Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal

M Nurhadi

Senin, 12 Januari 2026 | 18:20 WIB
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
Ketua Federal Reserve Jerome Powell (x.com)
  • Jaksa federal membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell, terkait kesaksian renovasi gedung.
  • Powell meyakini penyelidikan ini dipicu oleh kemarahan Presiden Trump karena penolakan penurunan suku bunga acuan.
  • Konflik ini menimbulkan kekhawatiran independensi The Fed dan berdampak pada kenaikan harga emas global.

Namun, Donald Trump mengkritik tajam proyek ini dan menyebut biaya yang membengkak mencapai USD 3,1 miliar.

Dalam wawancara dengan NBC News pada hari Minggu, Trump membantah mengetahui detail penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap The Fed, namun ia tetap melancarkan kritik pedas kepada Powell.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang itu (penyelidikan The Fed), tetapi dia jelas tidak terlalu bagus di Federal Reserve, dan dia juga tidak terlalu bagus dalam proyek gedung," kata Trump merujuk pada kinerja Powell.

Langkah Departemen Kehakiman ini memicu reaksi keras dari Capitol Hill. Senator Partai Republik dari North Carolina, Thom Tillis, menyatakan keberatan yang tegas. Sebagai anggota Komite Perbankan Senat, Tillis mengancam akan memblokir setiap calon pengganti Powell yang diajukan Trump hingga masalah hukum ini tuntas.

"Jika sebelumnya masih ada keraguan apakah para penasihat di dalam pemerintahan Trump secara aktif mendorong untuk mengakhiri independensi Federal Reserve, sekarang seharusnya tidak ada lagi. Yang dipertanyakan sekarang adalah independensi dan kredibilitas Departemen Kehakiman," tegas Tillis dalam pernyataan tertulisnya.

Senada dengan Tillis, Senator Demokrat Elizabeth Warren menuding Trump sedang berusaha melakukan "corrupt takeover" atau pengambilalihan korup terhadap bank sentral.

Menurut Warren, rencana Trump adalah menyingkirkan Powell dan menggantinya dengan sosok yang bisa ia kendalikan sepenuhnya. 

Ketidakpastian politik di Amerika Serikat langsung berimbas pada pasar komoditas global. Investor yang khawatir akan stabilitas ekonomi AS mulai beralih ke aset aman (safe-haven). Hal ini, ditambah dengan ketegangan yang berlanjut di Iran, memicu lonjakan harga logam mulia.

Pada hari Senin, harga emas dunia melesat 1,4% ke angka USD 4.572,36 per ons, setelah sebelumnya sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level USD 4.600,33.

Perak juga mencatatkan sejarah dengan mencapai rekor tertinggi USD 84,58 per ons sebelum terkoreksi tipis ke level USD 83,26.

April Larusse, kepala spesialis investasi di Insight Investment, menilai bahwa tekanan terhadap The Fed mungkin tidak dapat dibenarkan secara ekonomi.

"Sebenarnya tidak benar bahwa Federal Reserve tidak melakukan apa pun terkait suku bunga, jadi ini terasa seperti tekanan yang mungkin tidak sepenuhnya beralasan," jelasnya kepada BBC.

Ia menambahkan bahwa meskipun Trump menginginkan suku bunga rendah untuk menstimulasi ekonomi, inflasi yang tinggi tetap menjadi beban berat bagi masyarakat kelas menengah ke bawah di AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland

Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland

News | Minggu, 11 Januari 2026 | 11:37 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela

Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 10:30 WIB

Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro

Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 22:35 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB