PSI Puji Pidato Prabowo di Davos: 2 Program Ini Jadi 'Senjata' Baru Indonesia

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:05 WIB
PSI Puji Pidato Prabowo di Davos: 2 Program Ini Jadi 'Senjata' Baru Indonesia
Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman. [Suara.com/Ari Welianto]
  • Presiden Prabowo Subianto memaparkan visi besar Indonesia di forum bergengsi World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.
  • PSI menyoroti pemaparan Program Makan Bergizi Gratis dan Dana Abadi Nusantara sebagai kebijakan pro-rakyat.
  • Pidato tersebut menegaskan arah kebijakan berpihak pada keadilan sosial dan kemandirian ekonomi Indonesia di kancah global.

Suara.com - Panggung bergengsi World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, menjadi saksi bagaimana Presiden Prabowo Subianto memaparkan visi besar Indonesia di hadapan para pemimpin dunia.

Pidato Prabowo tersebut menuai apresiasi dari dalam negeri, salah satunya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menilai momen itu sebagai pengukuhan capaian penting bangsa di forum global.

Menurut PSI, pidato Presiden Prabowo bukan sekadar retorika, melainkan sebuah penegasan arah kebijakan yang jelas dan berpihak pada kepentingan nasional.

Hal itu dinilai krusial untuk membangun kepercayaan internasional sekaligus menunjukkan kemandirian Indonesia.

"Pada forum terhormat yang dihadiri para pemimpin dunia, pelaku industri, dan pengambil kebijakan, Presiden Prabowo tidak hanya menyampaikan visi besar Indonesia, tetapi juga menegaskan arah kebijakan yang menjunjung asas keadilan sosial dan kemandirian ekonomi nasional," kata Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Andy menyoroti dua program utama yang dipaparkan Prabowo dan dianggap sebagai 'senjata' baru Indonesia dalam pembangunan, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Dana Abadi Nusantara (Danantara). Keduanya dinilai sebagai cerminan fundamental dari kebijakan ekonomi yang berpusat pada kesejahteraan rakyat.

Program Makan Bergizi Gratis, misalnya, dipandang sebagai langkah strategis yang mengaitkan langsung pertumbuhan ekonomi dengan kualitas sumber daya manusia.

Di forum sekelas Davos, langkah ini menjadi pesan kuat bahwa Indonesia tidak hanya mengejar angka, tetapi juga membangun fondasi bangsa melalui generasi muda yang sehat dan cerdas.

"Penekanan bahwa negara hadir memastikan gizi anak-anak dan generasi muda menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dilepaskan dari kualitas manusia yang menopangnya. Di hadapan komunitas global, paparan tentang MBG memperlihatkan Indonesia meletakkan kesejahteraan rakyat sebagai fondasi utama," kata Andy.

Selain itu, sorotan tajam juga diberikan pada pemaparan mengenai Danantara. Lembaga pengelola investasi milik negara ini diperkenalkan Prabowo sebagai instrumen untuk mengelola kekayaan nasional secara profesional, transparan, dan berorientasi jangka panjang.

Bagi PSI, penjelasan mengenai Danantara di forum WEF memiliki dua signifikansi penting.

Pertama, membangun kepercayaan investor global terhadap iklim investasi di Indonesia.

Kedua, secara tegas menunjukkan kedaulatan ekonomi bangsa, di mana kekayaan alam dan negara dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

"Danantara bukan sekadar lembaga pengelola investasi, melainkan instrumen negara untuk memastikan bahwa kekayaan Indonesia benar-benar diperuntukkan bagi kepentingan rakyat, pembangunan berkelanjutan, dan stabilitas ekonomi. Pesan ini penting diutarakan di forum seperti WEF untuk membangun kepercayaan investor sekaligus menegaskan kedaulatan ekonomi kita," lanjut Andy.

Secara keseluruhan, PSI memandang penampilan Presiden Prabowo di Davos sebagai representasi dari kepercayaan diri Indonesia sebagai sebuah bangsa besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 21:06 WIB

Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris

Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:53 WIB

Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi

Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 19:32 WIB

Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'

Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 19:15 WIB

Bestari Barus Siap Gelar Karpet Merah untuk Rusdi Masse Jika Gabung PSI

Bestari Barus Siap Gelar Karpet Merah untuk Rusdi Masse Jika Gabung PSI

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:02 WIB

Prabowo Subianto Diundang ke Piala Dunia 2026

Prabowo Subianto Diundang ke Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:45 WIB

Donald Trump Kembali Bersikeras Akuisisi Greenland di Davos

Donald Trump Kembali Bersikeras Akuisisi Greenland di Davos

Video | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan

Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:41 WIB

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:27 WIB

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:19 WIB

31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian

31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB