Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 21:37 WIB
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono di acara Diseminasi Nasional Hasil Proyek Percontohan Skrining Kanker Leher Rahim di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Lilis]
  • Kemenkes siapkan metode swab mandiri inovatif untuk perluas jangkauan deteksi dini kanker serviks.
  • Metode ini miliki validitas tinggi dan mengatasi kendala rasa malu pemeriksaan di fasilitas kesehatan.
  • Uji coba di Jawa Timur buktikan model self-sampling tingkatkan partisipasi skrining DNA HPV secara signifikan.

Proyek ini menerapkan model layanan hub-and-spoke untuk memperluas jangkauan skrining secara merata dan efisien.

Model hub-and-spoke membangun jaringan rujukan antara laboratorium berkapasitas tinggi di wilayah perkotaan padat penduduk sebagai pusat layanan (hub) dengan laboratorium berkapasitas lebih terbatas serta fasilitas pelayanan kesehatan primer di wilayah perdesaan atau semi-perkotaan sebagai penyangga (spoke).

Dengan struktur ini, layanan skrining dapat menjangkau lebih banyak perempuan. Model tersebut berhasil menunjukkan peningkatan partisipasi dan aksesibilitas skrining DNA HPV pada perempuan di Jawa Timur.

Di Kota Surabaya, skrining DNA HPV dilakukan menggunakan model self-sampling atau pengambilan sampel secara mandiri. Program ini menjangkau 5.500 perempuan atau sekitar 75 persen dari target 7.333 perempuan usia sasaran.

Model self-sampling diterima dengan baik karena dinilai sederhana, privat, serta mampu mengurangi rasa takut. Penerapannya juga diperkuat oleh peran aktif kader sebagai rujukan tepercaya di komunitas.

Sampel dari Surabaya diperiksa di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kota Surabaya dengan menggunakan alat pemeriksaan molekuler otomatis berkapasitas menengah hingga tinggi, guna mendukung skrining berbasis populasi di wilayah perkotaan dengan volume layanan besar.

Sementara itu, di Kabupaten Sidoarjo, skrining dilakukan melalui provider-sampling atau pengambilan sampel oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Wonoayu. Pendekatan ini menjangkau 923 perempuan atau 75 persen dari target 1.230 perempuan usia sasaran.

Metode ini diterima dengan baik karena peserta mendapatkan pendampingan langsung dari tenaga kesehatan, serta didukung penjangkauan aktif oleh kader dan kegiatan komunitas, termasuk di lingkungan kerja.

Sampel dari Kabupaten Sidoarjo diperiksa di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Mojokerto dengan menggunakan sistem semi-otomatis yang memanfaatkan infrastruktur pemerintah yang telah tersedia.

Dari sisi operasional, proyek percontohan menunjukkan perbedaan efisiensi antar-laboratorium. Laboratorium di Surabaya mampu memproses hingga 96 sampel per hari dengan keterlibatan tenaga laboratorium sekitar 33 persen dari total waktu proses, sementara sebagian besar tahapan berjalan secara otomatis.

Sebaliknya, sistem semi-otomatis di Mojokerto dengan volume pemeriksaan yang sebanding memerlukan keterlibatan tenaga laboratorium yang lebih besar, yakni sekitar 90 persen dari total waktu proses.

Perbedaan ini memberikan pembelajaran penting terkait dampak tingkat otomasi terhadap efisiensi layanan, serta menjadi pertimbangan strategis dalam penguatan jejaring laboratorium untuk mendukung perluasan skrining DNA HPV secara nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal

Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:56 WIB

Horor PPDS Mata Unsri: Dipalak Senior Sampai Coba Bunuh Diri, Kemenkes Turun Tangan

Horor PPDS Mata Unsri: Dipalak Senior Sampai Coba Bunuh Diri, Kemenkes Turun Tangan

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:16 WIB

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:28 WIB

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:20 WIB

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:18 WIB

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:13 WIB

Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap

Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:13 WIB

KPK Periksa Billy Beras Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA

KPK Periksa Billy Beras Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:06 WIB

KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi

KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:01 WIB

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi, Ketua DPR Puan: Keamanan Jalur Harus Diperbaiki!

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi, Ketua DPR Puan: Keamanan Jalur Harus Diperbaiki!

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:00 WIB

Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal

Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:53 WIB

'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos

'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:52 WIB