan segera bisa merekonstruksikan pasalnya maupun tersangkanya siapa,” kata Iman di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).
Terkait barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam aksi teror tersebut, Iman menyebut seluruhnya masih dalam tahap analisis.
“Itu kan perlu kami analisis. Masih dianalisis,” ujarnya.
Dalam tahap awal penyelidikan, penyelidik telah memeriksa lima orang saksi. Mereka berasal dari pihak-pihak yang mengetahui, melihat, mendengar, hingga mengalami langsung peristiwa tersebut.
“Lima ada. Sesuai dengan yang mengetahui, mendengar, melihat, dan yang mengalami,” jelasnya.
Polda Metro Jaya memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait aksi teror dan intimidasi, termasuk terhadap korban lain yang mengalami kejadian serupa.
“Pasti akan kami tangani dan akan melakukan penegakan hukum terhadap semua laporan masyarakat yang masuk pada kami,” tegas Iman.
Baca Juga: Istana Prihatin Atas Teror Terhadap Influencer, Minta Polisi Lakukan Investigasi
Selain penegakan hukum, kepolisian juga melakukan langkah preventif dan preemtif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Tindakan preventif, preemtif, dan upaya penegakan hukum akan dilakukan secara simultan,” ujarnya.
Sebelumnya, DJ Donny melaporkan rangkaian teror yang dialaminya, mulai dari pengiriman bangkai ayam berisi ancaman hingga pelemparan bom molotov ke rumahnya pada dini hari. Peristiwa tersebut terekam CCTV dan dinilai membahayakan keluarga serta warga sekitar.