Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:09 WIB
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
Orang-orang berkumpul di Lapangan Enghelab setelah seruan pemerintah untuk berunjuk rasa menentang protes baru-baru ini di seluruh negeri, meneriakkan slogan anti-AS dan anti-Israel, di Teheran, Iran, pada 12 Januari 2026. ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anadolu/pri.
  • Menlu China Wang Yi dan Menlu Iran berdialog pada 15 Januari 2026, menekankan penolakan ancaman militer dan pentingnya dialog internasional.
  • AS meningkatkan kekuatan militer di Timur Tengah dengan memindahkan gugus tugas kapal induk USS Abraham Lincoln dan aset udara strategis.
  • Televisi pemerintah Iran menayangkan pesan provokatif terhadap Presiden Trump, sementara Trump menunda serangan setelah ada informasi penghentian eksekusi demonstran.

Suara.com - Di tengah meningkatnya eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, Beijing secara terbuka menyatakan sikapnya.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, melakukan pembicaraan telepon mendalam dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Kamis (15/1/2026).

Dalam dialog tersebut, China menekankan penolakan keras terhadap segala bentuk ancaman militer dalam hubungan internasional.

Beijing menggarisbawahi pentingnya menjunjung tinggi Piagam PBB dan hukum internasional. Wang Yi menyatakan bahwa upaya memaksakan kehendak satu negara terhadap negara lain tidak dapat dibenarkan dan menyerukan semua pihak untuk mengedepankan dialog guna meredakan konflik.

Dalam percakapan tersebut, Wang Yi menyampaikan keyakinannya bahwa rakyat dan pemerintah Iran mampu menjaga persatuan di tengah masa sulit.

China berkomitmen untuk terus memainkan peran konstruktif demi terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, Abbas Araghchi menjelaskan bahwa gelombang demonstrasi yang mengguncang Iran belakangan ini dipicu oleh campur tangan pihak eksternal.

Namun, ia memastikan bahwa situasi domestik telah terkendali setelah pemerintah mengambil langkah-langkah pengamanan. Araghchi menegaskan bahwa Iran telah bersiap menghadapi segala bentuk intervensi luar sambil tetap membuka pintu diplomasi.

Meskipun diplomasi sedang berjalan, pengerahan kekuatan militer AS di kawasan tersebut menunjukkan intensitas yang sangat tinggi.

Kementerian Pertahanan AS telah memindahkan gugus tugas kapal induk USS Abraham Lincoln dari Laut China Selatan menuju wilayah tanggung jawab CENTCOM di Timur Tengah.

Selain kapal induk, Washington juga menyiagakan aset udara strategis di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar, yang meliputi:

Jet Tempur Siluman F-35

Pesawat Bomber Strategis

Pesawat Tanker untuk dukungan pengisian bahan bakar udara.

Langkah ini memperkuat posisi AS untuk memproyeksikan kekuatan udara secara cepat jika terjadi konfrontasi fisik.

Ancaman Televisi Pemerintah Iran ke Donald Trump

Suasana semakin panas menyusul tayangan provokatif di televisi pemerintah Iran pada Rabu (14/1/2026).

Saluran tersebut menampilkan foto Donald Trump saat insiden penembakan di Pennsylvania tahun 2024 dengan pesan berbahasa Persia yang berbunyi, "Kali ini, peluru itu tidak akan meleset."

Meskipun otoritas Iran belum memberikan klarifikasi resmi, media internasional menilai tayangan ini sebagai salah satu ancaman paling terbuka terhadap Presiden AS.

Pesan ini muncul di saat Washington tengah menimbang opsi militer akibat tekanan krisis ekonomi dan kerusuhan di Teheran.

Di tengah ancaman tersebut, Presiden Trump sempat mengeluarkan pernyataan yang sedikit lebih tenang. Ia mengaku menunda rencana serangan setelah menerima informasi bahwa eksekusi terhadap pengunjuk rasa telah dihentikan oleh otoritas Iran. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?

AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 06:00 WIB

Pertamina NRE Gandeng Raksasa Energi China Garap Proyek Listrik dari Sampah

Pertamina NRE Gandeng Raksasa Energi China Garap Proyek Listrik dari Sampah

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:47 WIB

7 Rekomendasi Drama China 2025 dengan Karakter Wanita Kuat

7 Rekomendasi Drama China 2025 dengan Karakter Wanita Kuat

Your Say | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:25 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB