Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah

Bella

Senin, 19 Januari 2026 | 23:10 WIB
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
World Resources Institute (WRI) Indonesia bersama program UK PACT (Partnering for Accelerated Climate Transitions) resmi membuka rangkaian Bootcamp Future Leaders in Sustainable Transport (FIRST), Senin (19/1/2026). (Suara.com/Dinda)
baca 10 detik
  • Bootcamp FIRST bahas energi kereta ramah lingkungan.
  • Mahasiswa kritik elektrifikasi karena sumber listrik masih dominan PLTU, bukan energi terbarukan.
  • Ada potensi pengalihan beban emisi karbon ke kementerian lain

Suara.com - Membangun transportasi kereta api yang ramah lingkungan bukan sekadar soal kecanggihan teknologi, tetapi juga menyangkut dari mana sumber energinya berasal.

Hal ini menjadi topik hangat dalam pembukaan Bootcamp Future Leaders in Sustainable Transport (FIRST) yang digelar oleh WRI Indonesia bersama UK PACT di Hotel Mercure Sabang, Jakarta, Senin (19/1).

Diskusi ini semakin menarik ketika Agni, mahasiswa Politeknik Negeri Bandung, menyampaikan tanggapan kritis terkait rencana elektrifikasi kereta api di Indonesia.

Usai pemaparan Managing Director Kynergy Consulting, Rekyan Eckersley, Agni mengajukan sejumlah pertanyaan sekaligus menyampaikan pandangannya.

Ia menilai bahwa membandingkan kemajuan kereta listrik Indonesia dengan Inggris tidak bisa dilakukan secara langsung.

"Ibu membandingkan antara Indonesia dengan UK dari sisi pengembangan elektrifikasi di transportasi di perkeretaapian yang kukira itu nggak apple-to-apple Bu,” ujar Agni.

“Karena kalau kita ingin mengkatalis elektrifikasi transportasi perkeretaapian di Pulau Jawa let’s say, itu 70% dari pembangkitan listrik Pulau Jawa itu dari PLTU ya Bapak Ibu, sedangkan UK itu hampir 80%-nya sudah beralih ke renewable energy," lanjutnya.

Agni menyoroti potensi adanya pengalihan beban emisi karbon ke kementerian lain. Ia menyayangkan sikap para pemangku kebijakan yang gencar menyuarakan elektrifikasi transportasi tanpa memikirkan hulu sumber energinya.

Ia juga mempertanyakan arah kebijakan pemerintah dalam merespons isu tersebut dan secara khusus meminta pandangan dari Unggung Widhiantoro selaku pakar energi yang hadir.

baca juga

“Apakah Bapak Ibu di sini hanya 'tanda kutip' memindahkan beban carbon footprint ini ke kementerian sebelah gitu, ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral?" tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Unggung Widhiantoro, Programme Manager IREEM, memaparkan kerumitan sistem kelistrikan Indonesia yang memiliki 460 grid. Saat ini, bauran energi terbarukan baru mencapai 15%, sementara sisanya masih bergantung pada energi fosil. Pemerintah sendiri menargetkan puncak emisi (peaking) pada 2035 menuju emisi nol bersih pada 2060.

Sebagai solusi bagi pihak yang ingin menggunakan energi bersih lebih cepat, Unggung menyarankan mekanisme Renewable Energy Certificate (REC), meski ada konsekuensi biaya tambahan sekitar 10–20%.

"Memang tidak mudah untuk adanya perubahan di sektor ketenagalistrikan tapi bagi institusi yang pengen emisinya nol itu bisa membeli dengan harga yang lebih tinggi misalkan Masnya bisa membeli listrik dengan renewable energy certificate," jelas Unggung.

Sementara itu, Caesar Rollando selaku Indonesia UK PACT Fund Associate menegaskan bahwa program mereka tidak hanya berfokus pada elektrifikasi atau pembangunan di Pulau Jawa saja.

Caesar menjelaskan bahwa melalui program UK PACT, pihaknya berupaya mendorong penurunan emisi dengan cara mengalihkan penggunaan transportasi darat ke moda perkeretaapian secara signifikan.

Hal ini dilakukan karena peralihan kendaraan pribadi menjadi mobil listrik dinilai tidak akan memberikan dampak optimal jika sumber energi listrik yang digunakan belum berkelanjutan.

"Jadi ini yang kita dorong adalah shifting orang dari penggunaan kendaraan pribadi ke kereta api itu emisinya sudah jauh menurun daripada dia menggunakan kendaraan pribadi," pungkas Caesar.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenhub Dorong Kesetaraan Akses Transportasi Jakarta - Bodetabek untuk Kurangi Kendaraan Pribadi

Kemenhub Dorong Kesetaraan Akses Transportasi Jakarta - Bodetabek untuk Kurangi Kendaraan Pribadi

News | Senin, 19 Januari 2026 | 18:35 WIB

WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable

WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable

News | Senin, 19 Januari 2026 | 14:54 WIB

Ada Proyek LRT di Jalan Pramuka, Rute Transjakarta dan Mikrotrans Dialihkan

Ada Proyek LRT di Jalan Pramuka, Rute Transjakarta dan Mikrotrans Dialihkan

News | Senin, 19 Januari 2026 | 08:39 WIB

Aksesibilitas Bukan Aksesori: Mewujudkan Keamanan bagi Penumpang Rentan di Transportasi Umum

Aksesibilitas Bukan Aksesori: Mewujudkan Keamanan bagi Penumpang Rentan di Transportasi Umum

Your Say | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:32 WIB

Tanah Amblas Gerus Perkebunan Warga di Aceh Tengah

Tanah Amblas Gerus Perkebunan Warga di Aceh Tengah

Foto | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:00 WIB

Cerita Senin Pagi di Jakarta: Perjuangan Menembus Hujan dan Harapan Fasilitas Publik Inklusif

Cerita Senin Pagi di Jakarta: Perjuangan Menembus Hujan dan Harapan Fasilitas Publik Inklusif

Your Say | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:56 WIB

Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran

Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 09:20 WIB

Instran Minta Pemerintah Tak Hanya Hitung Untung-Rugi dari Pengembangan Transportasi Umum

Instran Minta Pemerintah Tak Hanya Hitung Untung-Rugi dari Pengembangan Transportasi Umum

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 08:02 WIB

Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi

Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 20:42 WIB

Subsidi Dipangkas, Pemprov DKI Jamin Tarif Transjakarta hingga MRT Tak Bakal Melejit di 2026

Subsidi Dipangkas, Pemprov DKI Jamin Tarif Transjakarta hingga MRT Tak Bakal Melejit di 2026

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 14:59 WIB

Terkini

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar

Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2026: Saatnya Cinta Jadi Tindakan Nyata

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2026: Saatnya Cinta Jadi Tindakan Nyata

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

Detik-detik Listyo Sigit Dijemput Pagi Buta versi Mahfud MD

Detik-detik Listyo Sigit Dijemput Pagi Buta versi Mahfud MD

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:13 WIB

Jurus Rahasia SBY saat Disadap: Saya Komunikasi Pakai Caraka

Jurus Rahasia SBY saat Disadap: Saya Komunikasi Pakai Caraka

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Kasus Sadap Prabowo, Kapolri Didesak Bersih-bersih dan Usut Tuntas 'Gerombolan' Listyo

Kasus Sadap Prabowo, Kapolri Didesak Bersih-bersih dan Usut Tuntas 'Gerombolan' Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:10 WIB

Dokter Soroti Pasien Sirosis Kurang Diperhatikan Pemerintah, Biaya Cangkok Hati Capai Rp2 Miliar

Dokter Soroti Pasien Sirosis Kurang Diperhatikan Pemerintah, Biaya Cangkok Hati Capai Rp2 Miliar

Health | Rabu, 04 November 2026 | 11:09 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian bagi UU Perlindungan Data di Tengah Abuse of Power

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian bagi UU Perlindungan Data di Tengah Abuse of Power

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:09 WIB

Listyo Tersangka Penyadapan Prabowo, SBY: Politik Kita Terlalu Liar, Saya Khawatir Rakyat Takut

Listyo Tersangka Penyadapan Prabowo, SBY: Politik Kita Terlalu Liar, Saya Khawatir Rakyat Takut

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:05 WIB

×