Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 12 Januari 2026 | 17:39 WIB
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
Ketua Umum PDI Perjuangan atau PDIP Megawati Soekarnoputri, menyampaikan peringatan keras mengenai ancaman krisis ekologis global dalam pidato politik di pembukaan Rakernas I sekaligus peringatan HUT PDI Perjuangan ke-53 tahun 2026, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2025). (Tim Media PDIP)
baca 10 detik
  • PDIP resmi menyatakan sikap politiknya sebagai kekuatan penyeimbang dalam pemerintahan nasional pada Rakernas I 2026.
  • Keputusan ini dibacakan di Ancol, Jakarta, Senin (12/1/2026), untuk menjaga kualitas demokrasi dan konstitusi.
  • Partai berfokus menguatkan kontrol, masyarakat sipil, kebebasan pers, serta reformasi hukum demi akuntabilitas negara.

Suara.com - PDIP secara resmi mengumumkan arah politiknya dalam peta pemerintahan nasional melalui pembacaan Rekomendasi Eksternal Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026.

Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu memilih jalur sebagai kekuatan penyeimbang (checks and balances) demi menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Sikap politik ini dibacakan oleh Ketua DPD PDIP Aceh, Jamaluddin Idham sebagai Rekomendasi Eksternal Rakernas I PDIP, pada acara penutupan Rakernas yang berlangsung di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Senin (12/1/2026).

Dalam penjelasannya, Jamaluddin menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan mandat ideologis partai untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berorientasi pada rakyat dan tidak melenceng dari semangat konstitusi.

"Rakernas Partai menegaskan posisi politik sebagai partai penyeimbang untuk mengawal penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, berkeadilan, dan berorientasi pada sebesar-besarnya kesejahteraan Rakyat sesuai dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia," ujar Jamaluddin saat bacakan hasil rekomendasi.

Lebih lanjut, PDIP menilai bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan kontrol yang kuat untuk mencegah terjadinya pemusatan kekuasaan.

Untuk itu, penguatan elemen masyarakat sipil, kebebasan pers, serta reformasi hukum menjadi poin utama dalam perjuangan politik partai ke depan.

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat tiba di lokasi Rakernas PDIP didampingi oleh Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo di Ancol, Jakarta, Minggu (11/1/2026). ANTARA/HO-PDIP
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. ANTARA/HO-PDIP

"Rakernas I Partai menegaskan bahwa peningkatan kualitas demokrasi Indonesia memerlukan pelaksanaan fungsi kontrol dan penyeimbang kekuasaan negara (checks and balances) secara kritis dan efektif melalui pelembagaan partai politik," kata dia.

"Perlakuan yang setara dan adil bagi seluruh partai politik, reformasi sistem hukum yang berkeadilan, penguatan masyarakat sipil, kebebasan pers, dan perlindungan hak setiap warga negara," Jamaluddin menambahkan.

baca juga

PDI Perjuangan menekankan bahwa peran penyeimbang ini bukanlah sekadar oposisi tanpa dasar, melainkan sebuah upaya untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas negara di hadapan rakyatnya.

Etika dan moral politik ditempatkan sebagai pedoman utama dalam mengawal pemerintahan.

"Setiap langkah politik Partai haruslah menempatkan etika-moral dan kebenaran hakiki sebagai pandu, guna memastikan negara tidak melenceng dari amanat UUD NRI 1945," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela

Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela

News | Senin, 12 Januari 2026 | 17:09 WIB

Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting

Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting

News | Senin, 12 Januari 2026 | 17:06 WIB

Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai

Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai

News | Senin, 12 Januari 2026 | 14:52 WIB

Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026

Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026

News | Minggu, 11 Januari 2026 | 23:11 WIB

Terkini

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

×