Menkes Sentil Kebiasaan Orang RI Ngerasa Sehat Padahal Gula Tinggi: Itu Mother of All Diseases

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 19 Januari 2026 | 19:47 WIB
Menkes Sentil Kebiasaan Orang RI Ngerasa Sehat Padahal Gula Tinggi: Itu Mother of All Diseases
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Suara.com/Lilis Varwati)
  • Menkes Budi Gunadi Sadikin menyoroti kebiasaan masyarakat mengabaikan kadar gula tinggi, menyebut gula sebagai penyebab utama berbagai penyakit.
  • Dalam rapat di DPR pada 19 Januari 2026, Menkes mengungkapkan rendahnya deteksi dan pengendalian diabetes di Indonesia saat ini.
  • Kemenkes berkomitmen memasifkan deteksi dini serta pengobatan rutin, seperti Metformin, untuk menekan komplikasi penyakit kardiovaskular.

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang seringkali merasa sehat dan mengabaikan kondisi tubuhnya, padahal memiliki kadar gula darah yang tinggi.

Ia menyebut gula sebagai "mother of all diseases" atau ibu dari segala penyakit karena dampaknya yang merusak berbagai organ tubuh.

Hal tersebut disampaikan Budi Gunadi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Ia menyayangkan pola pikir masyarakat yang baru mencari pengobatan ketika penyakit sudah dalam kondisi parah.

“Gula ini mother of all diseases. Didiemin kita ngerasa sehat, orang Indonesia suka gitu kan? Enggak diapapain, kena ginjal, kena mata, kena stroke, kena jantung, segala macam penyakit keluar,” ujar Budi saat memaparkan data hasil program Cek Kesehatan Gratis atau CKG.

Ia menjelaskan bahwa sifat penyakit yang berkaitan dengan gula atau diabetes sering kali tidak menunjukkan gejala nyata di awal, sehingga banyak masyarakat yang merasa dirinya baik-baik saja.

Namun, jika terus dibiarkan tanpa penanganan medis, komplikasi berat seperti gagal ginjal hingga serangan jantung tidak dapat dihindarkan.

Dalam laporannya, ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap data pengendalian diabetes saat ini yang dinilai sangat rendah dan tidak mencerminkan kondisi lapangan yang sebenarnya (under-reported).

Tercatat baru sekitar 295 ribu penderita yang terdeteksi, dan dari jumlah tersebut, hanya 6.736 orang yang masuk kategori terkendali.

"Ini sedang ada masalah, kita sedang cek kenapa kok rendah sekali. Yang terkendali tuh masih rendah sekali, 6.736. Nah ini yang tahun ini kita ingin masifkan, Bapak Ibu,” lanjutnya.

Sebagai solusi, Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk memasifkan deteksi dini dan pemberian obat rutin bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko.

Ia menekankan pentingnya konsumsi obat seperti Metformin secara teratur bagi penderita agar kondisi kesehatan mereka tetap terjaga dan tidak berujung pada komplikasi mematikan.

Targetnya, dengan pengobatan yang masif di tingkat dasar, beban rumah sakit dapat berkurang karena angka kasus stroke dan jantung akibat gula dapat ditekan.

“Jadi orang yang sudah ada gejala-gejala atau faktor risiko kardiovaskular, itu langsung kita obatin sehingga tidak usah masuk rumah sakit, tidak usah stroke, tidak usah kena serangan jantung ya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:44 WIB

Minuman Beralkohol vs Kopi Gula Aren: Gen Z Lawan Emisi Bikin Industri Miras Gigit Jari

Minuman Beralkohol vs Kopi Gula Aren: Gen Z Lawan Emisi Bikin Industri Miras Gigit Jari

Your Say | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:05 WIB

Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol

Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol

Health | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:18 WIB

Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker

Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:11 WIB

Bukan Sekadar Pahit, Ini Kandungan Nutrisi Pare yang Ampuh Tangkal Radikal Bebas

Bukan Sekadar Pahit, Ini Kandungan Nutrisi Pare yang Ampuh Tangkal Radikal Bebas

Your Say | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:05 WIB

Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal

Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:03 WIB

5 Alat Kesehatan untuk Cek Gula Darah dan Kolesterol di Rumah, Mulai dari Rp100 Ribuan

5 Alat Kesehatan untuk Cek Gula Darah dan Kolesterol di Rumah, Mulai dari Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

News | Sabtu, 25 April 2026 | 20:12 WIB

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:50 WIB

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:10 WIB

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:19 WIB

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:15 WIB

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:28 WIB

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:22 WIB